Bulan ini saat tepat lihat sunrise dari Putuk Setumbu
Elshinta
Rabu, 05 Agustus 2020 - 22:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
 Bulan ini saat tepat lihat sunrise dari Putuk Setumbu
Sumber foto: https://bit.ly/31AcMv9/elshinta.com.

Elshinta.com - Bulan Agustus merupakan saat yang tepat untuk melihat sunrise dari daya tarik wisata Putuk Setumbu Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Karena matahari akan berada tepat di tengah Gunung Merapi dan Merbabu.

"Seperti lukisan anak-anak sekolah dasar, dimana ada dua gunung dan di tengahnya ada matahari bersinar. Itulah gambarannya," kata Cemplon (29) salah satu pemandu wisata di Putuk Setumbu, Rabu, (5/8) kepada Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (5/8).

Menurut Cemplon, keindahan sunrise dari Putuk Setumbu setiap bulan berbeda-beda. Ia menyebutkan, pada bulan Desember maka matahari akan muncul dari timur selatan pada pukul 05.15 sampai 5.30 wib. "Paginya juga lebih cepat," katanya.

Masuk tanggal 20-21 di bulan Maret dan ditanggal yang sama bulan September, bayangan matahari pada pukul 12.00 wib, pas garis lurus dengan Candi Borobudur. "Jadi bayangan kita pada pukul 12.00 wib di tanggal 20-21 Maret dan September, tidak kelihatan karena pas garis lurus," imbuh Cemplon.

Namun, saat masuk bulan Juni sampai Agustus, pergeseran matahari ke arah utara. Sehingga saat sunrise bisa pas di  tengah Gunung Merapi dan Merbabu. "Hal ini berlangsung sampai akhir Agustus," katanya.

Menurut Cemplon yang kelahiran Putuk Setumbu, bila matahari bergeser ke arah utara maka tandanya memasuki musim kemarau. Sedangkan kalau bergeser ke arah selatan berarti masuk musim penghujan. "Memang saat ini menjadi bulan paling bagus untuk melihat sunrise," ucapnya.

Namun di bulan Maret, September dan Desember, pemandangan sunrise kadang tertutup kabut tebal. Padahal di bulan itu juga merupakan bulan bagus melihat sunrise. "Kalau bulan ini tidak terlalu berkabut, sehingga bila memotret candi Borobudur seolah candi itu seperti diatas awan. Untuk membidik dengan view Menoreh juga agak bersih. Hanya saja kabut kadang menutup gunung Merapi dan Merbabu," kata Cemplon yang memiliki nama asli Fitnasih.

Cemplon memberikan tips bagi wisatawan atau fotografer bila ingin melihat sunrise yang bagus, dengan cara melihat malam. "Bila malam hari terlihat banyak bintang di langit dan cerah, maka sudah bisa dipastikan sunrise akan bagus. Namun kalau malam hari tidak banyak bintang dan terlihat mendung, maka sunrise juga juga susah. Pokoke titenane bengi (pokoknya patokannya malam)," kata Cemplon.

Sementara itu, sejak Putuk Setumbu kembali dibuka pada 27 Juli lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung semakin bertambah.Menurut Ketua pengelola Putuk Setumbu, Nuryazid, rata-rata pengunjung sebanyak 125 orang. Sedangkan saat weekend jumlahnya bertambah mencapai 200 orang.

Pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan bagi setiap pengunjung yang datang, yakni dengan cek suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak baik untuk pengunjung dan pengelola.

Untuk tiket tanda masuk di masa pandemi Covid-19 ini, masih tetap yakni Rp20 ribu untuk wisnu dan Rp50 ribu untuk wisman.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budaya patuh terhadap new normal untuk berwisata sehat
Jumat, 18 September 2020 - 14:05 WIB
Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali karena pandemi berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali...
PSBB, wisata Kepulauan Seribu ditutup sementara
Kamis, 17 September 2020 - 19:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta resmi menutup sementara wisata di wilaya...
Ancol kembali tutup sementara mulai 14 September
Jumat, 11 September 2020 - 21:47 WIB
Manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan menutup sementara kawasan wisata pantai, Dunia Fantasi (Dufan...
Wisata Candi Bajang Ratu kembali dibuka, wisatawan pun berdatangan
Kamis, 10 September 2020 - 21:56 WIB
Pandemi virus Covid-19 membuat beberapa destinasi wisata terpaksa ditutup sementara. Tidak terkecual...
Disparbud Langkat ajak kerjasama PTPN-2 kembangkan prasarana destinasi wisata
Kamis, 10 September 2020 - 14:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyambangi kantor Di...
Wisman ke Indonesia per Juli 2020 mencapai 159,76 ribu orang
Selasa, 01 September 2020 - 18:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indon...
Bendungan Rentang Majalengka jadi tempat wisata favorit keluarga
Senin, 31 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Salah satu bendungan raksasa yang terletak di kawasan utara Majalengka tepatnya di Dusun Rentang, De...
Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf  gelar gerakan BISA di Lumajang
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:19 WIB
Program Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) yang digulirkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk ...
Wisatawan tanpa masker dan sakit dilarang masuk Gunung Bromo
Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugen...
Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:16 WIB
Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AK...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV