Kejati NTB masih pelajari putusan perkara korupsi LCC
Elshinta
Kamis, 03 September 2020 - 15:57 WIB |
Kejati NTB masih pelajari putusan perkara korupsi LCC
Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto. Sumber Foto: https://bit.ly/3hVOYse

Elshinta.com - Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat masih mempelajari putusan perkara pidana korupsi penyertaan modal dan ganti gedung untuk pengelolaan pusat perbelanjaan Lombok City Center, Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto di Mataram, Kamis (3/9) mengatakan, langkah tersebut terkait pertimbangan hakim yang menyatakan adanya indikasi korupsi korporasi. "Kalau memungkinkan (pengembangan indikasi korupsi korporasi), siapa takut. Korporasi dijadikan tersangka bisa saja," kata Nanang.

Namun demikian, Nanang kembali mengatakan bahwa indikasi tersebut butuh pendalaman dan akan menjadikan pertimbangan hakim sebagai dasar penyidik jaksa melakukan pengusutan mendalam. Bahkan tidak menutup kemungkinan dalam prosesnya akan muncul tersangka baru. "Nanti kami dalami lagi," ujarnya.

Dalam putusan Pengadilan Negeri Tipikor Mataram menyatakan terdakwa mantan Direktur PT Patut Patuh Patju (Tripat), Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Lombok Barat, Lalu Azril Sopandi dan mantan Manajer Keuangan PT Tripat Abdurrazak, dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama hingga menimbulkan kerugian negara.

Untuk Azril Sopandi, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman lima tahun penjara dengan pidana denda Rp200 juta subsider empat bulan kurungan. Kepada terdakwa, Majelis Hakim turut membebankan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp891 juta subsider dua tahun penjara.

Sedangkan vonis untuk Abdurrazak, empat tahun dengan pidana denda Rp200 juta subsider empat bulan kurungan. Abdurrazak juga turut dibebankan membayar uang pengganti senilai Rp235 juta subsider satu tahun penjara.

Dalam pertimbangan putusannya, Majelis Hakim yang dipimpin Sri Sulastri menguraikan proses penyertaan modal dan ganti gedung yang dibangun pada tahun 2014. Saat Azril Sopandi masih menduduki jabatan Direktur PT Tripat, perusda tersebut mendapat penyertaan modal dari Pemerintah Daerah Lombok Barat berupa lahan strategis di Jalan Raya Mataram-Sikur, Desa Gerimak, Kecamatan Narmada.

Lahan itu kemudian menjadi modal PT Tripat untuk membangun kerja sama dalam pengelolaan LCC, dengan pihak ketiga, PT Bliss. Lahan seluas 4,8 hektare dari total 8,4 hektare, dijadikan agunan PT Bliss. Dari adanya agunan tersebut, PT Bliss pada tahun 2013 mendapat pinjaman Rp264 miliar dari Bank Sinar Mas. Dalam proses perjanjian kerja sama antara PT Tripat dengan PT Bliss, muncul keterlibatan mantan Bupati Lombok Barat H Zaini Arony, yang turut serta membubuhkan tanda tangan perjanjian, demikian Antara. (Ank/Sik)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TGPF Intan Jaya: KKSB dibalik kasus pembunuhan di Intan Jaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 22:16 WIB
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya bentukan Menko Polhukam telah melaporkan seluruh hasil ...
RUU Kejaksaan tonggak Restorative Justice di Indonesia
Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:54 WIB
Aliansi Publik Indonesia (API) kembali menggelar diskusi virtual tentang Rancangan Undang-undang (RU...
Ombudsman temukan dugaan maladministrasi penanganan pascademo
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:12 WIB
Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya menemukan dua dugaan maladministrasi dilakukan oleh Polda Metro Ja...
KPK eksekusi eks Kadis PUBMSDA Sidoarjo ke Rutan Perempuan Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:21 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Su...
KPK kembali panggil dua pegawai WIKA kasus Jembatan Waterfront City
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:05 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu kembali memanggil dua pegawai PT Wijaya Karya (WIKA) dalam ...
Tersangka kebakaran gedung Kejagung ditetapkan pekan ini
Selasa, 20 Oktober 2020 - 11:53 WIB
Tim penyidik Bareskrim Polri segera merampungkan penyelidikan kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan...
Satu bulan Cai Changpan kabur, momentum pembenahan lapas
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:20 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah meminta Menteri Hukum dan HAM Yassona Laoly untuk be...
HTS siap sebutkan pihak yang terlibat dalam kasus dugan gratifikasi HK2 di Subang
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 10:12 WIB
Mantan pejabat BKPSDM Kabupaten Subang, Jawa Barat HTS yang kini ditahan KPK siap menjalani sidang t...
Soenarko tidak penuhi panggilan pemeriksaan dengan alasan `medical check up`
Jumat, 16 Oktober 2020 - 13:59 WIB
Mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwal...
Polda pulangkan 10 tersangka kericuhan di Ternate
Jumat, 16 Oktober 2020 - 09:46 WIB
 Penyidik Dit Reskrimum Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) memulangkan 10 orang tersang...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV