Bareskrim tahan Brigjen Prasetijo Utomo
Elshinta
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:29 WIB |
Bareskrim tahan Brigjen Prasetijo Utomo
Sumber foto: https://s.id/n-KlW

Elshinta.com - Bareskrim Polri menahan Brigjen Pol Prasetijo Utomo terkait kasus penerbitan surat jalan palsu untuk Djoko Soegiarto Tjandra.

Penahanan ini dilakukan selang empat hari setelah penyidik menetapkan Prasetijo sebagai tersangka. "Iya (ditahan) per Jumat, 31 Juli 2020," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Jakarta, Jumat (31/7).

Eks Karo Korwas PPNS Polri itu dijerat dengan Pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP, Pasal 426 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke-2 KUHP.

Prasetijo terancam hukuman enam tahun penjara karena dianggap bertanggung jawab dalam penerbitan surat untuk Djoko Tjandra. Akibat perbuatannya, ia pun telah dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Pelayanan Markas Mabes Polri.

Selain Prasetijo, Bareskrim Polri juga telah menetapkan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking sebagai tersangka kasus surat jalan palsu.

Anita merupakan salah satu kuasa hukum Djoko Tjandra. Anita Kolopaking disangkakan dengan Pasal 263 ayat (2) KUHP dan Pasal 223 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun kurungan.

Tim Khusus Bareskrim juga mengajukan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Anita ke Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Soekarno-Hatta pada 22 Juli 2020. Kemudian pada Kamis (30/7), Tim Khusus Bareskrim menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa keberhasilan upaya Polri dalam menangkap Djoko Tjandra merupakan bukti keseriusan Polri dalam menangani kasus itu. "Ini tentunya menjawab keraguan publik selama ini apa Polri bisa menangkap yang bersangkutan," kata Komjen Sigit, dikutip Antara

Polri bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia untuk menangkap Djoko. (Ank)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Keluarga Anji ajukan permohonan rehabilitasi
Selasa, 15 Juni 2021 - 19:40 WIB
Keluarga Erdian Aji Prihartanto (EAP) alias Anji mengajukan permohonan rehabilitasi terkait kasus d...
KPK dalami sumber anggaran pengadaan tanah Munjul
Selasa, 15 Juni 2021 - 19:18 WIB
KPK mendalami sumber anggaran pengadaan tanah di Munjul Kelurahan Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta T...
Terdakwa pemerkosaan anak di Banjarmasin dituntut kebiri kimia
Selasa, 15 Juni 2021 - 17:24 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin memberikan tuntutan 20 tahun pe...
Plt Jubir: Data penyelamatan keuangan negara oleh KPK versi ICW keliru
Selasa, 15 Juni 2021 - 14:48 WIB
Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri menytakan data penyelamatan keuangan negara yang di...
BNN Kalsel ungkap delapan kilogram sabu-sabu di karung beras
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:26 WIB
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan mengungkap peredaran sebanyak 8.213 gra...
Vendor akui diminta setor fee oleh PPK Matheus Joko Santoso
Selasa, 15 Juni 2021 - 10:14 WIB
Dua saksi yang dihadirkan ke persidangan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19,...
Lapas Perempuan razia blok warga binaan cegah peredaran narkoba
Selasa, 15 Juni 2021 - 08:35 WIB
Satuan Operasional Kepatuhan Internal Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III dan Lembaga ...
Kejagung: Nilai aset sitaan Asabri capai Rp14 triliun
Selasa, 15 Juni 2021 - 08:30 WIB
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengungk...
Polda Banten ungkap `home industri` tembakau gorila
Senin, 14 Juni 2021 - 23:20 WIB
Ditresnarkoba Polda Banten mengungkap `home industri` (industri rumahan) tembakau sintetis atau temb...
Jaksa sebut pledoi Rizieq Shihab hanya mencari panggung
Senin, 14 Juni 2021 - 22:16 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai isi pledoi Rizieq Shihab terkait kasus tes usap RS UMMI Bogor hany...
Live Streaming Radio Network