Angin kencang rusak sejumlah rumah dan tumbangkan pohon di Sukabumi
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 20:12 WIB |
Angin kencang rusak sejumlah rumah dan tumbangkan pohon di Sukabumi
Sumber foto: Antara/elshinta.com

Elshinta.com - Sejumlah rumah rusak dan pohon berukuran besar tumbang akibat disapu angin kencang disertai hujan deras yang terjadi di enam titik di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu, sekitar pukul 16.00 WIB.

"Hingga saat ini laporan yang masuk bencana angin kencang terjadi di enam titik yang tersebar di beberapa kecamatan, saat ini petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi masih melakukan pendataan," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi, Rabu (23/9) mengutip Antara. 

Menurutnya, laporan yang masuk bencana angin kencang tersebut menyebabkan sejumlah rumah rusak dan pohon tumbang. Kerusakan rumah tidak hanya disebabkan oleh tiupan angin, tetapi ada juga yang tertimpa batang pohon yang tumbang.

Tidak hanya itu saja, sejumlah kendaraan roda empat yang sedang di parkir rusak karena tertimpa batang pohon yang patah akibat kencangnya hembusan angin disertai hujan deras. Banyaknya pohon yang tumbang tersebut dikarenakan usianya yang sudah tua dan keropos.

Lokasi yang alami bencana adalah Jalan Selakaso, Kecamatan Cibereum. Di daerah ini selain menumbangkan pohon, angin kencang juga merobohkan tiang listrik. Kemudian di Kecamatan Warudoyong, tepatnya di Kelurahan Bentang satu unit rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Selanjutnya, sejumlah kendaraan roda empat yang terparkir di halaman parkir RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi mengalami rusak berat karena tertimpa batang pohon besar. Hingga kini pihaknya masih menunggu laporan dari petugas yang berada di lapangan.(Sik) 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Hujan deras, banjir bandang dan tanah longsor terjang Jember
Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:00 WIB
Banjir bandang dan tanah longsor menerjang Kabupaten Jember, Jawa Timur, karena intensitas hujan yan...
Gempa M 7,5 guncang Alaska, berpotensi tsunami
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:51 WIB
Gempa tektonik mengguncang wilayah Pantai Alaska, Selasa (20/10) pagi, pukul 03.54.41 WIB. Pacific T...
Gempa Magnitudo 5,4 guncang Simeulue NAD 
Senin, 19 Oktober 2020 - 17:46 WIB
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang Simeulue, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pada Senin (19/1...
BMKG: Terdeteksi 34 hotspot di Sumatera Utara
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat pada Senin terdeteksi sebanyak 34 hotsp...
Komisi VIII DPR dorong percepatan relokasi korban abrasi Tempursari Lumajang 
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:45 WIB
Abrasi Laut Hindia yang menghabiskan tempat tinggal 65 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Karang Menjanga...
11 rumah warga di Penajam Paser Utara kebanjiran
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:10 WIB
Sebelas rumah yang dihuni oleh 13 keluarga di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penaj...
Gempa M 5,3 guncang Mukomuko, Bengkulu
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:57 WIB
Gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Barat Daya Mukomuko, Bengkulu pada Sabtu (17/10...
Puting beliung landa 3 desa di Barito Kuala, puluhan rumah rusak
Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:54 WIB
Hujan disertai angin puting beliung melanda Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, pad...
Gempa M 5,2 guncang pantai barat Meulaboh Aceh
Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Gempa tektonik dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Samudra Hindia tepatnya di pantai barat Meul...
Longsor Tasikmalaya akibatkan satu korban meninggal dan dua luka ringan
Kamis, 15 Oktober 2020 - 11:06 WIB
Tanah longsor yang disertai banjir yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV