AS setop operasional dua konsulat di Rusia atas alasan keamanan
Elshinta
Sabtu, 19 Desember 2020 - 20:00 WIB |
AS setop operasional dua konsulat di Rusia atas alasan keamanan
Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah pertemuan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Osaka, Jepang, Jumat (28/6/2019). ANTARA FOTO/Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS/pd/cfo

Elshinta.com - Amerika Serikat (AS) menghentikan operasi dua konsulat di Rusia, kata Kementerian Luar Negeri negara itu, dengan merujuk pada alasan keselamatan dan keamanan di kedua lokasi--setelah sempat dibatasi akibat COVID-19.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dengan konsultasi bersama Duta Besar John Sullivan, memutuskan untuk menutup konsulat di Vladivostok serta menangguhkan operasi konsulat di Yekaterinburg, menurut kementerian dalam keterangan melalui surel, Sabtu.

Keputusan yang merupakan bagian dari "upaya yang tengah dilakukan untuk menjamin keselamatan dan keamanan operasi misi diplomatik AS di Federasi Rusia" itu disebut tidak berdampak pada konsulat Rusia di AS, kata kementerian, tanpa menjelaskan lebih rinci.

Sebelumnya, ketika ditanya pada pekan ini mengenai laporan media Rusia bahwa dua konsulat mungkin akan ditutup, Kedutaan Besar AS di Moskow menyebut pihaknya telah menangguhkan operasi di Vladivostok dan mengurangi pekerjaan di Yekaterinburg pada Maret karena pandemi.

Bagaimanapun, relasi AS-Rusia mengalami ketegangan karena beragam isu, misalnya konflik di Suriah hingga Ukraina, juga tuduhan bahwa Rusia telah mencampuri urusan politik dalam negeri AS--yang dibantah Moskow.

Para peretas yang diyakini bekerja untuk Rusia juga dituding melakukan peretasan terhadap lembaga pemerintah dan perusahaan swasta AS.

Pompeo menyebut pada Jumat (18/12) bahwa terbukti "cukup jelas" Rusia terlibat dalam serangan yang membuat tim keamanan jaringan siber di seluruh dunia susah payah untuk mengurangi kekacauan.

Lagi, Pemerintah Rusia menolak tudingan tersebut.

Dalam konferensi pers tahunan pada Kamis (17/12), Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ia berharap Presiden Terpilih AS Joe Biden akan membantu menyelesaikan sejumlah isu sulit dalam hubungan antara Moskow dengan Washington. Sumber: Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
RI-Jepang perkuat kerja sama industri
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:29 WIB
Indonesia dan Jepang terus berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi yang komprehensif, khususnya di ...
Kepolisian Indonesia, Turki sepakat kuatkan kapasitas bersama
Minggu, 28 Februari 2021 - 18:18 WIB
Kepolisian Republik Indonesia (Polri ) dan Kepolisian Nasional Turki sepakat menguatkan kapasitas be...
Tiga orang tewas ditembak di ibu kota Pakistan
Minggu, 28 Februari 2021 - 15:27 WIB
Kelompok bersenjata tak dikenal menembak mati tiga orang di pinggiran ibu kota Pakistan, Islamabad, ...
Puluhan pelajar Nigeria dibebaskan usai diculik kelompok bersenjata
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:16 WIB
Kelompok bersenjata di Nigeria, Sabtu, membebaskan 27 remaja laki-laki yang diculik dari sekolah me...
Dubes ajak pengusaha Indonesia manfaatkan ruang promosi di China
Sabtu, 27 Februari 2021 - 23:05 WIB
Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun mengajak para pengusaha asal Indonesia memanfaatkan ru...
Iran sebut serangan AS di Suriah mendorong terorisme di kawasan
Sabtu, 27 Februari 2021 - 21:14 WIB
Serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas milisi sokongan Iran di Sur...
Anak-anak Yaman lapar saat PBB berupaya hindari kelaparan lebih luas
Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:37 WIB
Mata Ahmadiya Juaidi terbelalak saat meneguk minuman nutrisi dari cangkir besar warna jingga, jari-...
CDC AS: Risiko Ebola menyebar ke Amerika sangat rendah
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:55 WIB
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka mengikuti s...
Intelijen AS sebut penguasa Saudi setujui operasi pembunuhan Khashoggi
Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:36 WIB
 Penguasa de facto Arab Saudi menyetujui operasi untuk menangkap atau membunuh jurnalis Jamal Khas...
Dolar AS naik terkerek imbal hasil lebih tinggi, uang berisiko melemah
Sabtu, 27 Februari 2021 - 09:36 WIB
Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pa...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV