Kadinkes DKI: 34 persen kapasitas RS Jakarta untuk COVID-19
Elshinta
Jumat, 15 Januari 2021 - 22:03 WIB |
Kadinkes DKI: 34 persen kapasitas RS Jakarta untuk COVID-19
Petugas menyiapkan alat medis di Rumah Sakit Darurat Covid-19, kompleks Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Elshinta.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan saat ini di Jakarta, 34 persen dari kapasitas total seluruh rumah sakit (RS) di DKI Jakarta sudah dialokasikan untuk pasien Corona Virus Desease 2019 (COVID-19).

"Jadi kita ingin tunjukkan bahwa sudah 34 persen kapasitas tempat tidur di DKI sudah untuk COVID. Kita tahu bahwa 13 RSUD kita sudah penuh untuk COVID. Artinya jumlah tempat tidurnya sudah didedikasikan untuk COVID semua," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Widyastuti menyatakan pihaknya terus mengupayakan penangan pandemi virus Corona di DKI Jakarta secara menyeluruh, salah satunya, menambah kapasitas ruangan isolasi mandiri bagi warga yang terpapar COVID-19.

"Ada koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah melalui penyiapan hotel untuk tempat tempat isolasi terkendali yang kita koordinasi pemerintah. Juga ada beberapa hotel yang sudah secara mandiri. Kita tahu warga DKI sangat heterogen mulai dari kelas elit sampai yang perlu kita bantu, kita siapkan pilihannya, silahkan warga memilih," tuturnya.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga kini tengah mempersiapkan penambahan rumah sakit rujukan COVID-19 hasil kolaborasi BUMN dan swasta yang nantinya manajemen maupun operasional rumah sakit akan diatur oleh ketiga unsur.

"Terakhir, kita kolaborasi pemodelan baru kerja sama RS swasta yang baru dibentuk bersama dengan RS BUMN, dengan penguatan regulasi dari kita (RS Ukrida). Jadi, antara pemerintah, swasta, BUMN bekerja dalam satu RS, sarana disiapkan oleh swasta, SDM dan manajerialnya disiapkan BUMN dan penyiapan regulasi dan penyiapan informasi dari pemerintah. Kalau ini sukses kita coba replikasi di RS lain," ucapnya.

Widyastuti juga menyebutkan bahwa semua upaya ini tak akan berarti tanpa partisipasi dari masyarakat dalam memberantas virus Corona. Karenanya, ia mengingatkan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

"Tentu sekali lagi seberapa banyak pun jumlah yang kita siapkan tanpa dibarengi intervensi yang kuat dan penyadaran bahwa selalu menjaga prokes dan intervensi dengan vaksinasi tentunya akan terus kita bantu. Tapi sekali lagi, sebanyak apa pun tentu kalau kedisiplinan terhadap prokes nggak disiplin, nanti akan menjadi sumber penularan baru," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan kapasitas rumah sakit yang menangani pasien virus Corona (COVID-19) di Jakarta semakin tipis yang salah satu faktor penyebabnya adalah banyak pasien COVID-19 yang berasal dari luar DKI Jakarta.

"Rumah sakit memang semakin menipis. Jakarta sebagai Ibu Kota ini, kami juga menurut data 27-30 persen RS kami diisi warga nonJakarta. Bodetabek kami layani," kata Riza, Rabu (13/1).

Riza menjelaskan rumah sakit di Jakarta memang menerima semua pasien COVID-19 dari berbagai wilayah karena menurutnya, tidak boleh ada ego sektoral dalam penanganan COVID-19.

Dia pun memastikan Pemprov DKI terus berupaya menambah jumlah rumah sakit rujukan COVID-19. Saat ini, kata dia, sudah ada 101 rumah sakit yang digunakan untuk menangani pasien COVID-19.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BMKG: Waspadai hujan disertai petir dan angin kencang di Jakarta
Rabu, 03 Maret 2021 - 06:00 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta warga DKI Jakarta untuk mewaspadai potens...
Polres Jaksel tangkap penyelundup sabu-sabu ke tahanan
Selasa, 02 Maret 2021 - 19:14 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua orang penyelundup sabu-sabu dengan cara menyelipkan di da...
Polres Jaksel gagalkan penyelundupan sabu-sabu ke tahanan
Selasa, 02 Maret 2021 - 14:03 WIB
Seorang petugas jaga di Polres Metro Jakarta Selatan menggagalkan penyelundupan sabu-sabu yang disel...
Dinas Bina Marga DKI Jakarta tata trotoar 10 ruas jalan
Selasa, 02 Maret 2021 - 13:52 WIB
Dinas Bina Marga DKI Jakarta menata trotoar 10 ruas jalan di Ibu Kota dengan konsep `complete st...
Polres Jaksel luncurkanjn Polisi RW untuk membantu pengendalian COVID-19
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:48 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan meluncurkan Polisi Rukun Warga (RW) dengan kekuatan 579 personel yang s...
Tanjung Priok tambah lokasi vaksinasi lansia di Kelurahan Warakas
Selasa, 02 Maret 2021 - 11:10 WIB
Kecamatan Tanjung Priok menambah lokasi vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan War...
Polda Metro Jaya tangkap tiga maling motor kambuhan di Lampung
Selasa, 02 Maret 2021 - 06:56 WIB
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga orang maling motor kambuhan yang melarika...
BMKG: Cuaca Jakarta cerah dan berawan
Selasa, 02 Maret 2021 - 06:11 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di berbagai wilayah di DKI ...
Polisi tangkap pria yang melompat dari flyover Kemayoran
Senin, 01 Maret 2021 - 23:05 WIB
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pademangan, Jakarta Utara menangkap dan meminta keterangan pria y...
Warga temukan benda diduga mortir aktif di Cipinang Besar Selatan
Senin, 01 Maret 2021 - 21:34 WIB
Sebuah benda diduga mortir aktif ditemukan seorang warga di Kelurahan Cipinang Besar, Jakarta Timur.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV