Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia
Elshinta
Senin, 10 Agustus 2020 - 08:48 WIB |
Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia
Ilustrasi. Foto: Antara

Elshinta.com - Harga minyak naik pada awal perdagangan Asia, Senin (10/8) pagi, mendapatkan kembali lebih dari setengah kerugian Jumat (7/8/2020), didorong harapan kesepakatan stimulus untuk menopang pemulihan ekonomi Amerika (AS) dan janji dari Irak untuk memperdalam pemotongan pasokan minyak mentahnya.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 49 sen atau 1,2 persen menjadi diperdagangkan di 41,71 dolar AS per barel pada pukul 00.10 GMT (07.10 WIB), sementara minyak mentah berjangka Brent naik 40 sen atau 0,9 persen pada 44,80 dolar AS per barel.

Sementara kedua acuan kontrak jatuh pada Jumat (7/8/2020), dirugikan oleh kekhawatiran permintaan, Brent mengakhiri pekan ini terangkat 2,5 persen dan WTI naik 2,4 persen.

Harapan meningkat pada Minggu (9/8/2020) bahwa perselisihan akan berakhir antara Demokrat AS dan Gedung Putih tentang paket dukungan baru untuk negara bagian-negara bagian AS yang kekurangan uang karena dilanda pandemi virus corona.

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan, mereka bersedia untuk memulai kembali pembicaraan tentang kesepakatan untuk menutupi sisa tahun ini.

Pada saat yang sama, Kepala Eksekutif Aramco, Arab Saudi, Amin Nasser memperkirakan permintaan minyak rebound di Asia karena ekonomi secara bertahap terbuka setelah pelonggaran penguncian virus corona.

“Ada sedikit hal positif pagi ini yang berasal dari komentar Saudi Aramco yang melihat adanya pemulihan dalam permintaan,” kata ahli strategi pasar AxiCorp Stephen Innes.

Di sisi pasokan, Irak mengatakan pada Jumat (7/8/2020) akan memangkas produksi minyaknya sebanyak 400.000 barel per hari pada Agustus dan September untuk mengompensasi kelebihan produksi dalam tiga bulan terakhir. Langkah tersebut akan membantunya memenuhi bagian pemotongannya oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC+.

Pemotongan yang lebih tajam akan membuat pengurangan total Irak menjadi 1,25 juta barel per hari bulan ini dan tahun depan.

"Arab Saudi dan Irak menjalin hubungan yang lebih baik atas kesepakatan minyak untuk prospek kepatuhan," kata Innes.

Para menteri energi Saudi dan Irak mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa upaya-upaya OPEC+ akan meningkatkan stabilitas pasar minyak global, mempercepat penyeimbangannya dan mengirimkan sinyal positif ke pasar, demikian dilansir Antara. (Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sinovac ingin memasok vaksin ke lebih banyak negara Amerika Selatan
Kamis, 24 September 2020 - 20:57 WIB
Sinovac Biotech berharap dapat memasok vaksin COVID-19 buatannya ke lebih banyak negara Amerika Sel...
Emas anjlok lagi, tertekan `greenback` yang terus menguat
Kamis, 24 September 2020 - 10:00 WIB
Emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), memperpanjang kerugiannya u...
Harga minyak naik tipis setelah persediaan AS berkurang
Kamis, 24 September 2020 - 08:56 WIB
Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didukung data pemerintah Ameri...
Erdogan dan Macron bahas ketegangan Mediterania Timur
Rabu, 23 September 2020 - 16:09 WIB
Presiden Turki Tayyip Erdogan dan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Selasa (22/9) bah...
Presiden Jokowi harap PBB senantiasa berbenah diri
Rabu, 23 September 2020 - 10:25 WIB
Presiden Joko Widodo berharap agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dapat berbenah diri sehingga res...
Emas turun lagi, dolar AS lanjutkan kenaikan, fokus pada komentar Fed
Rabu, 23 September 2020 - 08:26 WIB
Emas berjangka turun untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ...
Umrah kembali dibuka mulai 4 Oktober dan 1 November
Rabu, 23 September 2020 - 08:12 WIB
Pemerintah Arab Saudi kembali mengizinkan jamaah dalam negeri untuk melakukan ibadah umrah mulai 4 ...
Pengadilan Hong Kong tetap wajibkan PRT asing tinggal di rumah majikan
Rabu, 23 September 2020 - 07:11 WIB
Keputusan hakim di Hong Kong yang mempertahankan aturan pembantu rumah tangga (PRT) dari luar negeri...
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV