MemoRI 22 November
22 November 2011: Penutupan SEA Games ke XXVI  Indonesia juara umum
Elshinta
22 November 2011: Penutupan  SEA Games ke XXVI  Indonesia juara umum
Jakabaring Aquatic Center, ajang cabang olahraga renang dan loncat indah di Palembang-wikipedia.org

Elshinta.com - South East Asian (SEA) Games atau Pesta Olahraga Asia Tenggara 2011 yang telah digelar selama 11 hari di Jakarta dan Palembang resmi ditutup. Indonesia berhasil menyabet gelar juara umum, mengantongi 182 medali emas, 151 medali perak, dan 143 medali perunggu.

Jakarta sudah pernah menyelenggarakan SEA Games 3 kali, yakni pada tahun 1979, 1987, dan 1997. Palembang menjadi kota ketiga yang menyelenggarakan SEA Games di luar ibu kota negara setelah Chiang Mai dan Nakhon Ratchasima, Thailand.

Pemerintah menganggarkan biaya SEA Games dari APBN Indonesia 2010, sebesar 350 miliar rupiah dan dari APBN Indonesia 2011 dianggarkan total biaya senilai 2,1 triliun rupiah. 

Menurut Menpora, Andi Mallarangeng, Pemerintah Indonesia menambah anggaran senilai 1 triliun rupiah dari APBN termasuk 600 miliar rupiah dari anggaran untuk sektor pendidikan, dan sumbangan dana dari sponsor.

Palembang dipilih menjadi tuan rumah utama SEA Games XXVI berdasar keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menilai Palembang merupakan kota yang paling bersemangat dengan disertai kesiapan fasilitas gelanggang olahraganya.

Awalnya pemerintah mengumumkan bahwa SEA Games 2011 akan digelar di empat provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, dan Sumatra Selatan. 

Bandung dan Semarang dipilih menjadi nominasi tuan rumah SEA Games 2011 menyusul janji Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla ketika pemilihan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2012. 

Gagasan penyelenggaraan di empat provinsi ini akhirnya batal, dan tuan rumah diberikan hanya kepada Palembang dan Jakarta.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyarankan dua provinsi cukup untuk menggelar SEA Games 2011 Indonesia, dengan alasan untuk mengurangi biaya operasional, serta mempermudah koordinasi penyelenggaraan.

Pelaksanaan event di Palembang dan Jakarta ini ada yang menyebut sebagai carut-marut, karena banyak venue yang belum siap. Bahkan ofisial Filipina menyatakan SEA Games XXVI merupakan penyelenggaraan "paling kacau" sepanjang sejarah.

Selain tempat bertanding yang belum siap pada pembukaan dilakukan, para kontestan juga menyoroti parahnya penginapan dan transportasi. Bahkan bayaran untuk relawan serta tukang becak di Palembang sempat telat.

Maskot SEA Games 2011 juga menjadi sorotan. Modo-Modi, yang dipilih karena merupakan adopsi binatang komodo, dianggap sebagai maskot terburuk yang pernah ada, karena desain Modo-modi lebih mirip cicak daripada terlihat seperti komodo.

Meski penyelenggaraan SEA Games 2011 disebut kacau balau, Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum. Dari 44 cabang yang dipertandingkan kontingen Indonesia meraup 182 emas, 151 perak dan 143 perunggu. Indonesia mengungguli Thailand yang membawa pulang 109 emas, 100 perak dan 120 perunggu.

Yang cukup menjadi sorotan yakni pad cabang sepak bola putra. Partai final yang mempertemukan Indonesia dengan Malaysia membawa celaka. Dua penonton tewas terinjak-injak.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPBD Yogyakarta sempat kewalahan layani pemakaman prosedur COVID-19
Kamis, 26 November 2020 - 20:05 WIB
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta sempat kewalahan melayani permintaan pemakam...
Polresta Padang masih perketat protokol kesehatan bagi pengurus SIM
Kamis, 26 November 2020 - 19:50 WIB
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) masih memperketat penerapan protoko...
Satgas: Pasien sembuh COVID-19 bertambah 3.842 jadi 433.649 orang
Kamis, 26 November 2020 - 16:45 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga Kamis, (26/11) 2020, pasien sembuh dari...
KPU Sumsel minta antisipasi temuan simulasi pilkada
Kamis, 26 November 2020 - 15:15 WIB
Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan meminta tujuh kabupaten mengevaluasi serta mengantisipasi tem...
Satgas Nusantara Polri gelar bakti sosial dan kesehatan di Bantul
Kamis, 26 November 2020 - 15:05 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Nusantara yang dibentuk Kepolisian Republik Indonesia, bersama Kepolisian Daer...
BPJS Kesehatan paparkan penanganan COVID-19 di forum internasional
Kamis, 26 November 2020 - 14:50 WIB
BPJS Kesehatan memaparkan aksi gotong royong Indonesia tangani COVID-19 di forum internasional Techn...
PT Timah santuni anak yatim dan lansia di Bangka Barat
Kamis, 26 November 2020 - 14:05 WIB
BUMN PT Timah Tbk menyalurkan santunan kepada anak yatim dan warga lanjut usia (lansia) di Desa Belo...
Bebenah rumah cegah demam berdarah
Kamis, 26 November 2020 - 13:35 WIB
Memasuki penghujung Bulan November, suara hujan yang menghempas kaca jendela makin sering terdengar ...
Merokok sembarangan di Aceh bisa di penjara
Kamis, 26 November 2020 - 13:25 WIB
Merokok sembarangan di Aceh bisa dihukum penjara tiga hari atau denda paling banyak Rp500 ribu, dima...
Jelang libur panjang, DAMRI siapkan ribuan armada `Bus Sehat`
Kamis, 26 November 2020 - 12:05 WIB
Penyelenggara jasa angkutan penumpang dan barang dengan bus, DAMRI, telah mempersiapkan angkutan unt...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV