Berencana miliki kartu kredit? Ketahui 6 hal ini yang wajib diperhatikan
Elshinta
Selasa, 17 November 2020 - 14:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Berencana miliki kartu kredit? Ketahui 6 hal ini yang wajib diperhatikan
Sumber foto: https://bit.ly/2UvKgYp/elshinta.com.

Elshinta.com - Kartu kredit seolah sudah menjadi benda yang umum dimiliki, terutama bagi mereka yang telah mandiri secara finansial. Sebagai pengembangan teknologi di bidang keuangan, kartu kredit memberikan kemudahan dalam membantu pemenuhan berbagai kebutuhan hidup, seperti untuk berbelanja, melakukan perjalanan, maupun kebutuhan lainnya.

Selain memberikan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan yang belum bisa dilakukan dengan melakukan pembayaran tunai, kartu kredit juga memiliki berbagai benefit yang membuat penggunaannya semakin digemari masyarakat. Jika cermat dalam memahami penawaran yang diberikan provider kartu kredit, keuntungan tersebut tentunya bisa dimanfaatkan untuk meminimalisir pengeluaran.

Apabila berniat untuk memiliki kartu kredit pertama, tentu ada hal-hal yang wajib diperhatikan terlebih dahulu. Pastinya, tujuan memahami poin-poin tersebut yaitu agar nantinya tidak ada kendala dalam melunasi transaksi yang telah dilakukan, dan berikut adalah beberapa informasinya.

  1. Perhatikan Beban Bunga

Pada umumnya, pengguna kartu kredit diberikan dua pilihan untuk membayar tagihannya, yaitu melakukan pembayaran secara penuh atau dengan cara mencicilnya. Jika memilih untuk melakukan pelunasan dengan cicilan, maka pembayaran angsuran tersebut akan dikenakan bunga.

Jelasnya, masing-masing penyedia kartu kredit memiliki ketentuan tersendiri untuk besaran bunga yang dibebankan tersebut. Jadi, jika berencana dari awal untuk melakukan upaya pelunasan dengan metode angsuran, memilih provider dengan penawaran berupa beban bunga yang rendah merupakan keputusan yang tepat.

Memilih penyedia kartu kredit dengan bunga rendah tidak hanya bertujuan agar nominal cicilan tidak terlalu tinggi, namun juga supaya penggunanya tidak merasa keberatan untuk membayar angsurannya. Dengan demikian, risiko tagihan tak bisa terbayar pun bisa semakin diminimalisir.

  1. Tentukan Batas Penggunaan Kartu Kredit

Walaupun dengan menggunakan kartu kredit beberapa kebutuhan bisa terpenuhi, kartu ajaib tersebut tidak memiliki peran sebagai sumber pemasukan tambahan. Peran kartu kredit hanya memberikan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan tanpa pembayaran tunai. Pastinya, dalam waktu tertentu, dana untuk pembayaran kebutuhan tersebut harus sudah dikembalikan secara utuh maupun dengan angsuran.

Singkatnya, karena menggunakan layanan kartu kredit berarti hampir sama dengan berutang, tentunya penggunaan kartu pembayaran tersebut harus ada batasannya. Pasalnya, mengajukan pinjaman biasa dan menggunakan kartu kredit untuk berutang tentu sangat berbeda, dimana penggunaan kartu pembayaran tersebut seringkali tidak terasa.  Tahu-tahu, tagihan pun sudah menggunung.

Walaupun provider kartu kredit memberlakukan limit tertentu untuk penggunanya, idealnya, batasan pengeluaran untuk pemakaian kartu pembayaran tersebut yaitu tidak melebihi 30% dari total pengasilan yang diterima. Jadi, setelah mengetahui porsi untuk penggunaannya, usahakan untuk selalu mengontrol pembelian dengan menggunakan kartu kredit agar nominal tagihan tidak melebihi batasnya.

  1. Jika Ada Tanggungan Lain

Beberapa orang mungkin memiliki tanggungan lain di luar kebutuhan wajib, seperti utang pada bank atau koperasi. Bahkan, sebagian juga ada yang memiliki tanggungan lebih dari satu, entah karena memang sedang butuh banyak dana atau karena kesalahan dalam mengelola keuangan.

Ketika memiliki tanggungan lain namun ingin menggunakan layanan kartu kredit, batasan pemakaiannya pun bisa kurang dari 30% pemasukan atau limit yang ditentukan pihak bank. Agar pembayaran dengan kartu kredit tidak melebihi batas kemampuan finansial, buat perhitungan seakurat mungkin tentang daftar pengeluaran rutin, untuk menentukan besaran jatah untuk penggunaan kartu kredit.

Tujuan dari upaya tersebut yaitu untuk mencegah pengeluaran dengan kartu kredit melebihi batas kemampuan finansial. Di samping itu, untuk mengontrol penggunaannya, pastikan untuk selalu mengecek riwayat pengeluaran yang telah dilakukan, guna mengetahui berapakah dana yang sudah dikeluarkan beserta sisa limit-nya.

Jika ternyata pemakaiannya melebihi jatah yang sudah ditentukan sendiri, kedepannya tentu harus ada upaya evaluasi pengelolaan keuangan, agar kartu kredit bisa dimanfaatkan secara lebih bijak.

  1. Pilih Penawaran yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan

Berbagai penawaran menarik yang diberikan provider kartu kredit tentu memudahkan penggunanya untuk mendapatkan keuntungan lebih dan pengalaman kredit terbaik.

Sebagai contoh, bagi orang-orang yang sering melakukan perjalanan, memanfaatkan kartu kredit yang memberikan berbagai benefit di bidang travel tentu lebih menguntungkan, seperti yang memberikan fitur  frequent flyer miles. Dengan fitur tersebut, air miles yang terkumpul dari transaksi yang telah dilakukan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan menarik, seperti gratis akses airport lounge, tiket pesawat gratis, atau meningkatkan kelas kursi.

Beberapa kartu kredit dari bank ternama seperti kartu kredit Bank Mega, BCA, Standard Chartered, dan Mandiri, dll sudah cukup umum memiliki fitur-fitur tersebut di zaman sekarang,.

Teruntuk yang memiliki kebiasaan berbelanja, pilih provider kartu kredit yang menawarkan pemberian imbalan untuk transaksi yang telah dilakukan. Salah satu contohnya yaitu adanya point reward, dimana poin tersebut nantinya bisa ditukarkan dengan voucher belanja, cashback, maupun hadiah menarik lainnya. Jadi, selain mempermudah kegiatan belanja, keuntungan tambahan pun bisa didapatkan dengan menukar poin tersebut.

  1. Pahami Prosedur Pendaftaran Kartu Kredit

Setelah menjatuhkan pilihan kartu kredit, berikutnya yaitu pelajari mengenai persyaratan dan prosedur pendaftarannya. Meski bisa langsung mendaftar ke bank dimana kartu kredit diterbitkan, tentu akan lebih efektif untuk mencari informasi terlebih dahulu mengenai dua hal tersebut.

Adapun informasi mengenai syarat dan prosedur tersebut bisa dicari di laman resmi bank penerbit kartu kredit yang diinginkan. Di samping itu, jika ada hal yang kurang dipahami, manfaatkan saja layanan nasabah untuk mendapatkan penjelasan tambahan atau panduan.

6. Bertanggung Jawab untuk Bayar Tagihan

Ketika memutuskan untuk menggunakan kartu kredit sebagai penunjang pemenuhan kebutuhan, maka orang tersebut memiliki kewajiban untuk membayar tagihannya. Sayangnya, terkadang kemunculan masalah di bidang finansial bisa menyebabkan pembayaran cicilan mengalami kendala.

Sebagai langkah preventif agar kasus yang demikian tidak terjadi, sebisa mungkin tabungan untuk membayar cicilan tidak dipergunakan untuk keperluan yang lain. Sebabnya, pembayaran angsuran sifatnya sangat penting, dimana jika terjadi kendala dalam pembayarannya, ada konsekuensi yang harus ditanggung seperti beban biaya keterlambatan.

Salah satu akar masalah yang menyebabkan pembayaran tagihan mengalami kendala yakni menggunakan kartu kredit untuk pembelanjaan tak terencana. Jadi, daripada harus pusing memikirkan bagaimana melunasi tagihan gara-gara hal tersebut, lebih baik untuk berhati-hati dalam berbelanja, bukan? Memiliki kebiasaan untuk berpikir sebelum membeli produk tentu bisa menyelamatkan diri dari jeratan utang.

Utamakan Persiapan Agar Kredit Bebas Kendala

Persiapan selalu dilakukan agar hal yang akan dijalani bisa berjalan dengan lancar. Begitu pula dengan rencana untuk memiliki kartu kredit. Agar nantinya pemakaian kartu tersebut bisa maksimal dan tidak menjadi faktor timbulnya masalah pada finansial, pastikan untuk mempertimbangkan berbagai aspek penting terlebih dahulu, serta kesiapan diri untuk menggunakan kartu transaksi tersebut dengan penuh tanggung jawab.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wapres: Peluang produk halal masih ada, meski ekonomi tumbuh negatif
Kamis, 26 November 2020 - 16:15 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai peluang untuk meningkatkan produksi produk halal masih ada, khu...
Apindo: Hal terpenting dari UU Cipta Kerja adalah implementasi
Kamis, 26 November 2020 - 15:45 WIB
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyampaikan bahwa yan...
Ganjar minta pipa gas Cirebon-Semarang segera direalisasikan
Kamis, 26 November 2020 - 15:30 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo meminta agar proyek pembangunan pipa transmisi gas ruas Cirebon-Semarang dap...
Di forum WEF Erick jamin kenyamanan investasi di Tanah Air
Kamis, 26 November 2020 - 12:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ada tiga program yang menjadi prioritas pemerintah dalam menang...
Rupiah menguat seiring bertambahnya jumlah pengangguran di AS
Kamis, 26 November 2020 - 10:30 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat ...
Banyumas segera sosialisasikan kenaikan UMK 2021
Kamis, 26 November 2020 - 09:55 WIB
Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tenga...
KPU Sukoharjo mulai sortir dan lipat surat suara Pilkada
Rabu, 25 November 2020 - 23:46 WIB
KPU Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai melakukan sortir dan lipat surat suara Pilkada 2020. Seba...
PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Kualanamu tanam 30.000 bibit mangrove di Percut Sei Tuan
Rabu, 25 November 2020 - 23:11 WIB
Mangrove atau hutan bakau mempunyai banyak manfaat bagi manusia maupun kehidupan alam disekitaranya,...
Kemenkeu: Penyaluran kredit bank syariah dari dana PEN sangat agresif
Rabu, 25 November 2020 - 20:30 WIB
Kementerian Keuangan menilai penyaluran kredit dana pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasion...
Lima usaha kuliner di Palangka Raya kena denda karena langgar protokol
Rabu, 25 November 2020 - 20:15 WIB
Sebanyak lima pengusaha kuliner di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah terkena sanksi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV