Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terancam hukuman mati
Elshinta
Kamis, 17 September 2020 - 06:53 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Pelaku penusukan Syekh Ali Jaber terancam hukuman mati
Alpin Andria alias Alfin Andrian, tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, pada Minggu (13/9). Sumber foto: https://bit.ly/3mt1zpw

Elshinta.com - Polisi telah menetapkan Alpin Andria alias Alfin Andrian sebagai tersangka atas kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Bandar Lampung, pada Minggu (13/9). Tersangka pun terancam hukuman mati.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, tersangka dijerat pasal tentang tindak pidana percobaan pembunuhan. Hal itu dibuktikan dengan adanya rencana penyerangan oleh tersangka.

“Yaitu pasal yang disangkakan pada tersangka AA ini adalah pasal percobaan pembunuhan kemudian kita juga kenakan pasal pembunuhan dan kita kenakan pasal penganiayaan menyebabkan luka,” kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

“Jadi ancaman hukumannya, hukuman mati, atau seumur hidup,” jelas Argo, seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri.

Argo menyebut, Tim Densus 88 juga telah dikerahkan ke lokasi untuk mendalami identitas tarsangka. Sejauh ini belum ditemukan kelompok yang berkaitan dengan tersangka.

“Penyidik dari Mabes Polri turun ke sana, dari Densus 88 juga turun ke sana, tentunya mau melihat apakah tersangka ini melakukannya sendirian atau ada yang menyuruh, atau ada orang lain. semua sedang kami selidiki,” imbuh Argo.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TGPF Intan Jaya: KKSB dibalik kasus pembunuhan di Intan Jaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:16 WIB
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil ...
RUU Kejaksaan tonggak Restorative Justice di Indonesia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:54 WIB
Aliansi Publik Indonesia (API) kembali menggelar diskusi virtual tentang Rancangan Undang-undang (RU...
Ombudsman temukan dugaan maladministrasi penanganan pascademo
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:12 WIB
Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan dua dugaan maladministrasi dilakukan oleh Polda Metro Ja...
KPK eksekusi eks Kadis PUBMSDA Sidoarjo ke Rutan Perempuan Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Su...
KPK kembali panggil dua pegawai WIKA kasus Jembatan Waterfront City
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) dalam ...
Tersangka kebakaran gedung Kejagung ditetapkan pekan ini
Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:53 WIB
Tim penyidik Bareskrim Polri segera merampungkan penyelidikan kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan...
Satu bulan Cai Changpan kabur, momentum pembenahan lapas
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:20 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah meminta Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk be...
HTS siap sebutkan pihak yang terlibat dalam kasus dugan gratifikasi HK2 di Subang
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Mantan pejabat BKPSDM Kabupaten Subang, Jawa Barat HTS yang kini ditahan KPK siap menjalani sidang t...
Soenarko tidak penuhi panggilan pemeriksaan dengan alasan `medical check up`
Jumat, 16 Oktober 2020 - 13:59 WIB
Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwal...
Polda pulangkan 10 tersangka kericuhan di Ternate
Jumat, 16 Oktober 2020 - 09:46 WIB
 Penyidik Dit Reskrimum Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) memulangkan 10 orang tersang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV