Dua warga meninggal diduga tenggak miras oplosan
Elshinta
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Sumber foto: Tita Sopandi/elshinta.com.

Elshinta.com - Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setelah pesta dan menenggak miras oplosan.

Awalnya diketahui ada satu korban meninggal dunia bernama Annisa (20), meninggal dunia pada hari Sabtu malam. Kemudian disusul oleh  Ujang Suhendar (18) meninggal dunia pada hari minggu kemarin.

Kepala Desa Sukamaju Ayi Kodariah, Senin (23/11) mengatakan, ada sekelompok muda-mudi di desa nya itu telah menggelar pesta miras pada Jumat lalu. Selang satu hari reaksinya miras itu baru dirasakan oleh para penenggak.

Awalnya warga sekitar menduga seorang pemudi  meninggal dunia bukan karena miras. Namun satu hari berikutnya ada pemuda yang meninggal dunia juga. Karena ada kecurigaan, kemudian pemerintahan dan aparat setempat melakukan penelusuran. Dari hasil penelusuran itu diketahui telah ada pesta miras yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dan pemudi.

Menurut Ayi, otomatis mereka meninggal dunia akibat reaksi miras. Saat ini ada dua korban dalam keadaan kritis berada di rumah sakit, sementara tiga lainnya selamat. 

Ayi tidak bisa menjelaskan campuran apa yang dimasukkan ke dalam minuman yang ditenggak para korban, namun diduga gingseng. Pihaknya juga belum dapat memeriksa korban karena kondisinya masih dirawat di rumah sakit. 

Selain dua korban yang meninggal dunia, juga ada dua lagi masih kritis. Sementara tiga lainnya selamat, dan sudah kembali ke rumahnya setelah menjalani observasi di rumah sakit.

Salah satu korban yang selamat yaitu Mukhtar, menuturkan, ia baru pertama kali minum ginseng yang dioplos itu, namun tidak diketahui apa yang dicampurkan di dalamnya. Dan selang satu hari setelah nenggak minuman itu baru terasa pusing, mual dan muntah.

Sementara menurut Kapolsek Sukatani AKP Ma'mun Murod mengungkapkan, pihaknya  masih melakukan penyelidikan dan sudah mengantongi identitas pelaku utama yang membawa miras dalam insiden maut ini. 

"Selain memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian malam itu, juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku utama yang membawa miras," kata Ma`mun seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandi, Senin (23/11).

Barang bukti yang diamankan dua plastik diduga bekas minuman keras yang diminum para korban.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan dini cuaca Jawa Tengah siang hingga jelang petang hari ini
Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:45 WIB
Wilayah Jawa Tengah berpotensi diguyur hujan pada siang hingga jelang petang hari ini.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hingga petang hari ini
Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:25 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hingga petang hari ini.
16 Januari 1926: Hari kelahiran Bu Kasur, seniman dan tokoh pendidikan   
Sabtu, 16 Januari 2021 - 06:00 WIB
Bersama suaminya, Soerdjono alias Pak Kasur, mereka pernah mendidik tokoh-tokoh nasional Indonesia, ...
Berita duka, ulama tanah air Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf meninggal dunia
Jumat, 15 Januari 2021 - 20:08 WIB
Seorang lagi, ulama tanah air berpulang. Habib Ali bin Abdurahman Assegaf meninggal dunia di Rumah ...
 Ambulance pembawa jenazah Covid 19 terperosok ke dalam kubangan tanah
Jumat, 15 Januari 2021 - 11:44 WIB
Sulitnya akses masuk ke area pemakaman, membuat satu mobil  ambulance pembawa jenazah Covid-19 yang...
Lima rumah makan dan  tempat hiburan kena denda dan pencabutan izin usaha
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:55 WIB
Dalam pelaksanaan dan perketatan PSBB juga pembatasan kegiatan masyarakat di Kabupaten Tangerang, Ba...
15 Januari 1974: Protes mahasiswa menentang invansi modal asing
Jumat, 15 Januari 2021 - 06:00 WIB
Kebijakan ekonomi Pemerintahan Soeharto yang terlalu berpihak kepada investasi asing, menjadi pemicu...
Jenazah Syekh Ali Jaber disemayamkan di rumah duka Pulogadung
Kamis, 14 Januari 2021 - 16:11 WIB
 Jenazah Almarhum Syekh Ali Jaber disemayamkan di rumah duka di Jalan Pemuda Kompleks Taman Berdika...
 Divaksin pertama di Jateng, Gubernur Jateng Ganjar: `Seperti digigit semut`
Kamis, 14 Januari 2021 - 13:11 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi orang pertama di Jateng yang mendapatkan suntikan vaksi...
Kabar duka, pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia
Kamis, 14 Januari 2021 - 11:37 WIB
Pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia sebagaimana diinformasikan Yayasan Syekh Ali Jaber dalam a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV