MemoRI 26 November
26 November 2011: Jembatan Kutai Kartanegara ambruk 
Elshinta
Penulis : | Editor : Administrator
26 November 2011: Jembatan Kutai Kartanegara ambruk 
Jembatan Kutai Kartananegara dengan desain seeperti Golden Gate di San Ferancisco Amerika Serikat.

Elshinta.com - Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Panjang keseluruhan mencapai 710 meter.

Jembatan di atas sungai Mahakam itu menjadi sarana penghubung kota Tenggarong dengan Kota Samarinda.

Jembatan Kutai Kartanegara ambruk pada 26 November 2011 pukul 16.20 waktu setempat. Puluhan kendaraan tercebur ke sungai, 24 orang tewas, 12 orang dinyatakan hilang, 31 menderita luka berat dan 8 orang luka ringan.

Pada tahun 2013 Jembatan dibangun kembali, di lokasi yang sama dan pada 8 Desember 2015 selesai lalu dibuka untuk umum. Karena merupakan jembatan yang kedua, ada yang menyebut Jembatan Mahakam II.

Jembatan Mahakam awalnya didesain seperti jembatan Golden Gate di San Fransisco, Amerika Serikat, Dikerjakan pada tahun 1995 dan selesai 2001. Pembangunannya ditangani oleh PT Hutama Karya.

Waktu diresmikan, jembatan ini dinamai Jembatan Gerbang Dayaku. Diambil dari slogan pembangunan yang digagas oleh Bupati Kutai Kartanagara waktu  itu, Syaukani Hasan Rais. Namun sejak Syaukani tidak lagi menjabat, nama jembatannya diganti menjadi Jembatan Kutai Kartanagara.  

Jembatan yang menjadi akses ke Samarinda itu hanya membutuhkan waktu 30 menit. Pemandangan sekitar jembatan pun lumayan instgramable berupa hamparan pulau kecil antara Tenggarong dan Kecamatan Tenggarong Seberang. Pulau Kemala juga sudah disulap menjadi wisata rekreasi dan banyak peminatnya.

Pada tanggal 26 November 2011pukul 16.20 waktu setempat, Jembatan Kutai Kartanegara ambruk dan roboh. Puluhan kendaraan yang berada di atas jembatan tercebur ke sungai. Ada yang tewas, ada yang hanyut dan ada yang hilang serta beberapa luka-luka.

Korban yang menderita luka dirawat di RSUD Aji Muhammad Parikesit. 

Hasil penelitian dari tiga tim universitas yang terpisah, menemukan indikasi kesalahan konstruksi. Tim dari Institut Teknologi 10 November menyatakan ada kelemahan pada klem pengikat kabel yang menggantung.

 

26 November 2004: Gempa bumi di Nabire 
Gempa bumi yang terjadi di Nabire, Papua pada 26 November 2004 berkekuatan Magnitudo 6,4. Namun menurut badan geologi Amerika Serikat gempa yang terjadi pada pukul 11.25 WIT tersebut berkekuatan 7,1 

Pusat gempa berada di darat kira-kira 17 km selatan Nabire. Lebih dari 32 orang dilaporkan tewas. Musibah itu merupakan gempa kedua yang menimpa Nabire pada tahun yang sama. Sebelumnya, Nabire mengalami gempa pada bulan Februari, 30 orang tewas

Selain korban meninggal, gempa juga mengakibatkan 213 orang luka-luka. 178 rumah terbakar dan 150 rumah lainnya roboh. Gempa ini juga membuat seluruh kota lumpuh, hubungan listrik dan telepon terputus. Pelabuhan dan bandara juga mengalami kerusakan. 
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Basarnas Surabaya lakukan pencarian korban tertimbun rumah yang hanyut di Sungai Bango
Rabu, 20 Januari 2021 - 09:55 WIB
Tim gabungan yang dipimpin langsung Basarnas Surabaya, Jawa Timur langsung melakukan pencarian Rola...
Penyelam TNI temukan dompet dan gawai Rion Yogatama
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:55 WIB
Tim penyelam Search and Rescue (SAR) TNI Angkatan Laut menemukan dompet dan gawai milik penumpang ...
Jenazah korban Sriwijaya Air, Dinda Amalia dimakamkan
Minggu, 17 Januari 2021 - 18:11 WIB
Jenazah Dinda Amelia (15), siswi Kelas IX SMP Sungai Raya di Kabupaten Kubu Raya, di Kalimantan Bara...
Basarnas evakuasi 17 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182
Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:12 WIB
Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi 17 kantong jenazah korban kecel...
KNKT: Memori CVR SJ-182 bisa dibaca meski lepas dari pembungkus
Sabtu, 16 Januari 2021 - 19:45 WIB
 Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) R Yunus Ardianto mengungkapkan memori...
Keluarga korban Sriwijaya Air Lampung jemput kedatangan jenazah
Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:26 WIB
Keluarga salah seorang korban Sriwijaya Air asal Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung yang...
Pasar Inpres Pamanukan terbakar Sabtu dini hari tadi
Sabtu, 16 Januari 2021 - 13:32 WIB
Pasar inpres Pamanukan terbakar. Kebakaran terjadi sekira pukul 3.30 WIB, Sabtu (16/1).
Excavator terseret masuk jurang di Tapin, operatornya tewas
Sabtu, 16 Januari 2021 - 11:10 WIB
sebuah alat penggali atau excavator yang sedang dibersihkan di jalan nasional antara Kandangan-Batul...
RS Polri berhasil identifikasi satu korban kecelakaan Sriwijaya Air
Senin, 11 Januari 2021 - 19:37 WIB
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Polri Kramat Jat...
KP Bisma 8003 jadi posko polisi pencarian Sriwijaya Air
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:25 WIB
Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri menjadikan Kapal Polisi (KP) Bisma ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV