5 orang terduga perusuh di Jember ditangkap
Elshinta
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
5 orang terduga perusuh di Jember ditangkap
Sumber foto: https://bit.ly/2HAtW5z/elshinta.com.

Elshinta.com - Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menangkap lima orang yang diduga terlibat kerusuhan saat aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja Ombibus Law, di depan gedung parlemen, Kamis (22/10).

Lima orang tersebut semuanya lelaki. Mereka masing-masing berinisial AFM, THS, AS, MRE, dan MAS. Dua orang di antaranya berstatus pelajar, satu orang berstatus mahasiswa, dan dua orang lagi berstatus pegawai swasta. Salah satu pelaku berusia 17 tahun dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Mereka melempar petasan ke petugas, melempar kaca-kaca gedung (DPRD Jember dengan batu), dan mengintimidasi teman-teman media,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Jember Komisaris Windy Syafutra, Minggu (25/10) mengutip beritajatim.

Sementara itu, pelajar SMA yang mengintimidasi wartawan dengan memakai palu diketahui berinisial AFM. Palu tersebut disita sebagai barang bukti bersama 40 buah batu berukuran besar dan kecil, satu buah korek api, tiga buah kelongsong petasan kembang api, satu buah tas, sarung tangan, baju, dan satu botol berisi pasir.

Akibat kerusuhan itu, kaca-kaca jendela gedung DPRD Jember pecah di sejumlah lokasi. Papan nama DPRD Jember rusak karena dipukul dengan palu hingga pecah. Ada beberapa anggota kepolisian yang terluka dan menjalani rawat jalan di rumah sakit.

Polisi masih menyelidiki apakah aksi kerusuhan tersebut terencana atau insidentil. “Kami masih melakukan pengembangan. Kalau dari video dan keterangan saksi-saksi, pelakunya masih ada beberapa. Identitas mereka sudah kami kantongi. Hanya kami masih mencari keberadaan yang bersangkutan. Kalau memang ada penangkapan kembali, kami akan sampaikan,” kata Windy.

Soal aktor intelektual di balik kejadian tersebut, Windy tak mau berspekulasi. “Kami masih menyelidiki, belum dapat kami simpulkan. Ini masih pelaku aksi anarkis saja. Untuk aktor-aktor (intelektual), setelah pengembangan lebih lanjut, karena ada beberapa pelaku yang belum berhasil kami amankan,” kata Windy.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
5 Desember 1957: Amarah Bung Karno dan peristiwa Sinterklas Hitam
Sabtu, 05 Desember 2020 - 06:01 WIB
Pesta Sinterklas pada 5 Desember 1957 yang harusnya meriah menjadi kelabu. Bagaimana tidak, peristiw...
4 Desember 2019, Aklamasi, Airlangga Hartarto pimpin Partai Golkar
Jumat, 04 Desember 2020 - 08:11 WIB
Rabu malam, 4 Desember 2019, Sidang Paripurna VI, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel...
3 Desember 1945: Perjuangan 21 pemuda mempertahankan Gedung Sate 
Kamis, 03 Desember 2020 - 06:01 WIB
3 Desember 1945, terjadi peristiwa memilukan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat. Sebanyak tuju...
2 Desember 2016: Aksi massa tuntut `Ahok` Basuki Tjahaja Purnama diadili 
Rabu, 02 Desember 2020 - 06:16 WIB
2 Desember 2016, massa dari sejumlah daerah mendatangi kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. Mereka m...
 Pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang sakit kembali ke tanah air
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:25 WIB
Seorang Pekerja Migran lndonesia (PMI) asal Dusun Cikuning Rt 03/04 Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan...
1 Desember 2007: Bandara Polonia Medan dilalap si jago merah  
Selasa, 01 Desember 2020 - 07:10 WIB
Terminal keberangkatan domestik Bandar Udara (Bandara) Polonia Medan, Sumatera Utara, dilalap si jag...
Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek Siang Hingga Jelang Petang Ini
Senin, 30 November 2020 - 15:35 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan pada siang hingga jelang petang hari ini.
Tim SAR gabungan lanjutkan pencarian pemuda tenggelam di Sungai Serayu
Senin, 30 November 2020 - 13:35 WIB
Tim SAR Gabungan Pagi Ini Senin (30/11) melanjutkan pencarian hari ke lima terhadap pemuda yang teng...
Buaya sepanjang empat meter masuk ke perangkap BKSDA di Aceh Singkil
Minggu, 29 November 2020 - 17:46 WIB
Buaya sepanjang empat meter masuk ke perangkap yang dipasang oleh Badan Konservasi Sumber Daya Alam ...
Pemkab Langkat gelar razia pekat, 13 wanita terjaring petugas gabungan
Minggu, 29 November 2020 - 14:44 WIB
Sebanyak 13 wanita terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) dari sejumlah tempat karaoke dan waru...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV