Satgas ungkap alasan kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi
Elshinta
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:34 WIB |
Satgas ungkap alasan kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan alasan kasus COVID-19 di Indonesia masih tinggi dan bahkan semakin melonjak dari hari ke hari karena virus SARS CoV 2 yang masih banyak bersirkulasi.

"Di Indonesia kenapa kasusnya tinggi, karena virusnya masih banyak bersirkulasi. Karena masih diberi kesempatan oleh orang-orang Indonesia yang masih berkerumun," kata Wiku dalam dialog tentang perkembangan kasus COVID-19 yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (5/1).

Wiku membandingkan kasus di Indonesia yang masih tinggi dengan Singapura dan China yang sudah jauh menurun atau bahkan hampir tidak ada. Dia menyebutkan kasus COVID-19 di kedua negara tersebut menjadi sedikit, atau beberapa wilayahnya bahkan terbebas dari pandemi, karena sirkulasi virus di negara tersebut tersisa sedikit.

Karena virus SARS CoV 2 yang beredar di Singapura dan China sedikit, maka virus terbatas ruang geraknya dan tidak bisa menulari orang lain sehingga kasusnya hanya sedikit.

Sementara di Indonesia, kata Wiku, virus masih mudah berpindah-pindah dan memperbanyak diri karena masih terdapat banyak kerumunan manusia. "Jadi dia bisa loncat bisa menular, pada saat menular dia mengimplifikasi, jumlahnya makin banyak," jelas Wiku mengutip Antara.

Wiku menyebut cara agar virus tidak bisa memperbanyak diri di Indonesia adalah dengan mempersempit gerak virus agar tidak bisa meloncat dari satu manusia ke manusia lain. Yang perlu dilakukan adalah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenkes buka registrasi penerima vaksin Covid-19 via WhatsApp 
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:10 WIB
Pemerintah telah memulai vaksinasi Covid-19 sebagai langkah penanggulangan penyebaran virus corona. ...
Dinkes Sulbar berupaya hidupkan pelayanan puskemas
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:34 WIB
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat kini berupaya menghidupkan kembali pelayanan kesehatan di se...
Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 capai 42.664 orang
Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:24 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RS) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 16 Januar...
Kemenkes perlu buat standar GeNose alat `alternative screening` Covid-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:53 WIB
Perlu adanya standar dari Kementerian Kesehatan yang secara langsung menyatakan bahwa GeNose adalah ...
Wali Kota Bandung sembuh dari Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 15:28 WIB
Setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pada pekan lalu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial kini telah ...
Pasien RSD Wisma Atlet sembuh COVID-19 sebanyak 42.196 orang
Jumat, 15 Januari 2021 - 14:36 WIB
Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 15 Janua...
Pemkab Langkat siap dukung vaksinasi Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:37 WIB
Bupati Langkat, Sumatera Utara, Terbit Rencana PA, mendukung pelaksanaan vaksinasi dan akan melaksan...
Perlu diketahui, pelaksanaan vaksinasi dan penyakit penyerta
Jumat, 15 Januari 2021 - 09:45 WIB
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 telah dimulai dengan divaksinasinya Presiden Jokowi pada Rabu (13/1)....
Wali Idris ajak warga Kota Depok hilangkan was-was untuk divaksin
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:55 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah terima sejumlah 11140 dosis vaksin sinovac Covid-19 dari Pemeri...
Ini pengakuan seniman Risa Saraswati usai divaksin
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:10 WIB
Terkenal dengan karyanya yang berbau supranatural, Risa Saraswati membuat pengakuan heboh usai divak...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV