AS dituduh buka kantong diplomatik Tiongkok, Beijing siapkan aksi balasan
Elshinta
Jumat, 24 Juli 2020 - 09:27 WIB |
AS dituduh buka kantong diplomatik Tiongkok, Beijing siapkan aksi balasan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin. Foto: Antara.

Elshinta.com - Amerika Serikat membuka kantong diplomatik Tiongkok tanpa hak sehingga membuat Beijing berang dan akan menyiapkan tindakan balasan.

"AS dua kali membuka kantong diplomatik Tiongkok tanpa izin pada Juli 2018 dan Januari 2020. Ini merupakan pelanggaran yang sangat mencolok Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik, Konvensi Wina tentang Hubungan Konsuler, dan pelanggaran berat terhadap martabat diplomatik dan kepentingan keamanan Tiongkok," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA) Wang Wenbin, Kamis (23/7).

Setelah dua kali insiden tersebut terjadi, lanjut diplomat pria yang baru saja menempati pos barunya sebagai jubir itu, misi diplomatik Tiongkok di AS segera membuat pernyataan serius kepada pihak AS.

Menurut Wang, AS tidak menyangkal tuduhan Tiongkok tersebut. Namun berulang kali pula menyampaikan alasan teknis untuk mengelak dari tanggung jawab atas tindakan yang salah.

"Apa yang telah dilakukan AS bertentangan dengan hukum dan etika internasional yang mengatur hubungan internasional dan layak dikecam," ujarnya menegaskan.

Sebelumnya pada Rabu (22/7), AS juga memaksa Tiongkok untuk menutup konsulat jenderalnya di Houston paling lambat dalam waktu 72 jam.

Wang menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan karena misi diplomatik Tiongkok di AS, termasuk konjennya di Houston, adalah untuk mendukung kemitraan dan kerja sama bilateral serta observasi hukum internasional dan hukum yang berlaku di AS.

Konjen di Houston merupakan konjen pertama Tiongkok di AS yang dibuka setelah kedua negara tersebut membangun hubungan diplomatik.

"Lebih dari 40 tahun, konjen tersebut mendukung kemitraan, kerja sama bilateral, dan saling memahami. Tuduhan AS bahwa Konjen Tiongkok di Houston melakukan kegiatan di luar kewenangan merupakan fitnah besar," ujar Wang.

Permintaan penutupan Konjen Tiongkok di Houston, jelas dia, merupakan pelanggaran hukum internasional secara serius yang dapat merusak hubungan bilateral.

"Tiongkok akan melakukan tindakan balasan yang diperlukan terhadap tindakan tak rasional AS," katanya, dilansir Antara. (Anj/Der)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menlu RI: 75 tahun berdiri, PBB harus perkuat relevansi dan adaptasi
Selasa, 22 September 2020 - 10:25 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, dalam memperingati 75 tahun berdirinya Perserikatan Bangsa-Ban...
WHO: Pedoman penularan COVID-19 tidak berubah
Selasa, 22 September 2020 - 09:51 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak mengubah kebijakannya mengenai penularan virus corona melalui...
Emas anjlok, tertekan penguatan dolar AS dan kekhawatiran stimulus
Selasa, 22 September 2020 - 08:56 WIB
Emas berjangka anjlok lebih dari 50 dolar AS pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi), karena aksi...
Hasil tes ungkap sebab kematian misterius ratusan gajah di Botswana
Senin, 21 September 2020 - 21:38 WIB
Sejumlah hasil tes laboratorium mengungkapkan bahwa ratusan gajah di Botswana mati karena kandungan ...
Saham Hong Kong berbalik melemah dengan indeks HSI anjlok 2,06 persen
Senin, 21 September 2020 - 18:26 WIB
Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (21/9).
Prancis konfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 12:10 WIB
Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi 10.569 kasus tambahan COVID-19 pada Minggu (20/9), turun da...
Enam mayat diduga PMI ilegal ditemukan di Johor, Malaysia
Senin, 21 September 2020 - 09:59 WIB
Enam mayat diduga Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar,...
Otoritas Tiongkok temukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor
Senin, 21 September 2020 - 08:37 WIB
Otoritas di Provinsi Jilin, Tiongkok menemukan virus corona pada kemasan cumi-cumi impor, mendesak s...
Saat ini masker lebih efektif cegah COVID-19 dibanding vaksin
Minggu, 20 September 2020 - 15:29 WIB
Vaksin yang selama ini dinantikan banyak orang untuk menyelamatkan diri dari COVID-19 ternyata diseb...
Menlu Iran: Dunia harus menentang sanksi AS
Minggu, 20 September 2020 - 11:24 WIB
Komunitas dunia harus menentang penggunaan sanksi-sanksi Amerika Serikat untuk memberlakukan keingin...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV