MemoRI 12 September
12 September 1984, tragedi Tanjung Priok
Elshinta
Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
12 September 1984, tragedi Tanjung Priok
Sumber Foto: https://bit.ly/2ZtY5cF

Elshinta.com - 12 September 1984 mencatat peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia. Pada tanggal itu terjadi kerusuhan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta yang menyebabkan puluhan orang tewas.

Dihimpun dari berbagai sumber, peristiwa yang dikenang dengan sebutan Tragedi Tanjung Priok berawal dari demonstrasi pada 12 September 1984.

Terdapat beberapa versi terkait jumlah korban pada Peristiwa Tanjung Priok pemerintah Indonesia melansir jumlah yang tewas adalah 33 orang dan lembaga-lembaga kemanusiaan asing menyebut jumlah korban mencapai ratusan orang yang terbunuh.

Menurut catatan Komnas HAM, akibat Peristiwa Tanjung Priok tersebut terdapat korban tewas mencapai 24 orang, sedangkan 55 orang luka-luka.

Peristiwa Tanjung Priok diduga dilatarbelakangi penerapan asas tunggal Pancasila yang mendapatkan penolakan dari masyarakat.

Kala itu, demonstran mengkritik pemberlakuan asas tunggal Pancasila. Kerusuhan akhirnya tak terhindarkan. Tentara yang melakukan pengamanan menembaki massa yang berjumlah sekitar 1.500 orang. Peristiwa itu mengakibatkan 24 orang tewas dan 55 lain terluka.

Hasil dari KP3T menyebutkan nama-nama yang terlibat dalam aksi pelanggaran HAM tersebut, yaitu dari Babinsa, Kesatuan Arhanud, Koramil Koja, Polres Jakarta Utara dan beberapa perwira tinggi selama kejadian itu.

16 tahun seusai tragedi Tanjung Priok, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyimpulkan bahwa peristiwa itu adalah pelanggaran HAM berat. Komnas HAM menyerahkan kasus tersebut ke Jaksa Agung untuk dibawa ke pengadilan.

Sebanyak 12 dari 14 orang tersangka terbukti bersalah melakukan pelanggaran HAM berat dalam tragedi Tanjung Priok. Pada 2006, mereka yang dituntut bersalah itu dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peringatan dini cuaca Jawa Barat siang hingga sore hari ini
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:25 WIB
Wilayah Jawa Barat berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari ini.
28 Oktober 1928, Ikrar pemuda satukan Indonesia 
Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:29 WIB
`Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia. Kami poetr...
Kepulan asap keluar di depan Masjid Istiqlal akibat kabel listrik terbakar
Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:55 WIB
Kepulan asap sempat keluar di depan Masjid Istiqlal akibat adanya kabel listrik yang ditanam di bawa...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat malam hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 19:11 WIB
Wilayah Jawa Barat masih berpotensi diguyur hujan hingga malam hari.
5 orang terduga perusuh di Jember ditangkap
Minggu, 25 Oktober 2020 - 18:57 WIB
Aparat Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menangkap lima orang yang diduga terlibat kerusuhan saat...
Peringatan dini cuaca Banten siang hingga sore hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:38 WIB
Wilayah Banten berpotensi diguyur hujan pada siang hingga sore hari nanti.
Sepekan menghilang, pencarian tiga anak di Langkat terus dilakukan 
Minggu, 25 Oktober 2020 - 14:12 WIB
Hilangnya tiga bocah di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara hingga kini masih misteri. Namun upaya pen...
Peringatan dini cuaca Jawa Barat siang hingga jelang sore hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 13:55 WIB
Wilayah Jawa Barat berpeluang diguyur hujan pada siang hingga jelang sore hari ini.
Peringatan dini cuaca Banten siang hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:46 WIB
Wilayah Banten berpotensi diguyur hujan pada siang hari ini.
Peringatan dini cuaca Jabodetabek siang hari ini
Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:38 WIB
Wilayah Jabodetabek berpotensi diguyur hujan sepanjang siang hari ini.
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV