Dua rampok spesialis bongkar toko ditangkap petugas
Elshinta
Rabu, 04 November 2020 - 12:48 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Dua rampok spesialis bongkar toko ditangkap petugas
Sumber foto: Titik Mulyana/elshinta.com.

Elshinta.com - Dengan alasan menghidupi keluarga, dua rampok spesialis bongkar toko ditangkap Satreskrim Polresta Bandung, Jawa Barat. Dua pelaku berinisial MR dan A alias Jias merupakan dua residivis yang baru saja keluar dari penjara dengan kasus yang sama. Kedua tersangka berhasil ditangkap di Bandung di tempat yang berbeda, setelah sebelumnya sempat melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, dua pelaku merupakan residivis, dengan kasus yang sama. Yang satu baru saja melakukan pencurian, yang satunya lagi sudah dua kali melakukan pencurian. 

“Kedua tersangka Mr dan A alias Jias ini adalah komplotan spesialis perampokan toko. Dalam melakukan aksinya yaitu, merampok sebuah toko sembako atau toko baju, yang berlokasi di ruko pasar Sayati Indah di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung," kata Hendra, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Titik Mulyana, Rabu (4/11). 

Kapolresta menjelaskan, kedua pelaku mengincar dan mendatangi toko dengan menggunakan mobil hasil rental dengan nomor polisi D 1768 YBJ. Kemudian sesampainya di lokasi yang memang sudah menjadi target, kedua pelaku dengan menggunakan obeng membongkar rolling door kemudian kedua tersangka ini mengambil barang-barang sembako, berupa makanan ringan kopi, pop ice, gas elpiji, selain sembako ada juga pakaian atau baju.

“Kedua tersangka masuk ke dalam toko dan membawa 1 karung besar yang berisikan baju serta celana berbagai merk dengan cara merusak rolling door toko menggunakan obeng. korban mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta dan tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara," katanya. 

Saat ini satuan reserse kriminal Polresta Bandung masih terus melakukan pengembangan kasus pencurian toko baju apakah masih ada tersangka lain. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
27 Januari 2008: Meninggalnya Presiden Soeharto, akibat gagal organ multifungsi
Rabu, 27 Januari 2021 - 06:00 WIB
Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto lahir 8 Juni 1921 di Kemusuk, Yogyakarta, meninggal 27 Janu...
26 Januari 1949: lahirnya Indonesian Airways lalu berubah jadi GIA
Selasa, 26 Januari 2021 - 06:00 WIB
Berawal dari KLM Interinsulair Bedrijf maskapai penerbangan Belanda yang diserahkan kepada pemerinta...
25 Januari 2006: Meninggalnya Wapres ke-lima Soedharmono
Senin, 25 Januari 2021 - 06:00 WIB
Letnan Jenderal TNI H. Soedharmono, S.H. lahir di Cerme, Gresik, Jawa Timur, Indonesia, 12 Maret 192...
24 Januari 1905: Gugurnya Sultan Muhammad Seman dari Banjar
Minggu, 24 Januari 2021 - 06:00 WIB
Putra dari Pangeran Antasari itu disebut juga Pagustian atau Kesultanan Banjar Baru. Ia merupakan pe...
23 Januari 1950: Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil, tuntut RIS akui negara Pasundan  
Sabtu, 23 Januari 2021 - 06:00 WIB
Sekelompok Angkatan Perang Ratu Adil  (APRA) dipimpin oleh Kapten Westerling masuk kota Bandung. Me...
22 Januari 2019: Banjir di Sulawesi Selatan 10 tahun terparah waktu itu  
Jumat, 22 Januari 2021 - 06:00 WIB
Sebanyak 59 orang dilaporkan meninggal, 25 orang hilang, 47 orang luka-luka, 6.596 orang terdampak, ...
21 Januari 1942: Jepang menembak jatuh pesawat Catalina-Belanda
Kamis, 21 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pada 21 Januari 1942 Jepang menembak jatuh pesawat Catalina-Belanda. Jepang membutuhkan minyak untuk...
20 Januari 1978: Soeharto membreidel 7 media massa
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:00 WIB
Pada 20 Januari 1978 tujuh surat kabar harian Jakarta, yaitu Kompas, Merdeka, Sinar Harapan, Pelita,...
19 Januari 2011: Gayus Tambunan divonis, total hukuman 30 tahun namun beberapa kali jalan-jalan sampai ke luar negeri
Selasa, 19 Januari 2021 - 06:00 WIB
Gayus Tambunan divonis penjara total 30 tahun karena kasus suap, pencucian uang hingga  penggelapa...
18 Januari 1999: SH Mintardja meninggal, tetapi komiknya belum tamat
Senin, 18 Januari 2021 - 06:00 WIB
SH Mintardja penulis komik silat Nusantara yang sangat produktif. Hingga tutup usia, salah satu kary...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV