Belajar tatap muka di Subang masih dipertimbangkan
Elshinta
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:11 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Belajar tatap muka di Subang masih dipertimbangkan
Sumber foto: Teddy Widara/elshinta.com.

Elshinta.com - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jawa Barat masih perlu mempertimbangan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan belajar tatap muka. Di Subang Jawa Barat sudah ada tiga sekolah yang mengajukan rekomendasi kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang untuk menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka.

Terkait kegiatan belajar tatap muka kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, dr. Maxi pihak sekolah perlu mempersiapkan sarana keamanan dari penularan Covid-19 bagi siswanya. Pertimbangan utamanya ialah masalah keselamatan siswa dari resiko penularan Covid-19.

“Kami masih merasa rawan banget dan harus difikirkan matang-matang. Saya rasa pertimbangannya kalau terjadi apa-apa kepada anak atau sampai meninggal siapa yang  mau bertanggung jawab?” uajrnya kepada wartawan, termasuk Kontributor Elshinta, Teddy Widara, Senin (4/1).

Semula kegiatan belajar tatap muka akan berlangsung pada 11 Januari mendatang. Kemudian mengenai kebijakan penyelenggaraan diserahkan kepada satgas kabupaten. Adapun sekolah yang mengajukan rekomendasi satu sekolah di Kecamatan Pagaden dan lainnya di Kota Subang.

Selanjutnya Satgas mengumumkan adanya tambahan tiga orang terkonfirmasi positif  Covid-19 yang berasal dari Cilamaya Girang satu orang, Kecamatan Cipunagara satu orang dan satu orang dari Kecamatan Binong yang meninggal dunia. Sehingga jumlah akumulasi terdata sebanyak 1.296 orang, akumulasi yang meninggal dunia sebanyak 58 orang. Sedangkan yang sembuh sudah 1.099 orang. Masih dalam perawatan sebanyak 137 orang. 34 di rumah sakit ciereng empat dirawat di luar rumah sakit Subang sedangkan yang lainnya isolasi mandiri di rumah masing-masing.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Malang buka sekolah tatap muka pada Juli 2021
Jumat, 26 Februari 2021 - 19:53 WIB
Pemerintah Kota Malang menyatakan bahwa kegiatan belajar tatap muka di Kota Malang, Jawa Timur, berp...
Canangkan gerakan `Santri Bermasker` sebanyak 50 ribu masker disiapkan 
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:24 WIB
Kapolresta Malang Kota, Jawa Timur Kombes.Pol Leonardus  Simarmata bersama Komandan Kodim 0833 Letk...
Wabup Matim, NTT instruksikan rehabilitasi SDI Wae Waru yang ambruk
Jumat, 26 Februari 2021 - 11:12 WIB
Wakil Bupati Manggarai Timur (Wabup Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jaghur Stefanus melak...
Pemkab Magelang serahkan bantuan pembangunan TPQ Darusalam Gatak Tintang
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyerahkan bantuan untuk pembangunan gedung TPQ Darussal...
KBM tatap muka SD-SMP di Kota Mojokerto dimulai 1 Maret
Senin, 22 Februari 2021 - 22:05 WIB
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka tingkat SD dan SMP di Kota Mojokerto, Jawa Timur d...
500 ribu siswa madrasah akan dapat akses pembelajaran digital
Minggu, 21 Februari 2021 - 13:35 WIB
Program reformasi madrasah yang dirilis pada Oktober 2020 terus bergulir. Tahun ini ditargetkan ada ...
Alumni UBAYA diharapkan beri kontribusi positif untuk masyarakat 
Minggu, 21 Februari 2021 - 09:38 WIB
Alumni Universitas Surabaya (UBAYA) mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan...
Anak petani jadi calon dokter berkat beasiswa Bidikmisi
Sabtu, 20 Februari 2021 - 23:18 WIB
Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, kembali menggelar wisuda secara daring dan merupakan wisuda p...
Unhas terima mahasiswa baru jalur Ketua OSIS
Rabu, 17 Februari 2021 - 17:27 WIB
Universitas Hasanuddin menerima mahasiswa baru melalui Jalur Program Pembinaan Bakat Kepemimpinan 20...
Awal 2021, UB kukuhkan dua profesor teknik
Selasa, 16 Februari 2021 - 19:47 WIB
Universitas Brawijaya di  awal tahun 2021 ini kembali mengukuhkan dua profesor.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV