Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Elshinta
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sumber foto: Faizol Yuhri/elshinta.com.

Elshinta.com - Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tanah air dibubarkan paksa anggota FPI Karawang, Sabtu (21/11). Sempat terjadi ketegangan antar dua kelompok massa.

Awalnya massa dari AKAM berdemonstrasi di depan Pemda Karawang. Mereka menolak Rizieq Shihab di tanah air lantaran Rizieq telah melanggar protokol kesehatan dan diduga menghina institusi TNI dan Polri.

Namun, tidak lama, massa dari FPI mendatangi lokasi demonstrasi. Massa FPI membubarkan demonstras. Akhirnya massa AKAM membubarkan diri. Meski sudah meninggalkan area demonstrasi, massa FPI merasa tidak puas dan terus mengejar massa AKAM. Bahkan motor salah satu massa aliansi sempat ditahan massa FPI. Beruntung, aksi anarkis berhasil dicegah pengurus DPW FPI.

Pengurus DPW FPI Karawang Abu Fatih menuturkan, demo yang dilakukan AKAM tidak berizin dan melanggar protokol kesehatan. FPI juga berpesan agar kelompok manapun menjaga kondusivitas. 

"Kita di sini spontan dan habis ini pun kita balik. Justru tadi kalau kami tidak menahan akan lebih parah," kata Abu Fatih seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Faizol Yuhri, Sabtu (21/11).

Sementara itu, Panglima AKAM Karawang Roni Karembong saat dihubungi via telepon menuturkan, massa FPI menghadang saat massa AKAM orasi. AKAM mengklaim FPI merusak mobil komando dan motor salah satu pendemo.

"Kita dihadang saat pelaksanaan. Mobil mako dan motor rusak. Alhamdulillah kalau orang selamat," katanya.

Ketika ditanya soal tindak lanjut dari pembubaran demonstrasi, Roni menjawab singkat, "Kita mah karena kita niatnya baik-baik, belum terpikirkan ke sana (membuat laporan ke polisi). Nanti saya hubungi lagi," tutupnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selain rapid Polda Metro bagikan sembako dan vitamin ke warga Tebet
Senin, 23 November 2020 - 21:36 WIB
Kegiatan rapid test yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ...
Dua warga meninggal diduga <i>tenggak</i> miras oplosan
Senin, 23 November 2020 - 21:25 WIB
Dua warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setel...
Kendaraan di Jalan DI Panjaitan tersendat akibat ada genangan
Minggu, 22 November 2020 - 17:35 WIB
Kendaraan yang melintas di Ruas Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, tersendat akibat seba...
Polisi Jayawijaya dalami penemuan jenazah tanpa identitas
Minggu, 22 November 2020 - 17:24 WIB
Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua, masih mendalami penemuan jenazah laki-laki tanpa ...
 Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bantu warga temajuk panen buah dan sayur
Minggu, 22 November 2020 - 15:11 WIB
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas membantu warga melak...
Jasad pencari ikan tenggelam di Sungai Barito Kalteng ditemukan
Sabtu, 21 November 2020 - 18:42 WIB
Jasad pencari ikan, Mirhansyah (57)  yang tenggelam di Sungai Barito, Kalimantan Tengah, ditemuka...
Ricuh, FPI bubarkan demo tolak Rizieq Shihab di Karawang
Sabtu, 21 November 2020 - 16:46 WIB
Massa Aliansi Kerakyatan Anti Makar (AKAM) Karawang yang berdemonstrasi menolak Rizieq Shihab di tan...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga petang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Sabtu, 21 November 2020 - 12:24 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
 Tuntut keadilan, 13 nelayan Patimban aksi jalan kaki ke Jakarta
Kamis, 19 November 2020 - 18:40 WIB
Sebanyak 13 orang nelayan Désa Patimban, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat melakukan aksi jalan kaki...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV