Penyelam Papua temukan bangkai pesawat peninggalan perang dunia ke II
Elshinta
Selasa, 28 Juli 2020 - 08:12 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Dewi Rusiana
Penyelam Papua temukan bangkai pesawat peninggalan perang dunia ke II
Foto: Aman Hasibuan/Radio Elshinta

Elshinta.com - Club selam MM97DC Papua, berhasil menemukan puing-puing pesawat yang diduga peninggalan perang dunia ke II di tanjung Demoy Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, di dasar laut pada kedalaman 15 meter.

"Yang kita temukan adalah puing-puing sayap kanan dan propeller atau baling-baling, " kata Wadir Polair Polda Papua, AKBP. Michael Mumbunan, S.Ik di Kota Jayapura, Senin (27/7), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.

Ia menjelaskan, tim yang dipimpinnya berhasil menemukan bangkai pesawat yang diduga adalah bangkai pesawat peninggalan perang dunia ke II, hasil temuan bangkai pesawat itu hasil penelusuran tim selam selama dua hari setelah menerima laporan dari warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan penangkap ikan.

"Beserta masyarakat kampung Demoy berjumlah 6 orang yang Temukan Pertama kali bernama Evert Yaroserai, Setelah itu kami bersama tim diving lakukan penyelaman, kami menyelam selama dua hari, hari sabtu dan minggu (26/7) dan kami berhasil temukan puing pesawat yang sudah tidak utuh di hari kedua, hari Minggu," imbuh Michael Mumbunan, yang juga selaku Pembina MM97DC Papua.

Hasil temuan bangkai pesawat yang belum diketahui jenisnya, tidak akan diangkat ke permukaan, dengan harapan situs peninggalan perang dunia ke II itu kedepannya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang hendak melakukan selam scuba (scuba diving).

"Apalagi peninggalan ini masih berada di laut dangkal, jadi para penyelam pemula bisa ikut menyaksikan termasuk menikmati keindahan bawah laut di tanjung Demoy Distrik Depapre," harapnya.

Michael menuturkan, selama penyelaman ia bersama 10 anggotanya berjalan mulus tanpa ada gangguan seperti cuaca yang saat itu bersahabat, dari hasil temuan ini tim kembali akan lakukan penyelaman.

"Kita akan nyelam lagi, siapa tahu kita bisa dapat puing-puing atau bangkai pesawat lain, jadi temuan pertama kita ini merupakan petunjuk awal, 11 orang penyelam yang kemarin terlibat, ada perwakilan dari pihak kepolisian Polair Polda Papua, Assintel Kodam XVII Cenderawasih, dan penyelam Basarnas," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Prajurit TNI bantu warga Kampung Skouw Sae pindahkan rumah panggung
Jumat, 18 September 2020 - 18:38 WIB
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro (Yonif MR 413/Bremoro)...
Pasien sembuh COVID-19 bertambah 4.088 jadi 170.774 orang
Jumat, 18 September 2020 - 17:41 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 18 September 2020, pukul 12.00 WIB, pas...
Presiden ajak GP Ansor ringankan beban rakyat di masa pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 17:12 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk meringankan b...
Jokowi: GP Ansor mampu jadi perekat di tengah perbedaan
Jumat, 18 September 2020 - 16:51 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama m...
Tersangka penabrak polwan tetap ikut tahapan pilkada
Jumat, 18 September 2020 - 16:26 WIB
ED, tersangka penabrak satu polwan hingga meninggal dunia di Kota Jayapura, Provinsi Papua, tetap me...
Erick Thohir minta Ahok bangun tim solid dukung transformasi Pertamina
Jumat, 18 September 2020 - 15:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meminta Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk m...
Helikopter PT NUH mendarat darurat di Paniai di ketinggian 4.700 dpl
Jumat, 18 September 2020 - 14:58 WIB
Kepala Basarnas Biak Gusti Anwar Mulyadi menyatakan sudah menemukan keberadaan helikopter milik PT. ...
Kabar duka, Dokter di Malang meninggal karena Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 14:38 WIB
Seorang dokter di Malang, Jawa Timur meninggal dunia karena Covid-19. Tenaga medis itu adalah dr Am...
Antisipasi penyebaran Covid-19, DPD RI berikan bantuan APD untuk warga Langkat 
Jumat, 18 September 2020 - 13:36 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten ...
Kunjungi Langkat, DPD RI bantu pembangunan Masjid SPN Polda Sumut
Jumat, 18 September 2020 - 13:25 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyala Mattalitti bersama Wakil Ketua DPD RI Sulthan Bakti...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV