Tiongkok blokir WHO dalam investigasi asal-usul Covid-19  
Elshinta
Selasa, 03 November 2020 - 11:40 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Tiongkok blokir WHO dalam investigasi asal-usul Covid-19  
Sumber foto: https://bit.ly/326RXsc/elshinta.com.

Elshinta.com - New York Times melaporkan, Tiongkok telah memblokir upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menyelidiki asal-usul virus corona baru.

Melansir Yahoo Finance, virus corona pertama kali dilaporkan berasal dari pasar hewan di Wuhan, Tiongkok. Namun banyak pengamat telah mempertanyakan kisah asal-usul virus ini. Di antara masalah lainnya, hewan induk — spesies kelelawar — tidak dijual di pasar hewan tertentu, dan kota Wuhan adalah rumah bagi laboratorium virologi tempat mempelajari virus corona.

Menurut dokumen internal dan wawancara oleh New York Times, meski penyelidikan tentang asal-usul virus corona dapat membantu mencegah pandemi di masa depan, Tiongkok tidak mengizinkan WHO untuk melakukan penyelidikan independen atas masalah tersebut.

Dokumen menunjukkan bahwa penelitian terhadap pasien pertama virus corona dan wabah di pasar hewan akan ditangani oleh para ilmuwan Tiongkok, bersama personel WHO yang diatur untuk "menambah, bukan menduplikasi" penelitian itu. Para pejabat WHO juga mengeluh secara pribadi bahwa Tiongkok belum memberi mereka akses penuh ke materi yang relevan dengan penyelidikan, meski secara terbuka memuji tanggapan Tiongkok terhadap pandemi. 

“Hal itu benar-benar ditutupi,” jelas Lawrence O. Gostin, seorang profesor hukum kesehatan global di Universitas Georgetown, mengatakan kepada New York Times mengenai penyelidikan badan tersebut seperti dikutip dari Kontan. “Tapi jawabannya adalah, itulah yang terbaik yang bisa mereka negosiasikan dengan Xi Jinping.”

Pemerintahan Trump sangat marah atas kegagalan Tiongkok dalam mencegah penyebaran virus corona. Bahkan Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menghentikan pendanaan AS ke WHO, dan menyalahkan organisasi tersebut karena memuji tanggapan Tiongkok terkait penanganan corona. 

Virus corona telah menewaskan sedikitnya 1,2 juta orang di seluruh dunia dan membuat lebih dari 46 juta orang jatuh sakit, dengan jumlah sebenarnya yang sakit dan meninggal kemungkinan lebih tinggi karena tidak dilaporkan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Seorang petugas kebersihan terima vaksin COVID-19 pertama di India
Sabtu, 16 Januari 2021 - 19:56 WIB
 Seorang petugas kebersihan, Manish Kumar, jadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin COVID-1...
Palestina akan kembali gelar pemilu setelah absen selama 15 tahun
Sabtu, 16 Januari 2021 - 16:56 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Jumat (15/1) mengumumkan pemerintah akan menggelar pemilihan p...
Takut ditinggalkan pengguna, WhatsApp tunda rencana kebijakan privasi
Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:17 WIB
Lantaran takut ditinggalkan para penggunanya, WhatsApp menunda rencana kebijakan privasi yang akan r...
Harga minyak tergelincir akibat penguncian di China
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:30 WIB
Harga minyak tergelincir lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan...
Harga emas jatuh 21,5 dolar tertekan penguatan `greenback`
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:15 WIB
Harga emas turun tajam lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mencata...
Kurs dolar AS menguat di tengah kekhawatiran penyebaran COVID-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 08:00 WIB
Nilai tukar dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat ...
Turki suntik vaksin COVID-19 Sinovac ke 285.000 petugas kesehatan
Jumat, 15 Januari 2021 - 13:36 WIB
Turki pada Kamis (14/1) mulai memberikan suntikan vaksin  COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinovac ...
Saham Hong Kong dibuka melemah, indeks HSI terpangkas 0,36 persen
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:11 WIB
Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Jumat pagi, setelah meningkat sehari sebelumnya, deng...
WhatsApp dituntut soal privasi data di India
Jumat, 15 Januari 2021 - 09:01 WIB
Platform perpesanan milik Facebook, WhatsApp, menghadapi tantangan hukum dengan diajukannya sebuah p...
Twitter cabut pembatasan sementara akun vaksin COVID Rusia
Jumat, 15 Januari 2021 - 07:45 WIB
Platform media sosial Twitter mencabut pembatasan sementara yang diberlakukan terhadap akun resmi ya...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV