Jubir Wapres dukung mengaji sehabis Maghrib diprogramkan lagi
Elshinta
Selasa, 27 Oktober 2020 - 20:16 WIB |
Jubir Wapres dukung mengaji sehabis Maghrib diprogramkan lagi
Juru Bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi, di Kantor Wapres Jakarta. (Asdep KIP Setwapres)

Elshinta.com - Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi mendukung bila tradisi baik mengaji sehabis Maghrib diprogramkan lagi oleh calon kepala daerah yang bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020.

Ia menilai program tersebut dapat membangkitkan lagi tradisi yang banyak hilang tersebut di masyarakat, khususnya umat Islam.

“Mengaji sehabis maghrib itu kan tradisi lama, zaman sebelum ada televisi, radio, gawai. Kalau dulu orang setelah maghrib mengaji, sekarang nonton TV, main ponsel dan game online, jadi kalau itu mau dihidupkan lagi, saya kira baik sekali, saya sangat mendukung,” ujar Baidlowi dalam pernyataan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa.

Baidlowi mengatakan tradisi shalat Maghrib berjamaah yang dilanjutkan mengaji sampai waktu salat Isya berjamaah bisa membentuk bangsa Indonesia menjadi bangsa yang baik.

“Ajaran agama yang rahmatan lil alamin diajarkan di situ, saat anak-anak mengaji. Bahkan yang lebih senior biasanya setelah Isya masih mengaji kitab yang lebih dalam. Itulah tradisi kita dulu,” kata Baidlowi.

Ia mengatakan, dalam kegiatan kampanye atau pilkada, calon kepala daerah memang selayaknya mengusung program yang juga menyentuh aspek religi.

Menurut Baidlowi, proses demokrasi tidak harus selalu diisi kampanye yang berisi program pembangunan semata seperti ekonomi atau infrastruktur, tapi juga pembangunan manusia yang berakhlak, dengan landasan keagamaan.

“Mengaji tentu saja dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Itu sangat luar biasa, saya sangat mendukung,” katanya.

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, KH Cholil Nafis mengatakan hal senada. “Saya kira itu program yang baik dan patut didukung, mengaji setelah maghrib sampai Isya itu memang budaya dan tradisi yang harus dilestarikan, kalau yang sudah bisa baca ya baca Alquran, kalau belum bisa baca, ya murojaahnya, atau mengulang,” ujar Cholil, Selasa (27/10/2020).

Ia mengatakan, penerapan program itu juga harus disesuaikan kondisi masyarakat di masing-masing daerah. “Tentunya program ini hanya berlaku untuk keluarga muslim. Memang sangat baik kita lestarikan setiap Maghrib itu semua kembali ke rumah, atau bisa juga mengaji di langgar (musala) atau masjid terdekat,” kata Cholil.

Selain itu, kata dia, perlu ada pengaturan juga waktu mengaji dan waktu belajar di sekolah. Selama pandemi Covid-19, kata Cholil, masyarakat mungkin lebih banyak melakukan kegiatan di dalam rumah, namun setelah pandemi bisa saja kegiatan kembali dilakukan di rumah ibadah.

“Nanti mungkin ada perubahan setelah pandemi, kepala daerah juga perlu aktif menghidupkan kembali kegiatan di masjid-masjid dan musala,” ujarnya.

“Termasuk (terhindar) dari peredaran narkoba yang sangat meresahkan,” ujarnya dalam acara diskusi publik ‘Meneropong Arah Baru Sumbawa 2020 Jilid III’ yang digelar Forum Mahasiswa Hukum Samawa Fakultas Hukum Universitas Mataram, Kamis (22/10).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menag ajak peringatan Kenaikan Isa Al Masih perkuat moderasi beragama
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:45 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Nasrani untuk memaknai peringatan Kenaikan Isa Al Ma...
Masjid At-Tin distribusikan zakat dengan protokol kesehatan ketat
Kamis, 13 Mei 2021 - 13:30 WIB
Pengurus Masjid At-Tin, Jakarta Timur, mendistribusikan zakat kepada masyarakat yang berhak menerima...
Ingar bingar meriam karbit di tengah pandemi COVID-19
Rabu, 12 Mei 2021 - 21:40 WIB
Dari tepian Sungai Kapuas, Kota Pontianak, dentuman meriam karbit saling bersahutan, menyongsong kum...
Pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah meniadakan kerumunan
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:24 WIB
Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sukoharjo, Jawa Tengah melarang pengumpulan massa dalam...
 Saudi pastikan penyelenggaraan haji, Kemenag: Kita koordinasikan rencana operasionalnya
Senin, 10 Mei 2021 - 18:11 WIB
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab telah mengumumkan bahwa Pemerintah Arab Saudi a...
Perhatikan hal-hal ini sebelum salat Idul Fitri berjamaah
Minggu, 09 Mei 2021 - 18:24 WIB
Sebelum memutuskan untuk shalat Idul Fitri secara berjamaah, dokter menyarankan untuk memastikan dir...
Pemprov Babel larang masyarakat gelar takbir keliling
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:15 WIB
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melarang masyarakat menggelar takbir keliling ...
Wali Kota Pontianak persilakan warga shalat idul Fitri dengan prokes
Minggu, 09 Mei 2021 - 13:00 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mempersilakan umat Islam di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Ba...
Bupati Jember imbau masyarakat shalat Idul Fitri di rumah
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:45 WIB
Bupati Jember, Jawa Timur, Hendy Siswanto mengimbau masyarakat di daerah itu melaksanakan shalat Id...
Pesantren Kanzul Ulum Padang gudangnya para pencari ilmu
Minggu, 09 Mei 2021 - 12:15 WIB
Waktu menunjukan pukul 03.00 WIB dini hari, dan seakan tanpa dikomando, ratusan santri di Pondok Pes...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV