Pemkab Kulon Progo diharapkan tingkatkan anggaran padat karya
Elshinta
Selasa, 24 November 2020 - 16:46 WIB |
Pemkab Kulon Progo diharapkan tingkatkan anggaran padat karya
Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati (paling kanan) dan anggota DPRD Kulon Progo Tukijan (samping ketua DPRD) meninjau jalan yang dibiayai padat karya di Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah. ANTARA/Sutarmi

Elshinta.com - Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tukijan mengharapkan pemerintah kabupaten meningkatkan anggaran padat karya karena akan mempercepat pembangunan infrastruktur yang tidak dapat didanai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah dan dana desa.

Tukijan di Kulon Progo, Rabu, mengatakan pelaksanaan padat karya sangat bermanfaat bagi masyarakat, selain menumbuhkan semangat gotong royong, juga mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan.

"Pembangunan infrastruktur yang dikerjakan dengan padat karya, hasilnya sangat bagus dan target jalan yang diperbaiki juga sangat panjang dibandingkan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Masyarakat juga sangat antusias menjalankan program padat karya ini," katanya.

Ia mencontohkan anggaran padat karya sebesar Rp200 juta yang dialokasikan di Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah, dapat digunakan untuk mengerjakan dua titik ruas jalan, yakni masing-masing 385 meter di Pedukuhan Tegalsari dan 170 meter di Pedukuhan Lendah.

Untuk itu, ia berharap Pemkab Kulon Progo meningkatkan anggaran padat karya yang dilaksanakan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun yang mendatang.

Program padat karya ini masih sangat dibutuhkan di masyarakat, karena masih banyak akses jalan masyarakat yang belum dibangun akibat keterbatasan anggaran pemkab dan dana desa.

"Padat karya ini masih sangat dibutuhkan masyarakat, misalnya di Kalurahan Jatirejo masih banyak jalan berupa tanah yang belum bisa dibangun karena keterbatasan anggaran," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati mengapresiasi masyarakat Jatirejo yang penuh semangat gotong royong mengerjakan jalan masyarakat dengan padat karya.

Kualitas jalan hasil dikerjakan dengan padat karya, jauh sangat bagus dibandingkan dengan jalan yang dikerjakan oleh pihak ketiga sehingga DPRD Kulon Progo akan memperjuangkan peningkatan anggaran program padat karya.

Pada APBD Perubahan 2020, anggaran padat karya mencapai Rp5 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur jalan, talut  hingga drainase yang tidak dapat dibiayai oleh APBD dan dana desa.

Pada 2020 ini, anggaran padat karya memang fokus di wilayah utara yakni Kokap, Girimulyo, Kalibawang, dan Samigaluh, karena memang masih banyak infrastruktur yang belum terdanai.

"DPRD Kulon Progo akan mendorong anggaran padat karya dinaikkan bila masyarakat masih membutuhkan dan bersedia melakukan gotong royong membangun infrastruktur," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Silaturahmi ke PBNU, Menag: Presiden ingin pesantren bisa mandiri
Rabu, 27 Januari 2021 - 14:10 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini bersilaturahmi ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (...
 Uskup Agung Merauke percaya masyarakat Papua tak emosional hadapi konten rasis A. Nababan
Rabu, 27 Januari 2021 - 10:35 WIB
Banyak pihak menyesalkan bahkan mengutuk rasisme oleh Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai, ya...
 Bertemu Uskup Agung Jakarta, Menag diskusi penguatan moderasi beragama
Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:25 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (22/01) petang berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Prof Ignat...
Gerak cepat Mensos tangani bencana Sulbar dapat apresiasi mahasiswa dan milenial
Senin, 18 Januari 2021 - 16:27 WIB
Kecepatan gerak Mensos Tri Rismaharini (Risma) menangani dampak bencana di Sulawesi Barat  mendapat...
Kemenag dukung optimalisasi UKM dalam pemenuhan kebutuhan jemaah haji dan umrah
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:33 WIB
Kementerian Agama mendukung upaya untuk mengoptimalkan peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam me...
NU Jatim tegaskan seluruh Ponpes sejalan dalam program vaksinasi
Kamis, 14 Januari 2021 - 13:34 WIB
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar menegaskan seluruh komponen ...
6 program prioritas Ditjen Kebudayaan 2021 untuk jaga semangat kebudayaan tetap menyala
Senin, 11 Januari 2021 - 23:03 WIB
Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah me...
BPJPH tunggu ketetapan fatwa MUI untuk terbitkan sertifikat halal vaksin
Senin, 11 Januari 2021 - 16:14 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat telah menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, ...
Presiden ingin soal tahu tempe tak jadi masalah lagi
Senin, 11 Januari 2021 - 12:31 WIB
 Presiden Joko Widodo ingin agar persoalan terkait tahu tempe berikut kedelai tak menjadi persoalan...
MUI tetapkan kehalalan vaksin, Wamenag: Bentuk ketaatan regulasi, hentikan polemik
Minggu, 10 Januari 2021 - 20:11 WIB
Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac, halal ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV