Kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) angkatan ke-17 di Jeddah
Elshinta
Kamis, 26 November 2020 - 11:35 WIB |
 Kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) angkatan ke-17 di Jeddah
Penutupan kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) angkatan ke-17 di Jeddah

Elshinta.com - Jeddah - Konsul Jenderal (konjen) RI Jeddah Eko Hartono menyatakan, bahasa merupakan pintu masuk untuk mengenal suatu bangsa dan budayanya. Pernyataan itu ia sampaikan di sela sambutannya pada penutupan program kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) angkatan ke-17.

Acara penutupan yang berlangsung Senin, 23 November 2020, di ruang pertemuan Gedung Pelayanan Terpadu (Yandu) KJRI Jeddah dihadiri seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus oleh panitia pelaksana BIPA dan para home staff KJRI Jeddah.

Sebanyak 120 orang dari berbagai warga negara mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus BIPA angkatan ke-17. Dari jumlah tersebut, 67 calon peserta diterima untuk mengikuti program setelah dilakukan seleksi berkas dan pernyataan alasan mengikuti kursus.

Kelas dibagi dua, kelas laki-laki dan kelas perempuan dengan jadwal belajar yang berbeda. Di akhir pertemuan tersisa 30 orang peserta yang akhirnya dinyatakan berhak memperoleh sertifikat berdasarkan prosentase kehadiran tidak kurang dari 70 persen dan lulus ujian lisan dan tulisan.

Para peserta umumnya berwarga negara Saudi. Sisanya terdiri dari Warga Negara Yaman, Mesir dan Perancis.

Kursus dimulai pada pekan kedua Februari, tetapi di pertengahan Maret kegiatan kelas secara tatap muka terpaksa dihentikan karena pandemi Covid-19 menyusul kebijakan lockdown oleh pemerintah Saudi.

Untuk menuntaskan program, kegiatan kelas tetap dilaksanakan secara daring melalui aplikasi ZOOM dan WhatsApp group. Demikian pula kegiatan ujian lisan dan tulisan yang dilakukan secara online.

Diakui oleh Konjen Eko Hartono dalam sambutannya, kegiatan belajar bahasa Indonesia secara virtual memicu tantangan tersendiri, pasalnya belajar bahasa itu memerlukan interaksi antarpeserta dan pengajar secara intensif.

Namun demikian, Konjen mengapresiasi semangat para peserta yang terus mendorong agar kelas tetap berlangsung meskipun secara daring dengan segala keterbatasannya.

“Kalau dalam kelas offline (tatap muka), Anda semua bisa berdialog dengan guru. Bisa bercakap-cakap dengan teman di samping Anda. Bisa sambil bercanda. Pasti ada penjelasan-penjelasan lebih rinci. Namun demikian Anda tetap semangat mengikuti kelas,” imbuh Konjen Eko Hartono.

“Ini menunjukkan komitmen dan kecintaan Anda terhadap bahasa Indonesia, bangsa Indonesia dan hal lain yang terkait dengan Indonesia,” tambahnya.

Untuk merawat jalinan persahabatan para alumni BIPA, Konjen menggagas pertemuan atau reuni alumni dengan mendatangkan seniman dan chef masakan khas nusantara dari tanah air, serta terus mengupayakan berdirinya Indonesian Center di perguruan-perguruan tinggi di Arab Saudi. (Fauzy Chusny)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PM Ardern: Pintu masuk Selandia Baru mungkin terus tertutup di 2021
Selasa, 26 Januari 2021 - 15:56 WIB
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, Selasa, bahwa pintu masuk ke negara itu aka...
Kematian akibat COVID-19 di Meksiko lewati 150.000
Selasa, 26 Januari 2021 - 13:36 WIB
Jumlah kematian akibat COVID-19 di Meksiko menurut data resmi pemerintah telah melewati 150.000 pada...
Petugas medis: Steroid semestinya ampuh lawan varian baru COVID
Selasa, 26 Januari 2021 - 12:35 WIB
 Obat steroid berharga murah yang mampu menyelamatkan nyawa pasien COVID-19 semestinya ampuh pada p...
Dolar AS menguat karena investor menghindari mata uang berisiko
Selasa, 26 Januari 2021 - 09:01 WIB
Nilai tukar dolar AS sedikit menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdaganga...
 Dubes RI untuk Jepang dorong UMKM berinovasi ditengah pandemi
Senin, 25 Januari 2021 - 10:30 WIB
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi dalam sebuah webinar Penguatan Se...
Jumlah pasien COVID di ICU RS Prancis turun, pertama dalam 2 pekan
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:00 WIB
Jumlah pasien COVID-19 di ICU rumah sakit Prancis turun 16 menjadi 2.896 orang, penurunan pertama da...
RS Jerman dikarantina usai puluhan orang positif varian baru COVID
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:01 WIB
Otoritas kesehatan Jerman memberlakukan karantina terhadap Rumah Sakit Humboldt di Berlin setelah 2...
Pelaku tabrak lari santri Paiton di Shaanxi beri santunan Rp1,8 miliar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 19:48 WIB
Pelaku tabrak lari di Kota Xianyang, Provinsi Shaanxi, China, hingga menewaskan seorang santri asal ...
Melihat Jepang, Singapura dan Nigeria tangani Covid-19
Sabtu, 23 Januari 2021 - 16:26 WIB
Berbagai upaya dilakukan pemerintah masing-masing negara dalam penanganan Pandemi Covid-19 (Virus Co...
Pakar WHO akan keluarkan rekomendasi vaksin Moderna pekan depan
Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:31 WIB
Panel ahli vaksin independen telah meninjau data vaksin COVID-19 dari Moderna Inc dan akan memublika...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV