Kasus pelecehan saat rapid test di Bandara Soetta, Polda Metro telusuri korban lain 
Elshinta
Rabu, 30 September 2020 - 11:07 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Kasus pelecehan saat rapid test di Bandara Soetta, Polda Metro telusuri korban lain 
Sumber foto: https://bit.ly/2SaAb1N

Elshinta.com - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pemerasan dan pelecehan yang dilakukan tersangka EFY terhadap korban LHI saat melakukan rapid test di Bandara Soekarno Hatta. Polisi menelusuri kemungkinan adanya korban lain.

“Kita mundur ke belakang tiga bulan lalu mengecek (rekaman) CCTV yang ada, memang kami belum menemukan perbuatan EFY di luar dari berdasarkan pengakuan yang bersangkutan baru kali ini,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/9/2020).
 
Kombes Pol Yusri juga menyebut pihaknya bekerjasama dengan Airport Operation Control Center (AOCC) Bandara Soetta dalam pengecekan rekaman CCTV tersebut. Saat itu tersangka juga diketahui tengah bekerja sebagai tenaga medis di pelayanan rapid test Terminal 3 Bandara Soetta sejak Juli 2020.

Kombes Pol Yusri juga menegaskan, saat ini pihaknya tengah membentuk tim pengamanan di Bandara Soetta. Tim tersebut nantinya berjaga agar tidak ada peristiwa yang serupa.

“Tapi saya mengimbau kalau memang ada korban lain silakan melaporkan ke Polres Bandara Soetta untuk khusus masalah ini kami akan tindak lanjuti,” tandasnya, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TGPF Intan Jaya: KKSB dibalik kasus pembunuhan di Intan Jaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:16 WIB
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil ...
RUU Kejaksaan tonggak Restorative Justice di Indonesia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:54 WIB
Aliansi Publik Indonesia (API) kembali menggelar diskusi virtual tentang Rancangan Undang-undang (RU...
Ombudsman temukan dugaan maladministrasi penanganan pascademo
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:12 WIB
Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan dua dugaan maladministrasi dilakukan oleh Polda Metro Ja...
KPK eksekusi eks Kadis PUBMSDA Sidoarjo ke Rutan Perempuan Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Su...
KPK kembali panggil dua pegawai WIKA kasus Jembatan Waterfront City
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) dalam ...
Tersangka kebakaran gedung Kejagung ditetapkan pekan ini
Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:53 WIB
Tim penyidik Bareskrim Polri segera merampungkan penyelidikan kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan...
Satu bulan Cai Changpan kabur, momentum pembenahan lapas
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:20 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah meminta Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk be...
HTS siap sebutkan pihak yang terlibat dalam kasus dugan gratifikasi HK2 di Subang
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Mantan pejabat BKPSDM Kabupaten Subang, Jawa Barat HTS yang kini ditahan KPK siap menjalani sidang t...
Soenarko tidak penuhi panggilan pemeriksaan dengan alasan `medical check up`
Jumat, 16 Oktober 2020 - 13:59 WIB
Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwal...
Polda pulangkan 10 tersangka kericuhan di Ternate
Jumat, 16 Oktober 2020 - 09:46 WIB
 Penyidik Dit Reskrimum Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) memulangkan 10 orang tersang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV