Dirjen Kebudayaan Kemendikbud gelar pameran pusaka Pangeran Diponegoro 
Elshinta
Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:21 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud gelar pameran pusaka Pangeran Diponegoro 
Sumber foto: Fajar Muktian/elshinta.com.

Elshinta.com - Masih dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Nasional 2020, Direktorat Jenderal Kebudayaan melalui Museum Nasional menggelar Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro “Pamor Sang Pangeran”. Pameran ini menyajikan sosok Pangeran Diponegoro dalam bentuk kekinian yang disuguhkan melalui storytelling dengan media video mapping. 

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid mengatakan, bahwa pameran ini merupakan pertama kalinya keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman diperlihatkan kepada publik. 

"Pameran ini juga menjadi ajang untuk pertama kalinya keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman tampil di depan publik" ucap Hilmar. 

Pusaka-pusaka Pangeran Diponegoro yang dipamerkan ini menemani pangeran dengan setia saat Perang Jawa berlangsung dan memiliki kedekatan secara spiritual dengan sang pangeran. Empat pusaka sang pangeran dibawa Belanda sebagai rampasan perang, sedangkan Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman adalah keris pemberian Diponegoro kepada Kolonel Jan Baptist Cleerens, yang di kemudian hari mengkhianati kepercayaan Diponegoro, dan keris dijadikan sebagai bukti kemenangan Belanda.

Lima pusaka Pangeran Diponegoro akhirnya kembali ke tanah air dalam tiga kurun waktu: 1977, 2015 dan 2020. Pameran ini adalah gambaran eksplisit semangat juang Pangeran Diponegoro melawan penjajahan Belanda. Pada masa pandemi seperti sekarang, pameran ini diharapkan menjadi alternatif hiburan yang edukatif bagi masyarakat Indonesia. 

Ia menjelaskan, bahwa kehidupan dan perjuangan Pangeran Diponegoro dapat menjadi inspirasi dalam membentuk karakter bangsa serta semangat juang dalam menghadapi pandemi. 

"Kehidupan dan perjuangan Pangeran Diponegoro juga dapat menjadi inspirasi dalam pembentukan karakter bangsa serta semangat berjuang dalam menghadapi pandemi covid-19," jelas Hilmar seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Fajar Muktian, Kamis (29/10). 

Pandemi dan pameran ini memberi kesempatan bagi kita untuk mengalami sebuah revolusi mental tentang bagaimana cara hidup berkesinambungan/berharmoni dengan alam di bumi ini serta bagaimana membaca alam dan zaman yang berubah seiring waktu. 

Selain itu juga sebagai sebuah renungan untuk meresapi “the wisdom of a simple man” seperti Sang Pangeran sendiri. Pameran ini didukung oleh Sekretariat Presiden, Perpustakaan Nasional RI, Indonesian Heritage Society, Rijksmuseum, Perpustakan Universitas Leiden dan para pelukis “Babad Diponegoro”. 

Dalam hal ini, Pameran Pusaka Pangeran Diponegoro menjadi pameran temporer “percontohan” dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi para pengunjung, sebagai bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung dan pekerja museum. Pameran dapat dikunjungi mulai tanggal 31 Oktober sampai dengan 26 November 2020. untuk dapat melihat langsung pameran ini pengunjung diharuskan mendaftar terlebih dahulu melalui tautan pkn.id.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketum PP Muhammadiyah serahkan wacana pembubaran FPI kepada negara
Senin, 23 November 2020 - 21:11 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyerahkan munculnya wacana pembubaran or...
Polisi sita ratusan liter miras jelang Pilkada Surakarta
Senin, 23 November 2020 - 16:30 WIB
Polres Kota Surakarta berhasil menyita ratusan liter minuman keras (miras) yang memabukkan jenis ciu...
Pemilihan ketua umum MUI yang baru dengan sistem formatur
Senin, 23 November 2020 - 16:20 WIB
Anggota Dewan Pengarah Musyawarah Nasional X Majelis Ulama Indonesia K.H. Marsudi Syuhud mengatakan ...
Bansos Jabar tahap III terdistribusi 100 Persen
Senin, 23 November 2020 - 13:55 WIB
Pendistribusian bantuan sosial (bansos) tahap III Provinsi Jawa Barat (Jabar) tuntas 100 persen yakn...
Pangdam Jaya pastikan Reuni 212 batal digelar
Senin, 23 November 2020 - 13:50 WIB
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memastikan agenda Reuni 212 pada Rabu (2/12) batal digela...
Apresiasi bagi `Pahlawan Pangan` saat krisis kesehatan global
Senin, 23 November 2020 - 13:25 WIB
Presiden Joko Widodo ketika membuka Jakarta Food Security Summit (JFSS) Ke-5 Tahun 2020 secara virtu...
Pemprov Jatim: UMK lima daerah ring 1 naik Rp100 ribu
Senin, 23 November 2020 - 11:05 WIB
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa nilai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2021 untuk...
Gubernur Sulsel harap NU jadi agen perubahan perilaku pandemi COVID-19
Minggu, 22 November 2020 - 21:55 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah berharap keluarga besar Nahdlatul Ulama di provinsi  t...
PLN bantu listrik gratis 1.200 rumah warga kurang mampu di Kalbar
Minggu, 22 November 2020 - 20:25 WIB
Unit Induk Wilayah PLN Kalbar dalam rangka hari listrik nasional ke-75 memberikan bantuan pemasanga...
 Rumbela Desa Jatilaksana, ubah bambu hitam jadi kerajinan tangan
Minggu, 22 November 2020 - 15:37 WIB
Di tangan masyarakat Desa Jatilaksana, Kecamatan Pangkalan, bambu hitam jadi bernilai ekonomis. Bers...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV