Warga Kuala pengidap epilepsi ditemukan meninggal di sungai
Elshinta
Senin, 14 September 2020 - 13:45 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
Warga Kuala pengidap epilepsi ditemukan meninggal di sungai
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga Kecamatan Kuala sontak terkejut atas ditemukan sesosok mayat laki-laki tepatnya di Sungai Buah Apam, Dusun I Janji Meriah, Desa Beruam Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (12/9) sekira pukul 17.00 WIB. 

Selanjutnya korban diketahui bernama Erwin Edi (55) warga Dusun Kota Pinang, Desa Namo Mbelin, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Korban meninggal dunia diduga karena mengidap penyakit epilepsi. Barang bukti yang berhasil ditemukan karung plastik berisi alat penangkap ikan jenis jala, dan satu celana pendek yang dikenakan korban. Peristiwa tersebut berawal dari sore itu korban seperti biasa berangkat untuk menjala ikan di sungai buah apam. Diketahui di rumah korban hanya tinggal berdua dengan ibunya.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Doli Tarigan (50) saat berada di ladang, ia melihat sesosok mayat tenggelam di sungai yang berbatasan dengnan ladangnya. Selanjutnya Doli Tarigan memberitahukan hal tersebut kepada warga setempat yang bernama Tuahta, untuk melaporkan kepada petugas Polsek Kuala, melalui HP.

Tak lama kemudian petugas dari Polsek Kuala mengecek TKP, dan korban tersebut dievakuasi dari sungai bersama warga setempat dan langsung  dibawa ke UPT Puskesmas Kuala untuk memastikan korban apakah masih bisa tertolong.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas Kuala, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa dan dari hasil pemeriksaan tidak ada mengalami luka luar dan diperkirakan korban meninggal akibat sakit epilepsi yang diderita korban selama ini.

Hal itu dibenarkan oleh pihak keluarga setelah dimintai keterangan oleh Polri Polsek Kuala dan pihak keluarga menyatakan bahwa almarhum meninggal wajar karena sakit dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi.

Paur Humas Polres Langkat Bripka Andi Ginting membenarkan adanya temuan mayat tersebut, dan diketahui korban meninggal dunia karena mengidap penyakit epilepsi. "Benar telah ditemukan sesosok mayat di sungai buah apam, korban meninggal karena diduga mengidap penyakit epilepsi, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,"ujar Andi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Senin (14/9). 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
20 Oktober 1968, Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW ditetapkan sebagai hari libur nasional
Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:28 WIB
Peristiwa Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW selalu diperingati oleh umat Islam. Peristiwa perjalanan rit...
 Jaga kondusifitas wilayah, elemen masyarakat Kudus tandatangani deklarasi cinta damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 15:56 WIB
Menyikapi kejadian adanya unjuk rasa di berbagai daerah yang berujung anarkis, Forkopimda bersama se...
Polres dan elemen masyarakat Klaten deklarasi tolak anarkisme
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:58 WIB
Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten melaksanakan Deklarasi Bersama Menolak Unjuk Ras...
Bupati dan Polres klarifikasi buruh tak diundang dalam deklarasi damai
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56 WIB
Deklarasi Subang Cinta Damai yang diselenggarakan di Aula Pemda banyak dipertanyakan karena tidak me...
 Alami kekerasan, jurnalis Malang raya gelar demo diam 
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:58 WIB
Wartawan yang tergabung dalam berbagai lembaga seperti PWI, AJI, IJTI dan PFI melakukan aksi demo di...
Polsek Megamendung gelar Operasi Yustisi sasar pelanggar prokes
Senin, 19 Oktober 2020 - 10:46 WIB
Tim gabungan pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) Polsek Megamendung, Koramil, dan Sat Pol PP ...
19 Oktober 1999, Lepasnya provinsi termuda dari Ibu Pertiwi
Senin, 19 Oktober 2020 - 08:34 WIB
Timor Timur merupakan sebuah wilayah bekas koloni Portugis yang dianeksasi oleh militer Indonesia me...
Peringatan dini cuaca Jabodetabek sore hingga malam hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:35 WIB
Wilayah Jabodetabek masih berpeluang diguyur hujan pada sore hingga malam hari nanti.
Warga Jember temukan mayat di hutan Gunung Manggar
Minggu, 18 Oktober 2020 - 16:10 WIB
Dua orang warga menemukan sesosok mayat lelaki tanpa identitas di di hutan Gunung Manggar, Dusun Dem...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat sore hingga petang hari ini
Minggu, 18 Oktober 2020 - 15:55 WIB
Wilayah Jawa Barat berpeluang diguyur hujan pada sore hingga petang hari nanti.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV