Wabup Asmat sebut banyak anak Papua sekolah ke luar negeri pakai dana otsus
Elshinta
Selasa, 29 Desember 2020 - 11:10 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
 Wabup Asmat sebut banyak anak Papua sekolah ke luar negeri pakai dana otsus
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com

Elshinta.com - Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, memastikan kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) Papua tidak lah gagal. Sebab banyak anak-anak asli daerah tersebut yang sekolah ke luar negeri dibiayai dana dari pemerintah pusat.

Lebih jauh dia mengatakan, kabar simpang siur soal kegagalan Otsus ini yang dikampanyekan oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Klaim mereka merupakan kekeliruan yang besar, namun disebarluaskan ke publik. “Kita belum pernah lakukan evaluasi assessment tapi sudah sampai pada kesimpulan gagal tak beri manfaat, ini kekeliuran besar,” kata Thomas saat dikonfirmasi, Minggu (27/12).

Menurut dia, berkat dana Otsus ini banyak anak-anak asli Papua yang bisa bersekolah ke luar daerah, bahkan sampai ke luar negeri. Selain itu akses kesehatan menjadi lebih baik, belum lagi masalah infrastruktur.

“Sayangnya, berbagai kemajuan dan kelebihan itu, tidak disosialisasikan dengan baik oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan berbagai keberhasilan kebijakan otonomi khusus ini mesti disampaikan ke publik, sehingga informasi yang beredar tak hanya dari kelompok anti-Otsus. “Kalau Pemprov Papua punya kemampuan, tinggal disebarluaskan berapa jumlah penerima manfaat Otsus lalu sosialisasikan, bila perlu bayar pegiat sosial untuk sosialisasikan ini,” jelasnya dengan bersemangat. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemkot Malang buka sekolah tatap muka pada Juli 2021
Jumat, 26 Februari 2021 - 19:53 WIB
Pemerintah Kota Malang menyatakan bahwa kegiatan belajar tatap muka di Kota Malang, Jawa Timur, berp...
Canangkan gerakan `Santri Bermasker` sebanyak 50 ribu masker disiapkan 
Jumat, 26 Februari 2021 - 16:24 WIB
Kapolresta Malang Kota, Jawa Timur Kombes.Pol Leonardus  Simarmata bersama Komandan Kodim 0833 Letk...
Wabup Matim, NTT instruksikan rehabilitasi SDI Wae Waru yang ambruk
Jumat, 26 Februari 2021 - 11:12 WIB
Wakil Bupati Manggarai Timur (Wabup Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Jaghur Stefanus melak...
Pemkab Magelang serahkan bantuan pembangunan TPQ Darusalam Gatak Tintang
Kamis, 25 Februari 2021 - 17:25 WIB
Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah menyerahkan bantuan untuk pembangunan gedung TPQ Darussal...
KBM tatap muka SD-SMP di Kota Mojokerto dimulai 1 Maret
Senin, 22 Februari 2021 - 22:05 WIB
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka tingkat SD dan SMP di Kota Mojokerto, Jawa Timur d...
500 ribu siswa madrasah akan dapat akses pembelajaran digital
Minggu, 21 Februari 2021 - 13:35 WIB
Program reformasi madrasah yang dirilis pada Oktober 2020 terus bergulir. Tahun ini ditargetkan ada ...
Alumni UBAYA diharapkan beri kontribusi positif untuk masyarakat 
Minggu, 21 Februari 2021 - 09:38 WIB
Alumni Universitas Surabaya (UBAYA) mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan...
Anak petani jadi calon dokter berkat beasiswa Bidikmisi
Sabtu, 20 Februari 2021 - 23:18 WIB
Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, kembali menggelar wisuda secara daring dan merupakan wisuda p...
Unhas terima mahasiswa baru jalur Ketua OSIS
Rabu, 17 Februari 2021 - 17:27 WIB
Universitas Hasanuddin menerima mahasiswa baru melalui Jalur Program Pembinaan Bakat Kepemimpinan 20...
Awal 2021, UB kukuhkan dua profesor teknik
Selasa, 16 Februari 2021 - 19:47 WIB
Universitas Brawijaya di  awal tahun 2021 ini kembali mengukuhkan dua profesor.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV