Kemnaker: Pola kerja bisa lebih fleksibel usai pandemi
Elshinta
Selasa, 24 November 2020 - 18:05 WIB |
Kemnaker: Pola kerja bisa lebih fleksibel usai pandemi
Karyawan melakukan aktivitas di pusat perkantoran kawasan SCBD, Jakarta, Senin (8/6/2020), pada pekan kedua masa pembatasan sosial berskala berskala besar (PSBB) transisi untuk mengendalikan penularan COVID-19. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww)

Elshinta.com - Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Bambang Satrio Lelono mengemukakan bahwa pola kerja bisa menjadi lebih fleksibel setelah pandemi COVID-19 berakhir.

Bambang menyampaikan kesimpulan itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan kementerian pada 1.105 perusahaan di 17 sektor ekonomi untuk melihat pengaruh pandemi terhadap kesempatan kerja.

"Pandemi COVID-19 akan mengakibatkan pola kerja yang berubah, dari survei ditemukan bahwa bekerja dari rumah atau work from home akan tetap dilaksanakan (setelah pandemi berakhir)," katanya di Jakarta, Selasa, dalam acara virtual peluncuran "Analisis Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Perluasan Kesempatan Kerja".

Survei yang dilakukan kementerian melalui telepon dan daring menunjukkan 23,39 persen perusahaan menyatakan masih akan menerapkan sistem kerja dari rumah dan 22,88 persen perusahaan menyatakan mungkin akan melakukan pengurangan pekerja.

Di samping itu, menurut hasil survei, sebanyak 18,06 persen perusahaan akan memberlakukan sistem pengupahan berdasarkan jam kerja; 17,37 persen perusahaan akan melakukan pengurangan jam kerja, dan 12,23 persen menyatakan tidak akan melakukan perubahan dalam pola kerja.

Menurut survei kementerian hampir 88 persen perusahaan yang menjadi responden menyatakan mengalami kerugian akibat pandemi COVID-19. Hanya 11 perusahaan yang menyatakan kondisinya tidak terdampak pandemi; 0,8 persen perusahaan yang mendapat keuntungan semasa pandemi, dan 0,1 persen perusahaan yang menganggap pandemi sangat menguntungkan.

Survei kementerian juga menunjukkan bahwa sektor usaha kecil dengan satu sampai empat pekerja paling merasakan dampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi.

"PSBB transisi dan jaga jarak sangat berpengaruh terhadap UMKM, karena kita tahu UMKM pada umumnya mengandalkan transaksi langsung dengan konsumen secara tatap muka," kata Satrio.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menag yakin Kapolri baru jamin toleransi dan ibadah umat
Kamis, 28 Januari 2021 - 18:56 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberikan apresiasi atas dilantiknya Jenderal Listyo Sigi...
Silaturahmi ke PBNU, Menag: Presiden ingin pesantren bisa mandiri
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:10 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini bersilaturahmi ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (...
 Uskup Agung Merauke percaya masyarakat Papua tak emosional hadapi konten rasis A. Nababan
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:35 WIB
Banyak pihak menyesalkan bahkan mengutuk rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai, ya...
 Bertemu Uskup Agung Jakarta, Menag diskusi penguatan moderasi beragama
Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:25 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (22/01) petang berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Prof Ignat...
Gerak cepat Mensos tangani bencana Sulbar dapat apresiasi mahasiswa dan milenial
Senin, 18 Januari 2021 - 16:27 WIB
Kecepatan gerak Mensos Tri Rismaharini (Risma) menangani dampak bencana di Sulawesi Barat  mendapat...
Kemenag dukung optimalisasi UKM dalam pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umrah
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:33 WIB
Kementerian Agama mendukung upaya untuk mengoptimalkan peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam me...
NU Jatim tegaskan seluruh Ponpes sejalan dalam program vaksinasi
Kamis, 14 Januari 2021 - 13:34 WIB
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar menegaskan seluruh komponen ...
6 program prioritas Ditjen Kebudayaan 2021 untuk jaga semangat kebudayaan tetap menyala
Senin, 11 Januari 2021 - 23:03 WIB
Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah me...
BPJPH tunggu ketetapan fatwa MUI untuk terbitkan sertifikat halal vaksin
Senin, 11 Januari 2021 - 16:14 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat telah menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, ...
Presiden ingin soal tahu tempe tak jadi masalah lagi
Senin, 11 Januari 2021 - 12:31 WIB
 Presiden Joko Widodo ingin agar persoalan terkait tahu tempe berikut kedelai tak menjadi persoalan...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV