Minyak berakhir lebih rendah karena kasus COVID-19 global meningkat
Elshinta
Kamis, 14 Januari 2021 - 08:15 WIB |
Minyak berakhir lebih rendah karena kasus COVID-19 global meningkat
Kapal tanker minyak mentah. ANTARA/REUTERS/Henry Romero/am

Elshinta.com - Harga minyak turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), mundur dari keuntungan baru-baru ini, di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan kasus COVID-19 global akan menghambat permintaan bahan bakar dunia.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret, menetap di 56,06 dolar AS per barel, turun 52 sen atau 0,9 persen. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berkurang 30 sen atau 0,6 persen, menjadi ditutup di 52,91 dolar AS per barel.

Pasar memang menemukan beberapa dukungan dari angka persediaan mingguan yang menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah dan peningkatan produksi kilang.

Permintaan bahan bakar telah pulih dari penurunan mengejutkan musim semi lalu ketika pandemi COVID-19 memburuk, tetapi pemerintah-pemerintah terus memberlakukan pembatasan pada perjalanan yang akan menahan permintaan energi selama berbulan-bulan, kata para analis.

"Sementara saya melihat harga minyak mentah diperdagangkan lebih tinggi selama beberapa bulan mendatang, investor perlu berhati-hati bahwa jalan menuju permintaan minyak yang lebih tinggi dan harga akan tetap bergelombang," kata analis minyak UBS, Giovanni Staunovo.

Persediaan minyak mentah AS lebih rendah untuk minggu kelima berturut-turut, turun 3,2 juta barel pekan lalu, melebihi ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters untuk penurunan 2,3 juta barel, karena penyuling meningkatkan produksi minyak mentah, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan.

"Pabrik-pabrik penyulingan mulai melihat gambaran permintaan yang lebih baik dan itu tercermin tidak hanya dari apa yang kita lihat di Amerika Serikat tetapi juga di luar negeri," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

Pemerintah-pemerintah di seluruh Eropa mengumumkan penguncian virus corona yang lebih ketat dan lebih lama pada Rabu (13/1/2021) karena varian COVID yang menyebar cepat yang pertama kali terdeteksi di Inggris dan ketika vaksinasi diperkirakan tidak akan banyak membantu selama dua hingga tiga bulan ke depan.

China mencatat lonjakan harian terbesar dalam kasus virus corona dalam lebih dari lima bulan, meskipun ada penguncian, peningkatan pengujian, dan tindakan lain yang bertujuan untuk mencegah gelombang infeksi lain.

Arab Saudi memangkas pasokan minyak mentah untuk pemuatan Februari bagi setidaknya tiga pembeli Asia, sementara memenuhi persyaratan setidaknya empat lainnya, beberapa sumber kilang dan perdagangan mengatakan kepada Reuters.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Dubes RI untuk Jepang dorong UMKM berinovasi ditengah pandemi
Senin, 25 Januari 2021 - 10:30 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam sebuah webinar Penguatan Se...
Jumlah pasien COVID di ICU RS Prancis turun, pertama dalam 2 pekan
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:00 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ICU rumah sakit Prancis turun 16 menjadi 2.896 orang, penurunan pertama da...
RS Jerman dikarantina usai puluhan orang positif varian baru COVID
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:01 WIB
Otoritas kesehatan Jerman memberlakukan karantina terhadap Rumah Sakit Humboldt di Berlin setelah 2...
Pelaku tabrak lari santri Paiton di Shaanxi beri santunan Rp1,8 miliar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:48 WIB
Pelaku tabrak lari di Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, China, hingga menewaskan seorang santri asal ...
Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:26 WIB
Berbagai upaya dilakukan pemerintah masing-masing negara dalam penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Co...
Pakar WHO akan keluarkan rekomendasi vaksin Moderna pekan depan
Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:31 WIB
Panel ahli vaksin independen telah meninjau data vaksin COVID-19 dari Moderna Inc dan akan memublika...
Palang Merah: pelarangan senjata nuklir bentuk kemenangan kemanusiaan
Jumat, 22 Januari 2021 - 21:24 WIB
Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni ICRC dan IFRC, menyambut baik pember...
Saham Hong Kong jatuh saat indeks komposit Tiongkok tergelincir
Jumat, 22 Januari 2021 - 18:25 WIB
Saham Hong Kong berakhir lebih rendah Jumat, mengalami persentase penurunan harian terbesar sejak 30...
Dolar jatuh untuk hari ketiga, di tengah data AS, ekspektasi stimulus
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:45 WIB
Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena i...
Minyak bervariasi setelah stok AS meningkat, Brent naik tipis
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:30 WIB
Harga minyak sedikit bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah data industri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV