Jalan Wonosobo-Kebumen ambles sepanjang 20 meter
Elshinta
Selasa, 12 Januari 2021 - 11:20 WIB |
Jalan Wonosobo-Kebumen ambles sepanjang 20 meter
Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen amblas sepanjang 20 meter, kedalaman sekitar 5 meter di Desa Trimulyo tepatnya depan Koramil Wadaslintang, Wonosobo. (ANTARA/HO)

Elshinta.com - Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dengan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, ambles sepanjang 20 meter, kedalaman sekitar 5 meter di Desa Trimulyo tepatnya depan Koramil Wadaslintang, Wonosobo.

Danramil 12/Wadaslintang Lettu CPL Tulus Widodo di Wonosobo, Selasa, mengatakan jalan raya Wadaslintang-Prembun tersebut ambles sekitar pukul 04.45 WIB.

Akibat kejadian tersebut jalan Wadaslintang-Prembun putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ia menyebutkan sebelumnya di kawasan tersebut turun hujan dengan curah yang cukup tinggi sejak Senin (11/1) siang. Sebelah jalan yang ambles merupakan lembah yang cukup dalam.

Kondisi di bawah jalan yang ambles dan longsor merupakan areal persawahan milik warga.

Tulus menyampaikan sehubungan dengan putusnya jalan tersebut arus lalu lintas dialihkan melalui jalan alternatif Kaliwiro-Mendono- Gumler-Besuki-Tirip–Wadaslintang.

Namun, katanya, jalan alternatif tersebut cukup sempit untuk kendaraan besar seperti bus atau truk dan diharapkan tidak melewati jalan tersebut karena bisa membuat kemacetan.

Menurut dia, untuk kendaraan besar yang akan ke Kebumen dialihkan ke Banjarnegara lewat Gandulekor.

Ia menghimbau kepada masyarakat jangan mendekat ke lokasi longsor atau jalan ambles tersebut, dikhawatirkan bisa menyebabkan longsor lebih besar lagi.

"Apalagi hujan masih sering turun, diharapkan masyarakat agar selalu waspada longsor masih bisa terjadi lagi," katanya.*

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kopaska temukan kalung rosario dan cincin penumpang Sriwijaya Air
Minggu, 17 Januari 2021 - 21:34 WIB
Tim penyelam komando pasukan katak (Kopaska) menemukan kalung rosario dan cincin milik penumpang pes...
KAI Daop 4 Semarang: Empat stasiun sediakan layanan tes antigen
Minggu, 17 Januari 2021 - 19:54 WIB
Empat stasiun di wilayah kerja PT KAI Daop 4 Semarang sudah menyediakan layanan tes cepat antigen CO...
Basarnas akan putuskan perpanjangan pencarian SJ-182 setelah evaluasi
Minggu, 17 Januari 2021 - 17:23 WIB
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas akan melakukan evaluasi untuk memutuskan apak...
Petugas segel GOR Sudirman di Garut karena langgar protokol kesehatan
Minggu, 17 Januari 2021 - 15:30 WIB
Gedung Olahraga (GOR) Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, disegel gegara tidak patuhi protokol k...
Menhub tinjau pemeriksaan kelaikan pesawat di Soekarno-Hatta
Minggu, 17 Januari 2021 - 14:50 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Minggu, meninjau pelaksanaan inspeksi keselamatan atau “ra...
Pencarian korban terjebak reruntuhan gempa Mamuju terus dilakukan
Minggu, 17 Januari 2021 - 14:30 WIB
Upaya pencarian korban gempa magnitudo 6,2 yang dilaporkan terjebak dalam reruntuhan bangunan di Mam...
Simpang siur informasi tentang vaksinasi COVID-19
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:30 WIB
Upaya penanggulangan COVID-19 di Indonesia memasuki babak baru pada 13 Januari 2021. Pemerintah mula...
Sembilan kecamatan di Probolinggo terdampak abu vulkanik Semeru
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:20 WIB
Sebanyak sembilan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terdampak abu vulkanik Gunung Semer...
Pelindo III bantu korban banjir Kalimantan Selatan
Minggu, 17 Januari 2021 - 13:15 WIB
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III berikan bantuan kepada warganya yang terkena m...
Pangeran Sambas lelang ikan cupang Rp1 juta untuk donasi bencana
Minggu, 17 Januari 2021 - 12:30 WIB
Pangeran Kesultanan Sambas, Kalimantan Barat Pangeran Ratu Muhammad Tarhan ikut melelang ikan cupang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV