Nadiem terharu dengan dedikasi guru yang terus bergerak mencari solusi
Elshinta
Rabu, 25 November 2020 - 10:55 WIB |
Nadiem terharu dengan dedikasi guru yang terus bergerak mencari solusi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam acara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2020 di Jakarta, Rabu (25/11) (ANTARA)

Elshinta.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengaku terharu dengan dedikasi guru yang bergerak mencari solusi agar pembelajaran di tengah pandemi COVID-19 tidak terhenti.

“Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak, mencari solusi agar proses belajar anak-anak kita tidak terhenti,” ujar Nadiem dalam peringatan Hari Guru Nasional di Jakarta, Rabu.

Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran para guru semua pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan.

Nadiem menjelaskan ada guru yang sudah melakukan pembelajaran daring, ada guru yang membuat anak-anak menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran, ada yang masuk ke sekolah dengan menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat, ada yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar dan mengajar di rumah, ada yang mencari sinyal di seberang sungai dan sebagainya.

“Semua ini menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi dan berkolaborasi,” tambah dia.

Nadiem menambahkan Kemendikbud sejak awal berkomitmen dan sungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, peningkatan kesejahteraan guru.

Berbagai kebijakan dan program kami buat di masa pandemi itu yakni bantuan kuota data internet, fleksibilitas penggunaan dana BOS, pengalokasian BOS afirmasi dan BOS kinerja untuk bantuan COVID-19 di sekolah negeri dan di sekolah swasta yang paling terdampak pandemi.

Kemudian bantuan subsidi upah untuk guru dan tenaga kependidikan nonPNS, kurikulum darurat, program guru belajar, laman guru berbagi, program belajar dari rumah TVRI, dan seri webinar masa pandemi.

“Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan dan orangtua agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia,” terang dia.

Nadiem menjelaskan guru adalah profesi yang mulia dan terhormat. Berbagai upaya ditempuh untuk menempatkan guru pada posisi itu.

“Pada tahun 2021, kami berkomitmen memperjuangkan guru guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru guru nonPNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kami memohon doa bapak dan ibu guru semua agar langkah kami memperjuangkan hak para pendidik dapat berjalan dengan baik dan lancar,” terang dia.

Mendikbud mengucapkan terimakasih yang tak terhingga pada para guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta.

“Sekali lagi terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. Selamat hari guru nasional 2020. Teruslah bangkitkan semangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia,” ucap dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Lima dosen berdedikasi terima penghargaan
Rabu, 20 Januari 2021 - 14:37 WIB
Lima orang tenaga Dosen di Lingkungan STIE STMY Majalengka, Jawa Barat mendapat Penghargaan Kinerja ...
Satgas Pamtas Yonif 642 tanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di perbatasan 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:56 WIB
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada a...
Jelang HUT ke-52, ITN Malang terus berbenah 
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:38 WIB
Tantangan ITN Malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi tidak semakin ringan ,apalagi di ten...
Rektor IBIK nilai perkuliahan tatap muka harus tetap dilakukan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 18:10 WIB
Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan...
15 mahasiswa ikuti program pertukaran mahasiswa ITN-UTHM Malaysia
Jumat, 08 Januari 2021 - 15:33 WIB
Sekitar 15  orang mahasiswa  Institut Tehnologi Nasional ( ITN) Malang ikuti program pertukaran  ...
Bantul bersiap melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas
Rabu, 06 Januari 2021 - 10:10 WIB
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersiap-siap un...
 Akibat Covid-19 capaian target SDIT Nuris Klakah Lumajang merosot
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:47 WIB
 Gairah belajar di tengah bencana non alam berupa Covid-19 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul...
97% orang tua siswa di Subang inginkan belajar tatap muka
Selasa, 05 Januari 2021 - 19:10 WIB
Berdasarkan survei dari Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, sebanyak 97% orang tua siswa menginginkan...
Belajar tatap muka di Subang masih dipertimbangkan
Selasa, 05 Januari 2021 - 16:11 WIB
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Jawa Barat masih perlu mempertimbangan kesiapan sekolah...
 Bicara di Dies Natalis ke 58, Presiden Jokowi ingatkan UB lakukan kolaborasi dengan industri
Selasa, 05 Januari 2021 - 15:24 WIB
Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur menggelar Rapat Terbuka Senat ke-58, Selasa (5/1). Ke...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV