Pupuk Indonesia telah salurkan 6,9 juta ton pupuk bersubsidi
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 10:15 WIB |
Pupuk Indonesia telah salurkan 6,9 juta ton pupuk bersubsidi
Dokumentasi. Petugas memeriksa pupuk subsidi yang baru tiba di gudang lini III PT Pupuk Kujang, Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/pras.

Elshinta.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan sebanyak 6.902.343 ton pupuk bersubsidi kepada petani sampai dengan 21 Oktober 2020 terdiri dari 3.069.615 ton urea, 478.965 ton SP-36, 643.806 ton ZA, 2.249.877 ton NPK, dan 460.080 ton Organik.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis mengatakan angka itu setara 78 persen dari alokasi nasional tahun 2020 yang sebesar 8.900.467 ton, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian No 27 Tahun 2020.

"Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan proses distribusi pupuk bersubsidi kepada petani agar tetap berjalan lancar dan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian," katanya.

Pupuk Indonesia mencatat, stok pupuk subsidi yang tersedia saat ini sebanyak 1,4 juta ton, terdiri dari Urea, NPK, ZA, SP-36 dan Organik.

Selain itu, perseroan pun selalu menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi. Tercatat, stok pupuk non subsidi saat ini tersedia sekitar 870 ribu ton.

"Stok itu tersedia mulai dari lini I hingga lini III dan kios-kios pupuk resmi. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan, sehingga produktivitas sektor pertanian pun dapat terjaga," tutur Wijaya.

Wijaya menilai, penerapan sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang diatur oleh Kementerian Pertanian dapat meminimalisir penyelewengan sehingga penyaluran pupuk bersubsidi semakin tepat sasaran.

Terlebih melalui sistem ini juga diyakini bisa mencegah terjadinya duplikasi data penerima subsidi.

"Dengan begitu, tugas penyaluran dan pengawasan Pupuk Indonesia dapat lebih optimal, dan yang terpenting subsidi bisa lebih tepat sasaran," ungkapnya.

PT Pupuk Indonesia berkomitmen selalu menjaga kelancaran penyaluran sampai ke tangan petani sesuai dengan prinsip 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu.

"Penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan Perseroan secara tertutup sesuai alokasi dan hanya kepada para petani yang terdaftar dalam Kelompok Tani dan teregistrasi dalam sistem e-RDKK yang dikelola Kementerian Pertanian," kata Wijaya.

Dalam pelaksanaan penyaluran, Pupuk Indonesia didukung oleh lima anak usahanya yang merupakan produsen pupuk nasional yakni PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Kaltim. Selain itu, didukung juga oleh 1.226 mitra distributor dan 33.804 kios pupuk.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemnaker: Pola kerja bisa lebih fleksibel usai pandemi
Selasa, 24 November 2020 - 18:05 WIB
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Bambang Satrio Lelo...
Guru Danau Kalsel: Ulama jangan ceramah yang pecah belah umat dan persatuan
Selasa, 24 November 2020 - 17:35 WIB
Ulama kharismatik Kalimantan Selatan KH Asmuni atau akrab disapa Guru Danau mengimbau para ulama aga...
Bupati Sleman mengukuhkan satu lagi Kampung Tangguh Nusantara
Selasa, 24 November 2020 - 17:00 WIB
Bupati Sleman Sri Purnomo pada Selasa mengukuhkan satu lagi Kampung Tangguh Nusantara, yang dibentu...
Pemkab Kulon Progo diharapkan tingkatkan anggaran padat karya
Selasa, 24 November 2020 - 16:46 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tukijan mengharapkan pemerintah kabu...
Pembangunan kembali rumah warga korban kebakaran di Kotabaru Rp30 M
Selasa, 24 November 2020 - 16:35 WIB
Pemerintah mengalokasikan anggaran berkisar Rp25 miliar-Rp30 miliar untuk program penataan kembali r...
Kementerian Ketenagakerjaan paparkan pekerjaan yang paling dibutuhkan usai pandemi
Selasa, 24 November 2020 - 16:00 WIB
Hasil survei Kementerian Ketenagakerjaan mengenai pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kesempatan ke...
Penyedia transportasi wisata di Kudus mulai bangkit di tengah pandemi
Selasa, 24 November 2020 - 13:50 WIB
Pandemi penyakit Virus Corona baru (COVID-19) sangat berdampak terhadap penyedia jasa transportasi y...
Bulog Banyumas pastikan stok beras masih cukup sampai akhir tahun
Selasa, 24 November 2020 - 12:30 WIB
Perum Bulog Cabang Banyumas memastikan stok beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten B...
250 janda lansia di Pulau Belitung terima bantuan sosial
Selasa, 24 November 2020 - 12:20 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan bantuan sosial uang tunai Rp500 ribu  per...
Kemensos angkat karya kelompok disabilitas
Selasa, 24 November 2020 - 11:50 WIB
Peluncuran Creative Disabilities Gallery menjelang Hari Disabilitas Internasional (HDI) menuai apres...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV