Varian baru COVID-19 Inggris mungkin lebih dapat menginfeksi anak-anak
Elshinta
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:37 WIB |
Varian baru COVID-19 Inggris mungkin lebih dapat menginfeksi anak-anak
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Varian baru virus corona yang menyebar cepat di Inggris membawa mutasi, yang artinya anak-anak bisa rentan terinfeksi seperti halnya orang dewasa, tidak seperti jenis virus sebelumnya, menurut ilmuwan pada Senin (22/12).

Para ilmuwan dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (NERVTAG), yang sedang menelusuri varian tersebut mengungkapkan virus dengan cepat menjadi varian dominan di bagian selatan Inggris, dan segera bisa melakukan hal serupa di seluruh wilayah.

"Kini kami merasa sangat yakin bahwa varian ini memiliki keunggulan transmisi atas varian virus lainnya yang saat ini berada di Inggris," kata profesor penyakit menular di Universitas Oxford sekaligus kepala NERVTAG, Peter Horby mengutip Antara.

"Ada petunjuk bahwa virus itu memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk menginfeksi anak-anak," kata Neil Ferguson, profesor sekaligus ahli epidemiologi di Imperial College London dan juga anggota NERVTAG.

"Kami belum menetapkan kausalitas apa pun mengenai itu, namun kami dapat melihatnya melalui data," kata Ferguson. "Kami akan perlu mengumpulkan lebih banyak data untuk melihat bagaimana tindak tanduknya ke depan."

Kemunculan varian SARS-CoV-2 yang bermutasi, yang dikatakan para ilmuwan hingga 70 persen lebih menular daripada jenis virus yang ada di Inggris, mengharuskan sejumlah negara menutup perbatasan mereka dengan Inggris dan mendorong sebagian besar wilayah Inggris untuk menerapkan pembatasan ketat selama Natal.(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Indonesia - UEA berkomitmen dorong transformasi ekonomi
Senin, 08 Maret 2021 - 16:21 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia da...
Beijing jamin masa depan Hong Kong lebih baik pascaperubahan pemilu
Senin, 08 Maret 2021 - 13:05 WIB
Pemerintah Pusat China di Beijing menjamin masa depan Hong Kong akan lebih baik dengan adanya peruba...
IHSG awal pekan menguat ikuti kenaikan bursa saham AS
Senin, 08 Maret 2021 - 10:25 WIB
 Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat mengikuti ke...
Menlu China nyatakan bantu Indonesia jadi pusat produksi vaksin ASEAN
Senin, 08 Maret 2021 - 06:45 WIB
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan keseriusannya membantu Indonesia sebagai pusat produksi...
Paus Fransiskus mendarat di Mosul Irak utara
Minggu, 07 Maret 2021 - 18:25 WIB
Paus Fransiskus tiba di Mosul pada Minggu untuk berdoa di kota Irak utara yang hancur itu, yang pern...
Mahasiswa Indonesia di AS galang donasi melalui lomba virtual
Minggu, 07 Maret 2021 - 11:49 WIB
Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS) Midwest mengadakan lomba “The Amazing ...
Auckland bebas dari penguncian virus corona sepekan
Minggu, 07 Maret 2021 - 09:21 WIB
Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, bebas pada Minggu dari penguncian yang ketat selama sepeka...
WHO minta negara-negara jangan kendur perangi Covid-19
Sabtu, 06 Maret 2021 - 19:10 WIB
Kedatangan vaksin COVID-19 semestinya tidak menggiurkan negara-negara untuk melonggarkan upaya melaw...
Koran Inggris wajib muat kemenangan Meghan Markle dalam kasus privasi
Sabtu, 06 Maret 2021 - 13:07 WIB
Surat kabar Inggris Mail on Sunday harus menerbitkan pernyataan halaman depan yang mengatakan Meghan...
Laporan hasil temuan tim WHO ke China diperkirakan pertengahan Maret
Sabtu, 06 Maret 2021 - 12:56 WIB
Laporan hasil temuan dari misi WHO, yang bertolak ke Wuhan China untuk menyelidiki asal mula virus p...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV