Dokter: Penyandang diabetes boleh konsumsi obat demam jangka pendek
Elshinta
Senin, 16 November 2020 - 13:11 WIB |
Dokter: Penyandang diabetes boleh konsumsi obat demam jangka pendek
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Penyandang diabetes yang mengalami demam boleh menggunakan obat penurun panas, semisal ibuprofen atau parasetamol, namun hanya untuk pengobatan sementara atau dikonsumsi dalam jangka pendek.

"Secara umum dan jangka pendek obat panas seperti ibuprofen dan parasetamol aman untuk DM (diabetes melitus), tidak berpengaruh pada kadar gula darah," ujar Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. DR dr. Ketut Suastika dalam dalam virtual media gathering bertema "Pantang Menyerah, Siaga Gula Darah", Senin (16/11) mengutip Antara.

Namun, penggunaan obat jenis steroid yakni dengan efek anti-inflamasi yang kuat bisa meningkatkan kadar gula darah sehingga perlu diwaspadai dan perlu berkonsultasi ke dokter.

Laman WebMD mencatat, sejumlah obat bebas untuk mengatasi gejala demam bisa mempengaruhi kadar gula darah, antara lain ibuprofen yang bisa meningkatkan efek hipoglikemik insulin, dekongestan seperti phenylephrine dan pseudoephedrine serta aspirin dalam dosis besar.

Di sisi lain, ada waktu konsumsi obat parasetamol yang dianjurkan bagi mereka yang meminum obat lixisenatide (khusus untuk penyandang diabetes tipe-2).(Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Masker wajah diprediksi masih jadi tren di 2021
Rabu, 25 November 2020 - 10:35 WIB
Pandemi COVID-19 membuat masker wajah menjadi salah satu produk yang disulap menjadi fashion item ba...
Erick: Segera ada keputusan zona merah jadi prioritas vaksin COVID-19
Selasa, 24 November 2020 - 21:44 WIB
Menteri BUMN yang juga Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan E...
Pemkot Bandung terima 200.000 masker dari Pemprov Jabar
Selasa, 24 November 2020 - 16:25 WIB
PemerintahKota (Pemkot) Bandung menerima 200.000 masker kain senilai Rp956 juta dari Pemerintah Prov...
Puluhan warga Kelurahan Petamburan ikuti tes cepat COVID-19
Senin, 23 November 2020 - 19:11 WIB
Sebanyak 60 warga Kelurahan Petamburan Jakarta Pusat mengikuti tes cepat COVID-19 di SDN Petamburan ...
RSUD Sekayu siap jadi rujukan operasi jantung di Sumsel
Senin, 23 November 2020 - 13:00 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin siap menjadi rujukan bagi pasien yan...
 Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 642 laksanakan pelayanan kesehatan gratis di Desa Entikong
Minggu, 22 November 2020 - 17:44 WIB
Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Pos Kotis Entikong melaksanakan pelayanan ...
Lebih dua ribu pasien COVID-19 jalani rawat inap di RSD Wisma Atlet
Minggu, 22 November 2020 - 13:55 WIB
Sebanyak 2.094 pasien Coronavirus disease 2019 (COVID-19) kini menjalani rawat inap di gedung 6 dan ...
Yuk jaga kemampuan otak dengan 5 olahraga otak ini, mudah diterapkan
Minggu, 22 November 2020 - 12:35 WIB
Olahraga dibutuhkan tidak hanya untuk kesehatan tubuh, tetapi juga buat otak. Banyak orang beranggap...
Pemkot Bandung jalankan kebijakan refocusing di masa Pandemi Covid-19
Sabtu, 21 November 2020 - 13:37 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Jawa Barat Ema Sumarna mengatakan bawah pandemi Covid-19 mer...
Pemkot  Bandung terima kajian penanganan Covid-19 dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes
Sabtu, 21 November 2020 - 12:11 WIB
Pemkot  Bandung menerima kajian penanganan Covid-19 dari mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung, Faja...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV