MemoRI 17 Juli
17 Juli 2006, Gempa M7.7 guncang Pangandaran disusul tsunami hebat
Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
17 Juli 2006, Gempa M7.7 guncang Pangandaran disusul tsunami hebat
Sumber foto: https://bit.ly/32nxqk7/elshinta.com.

Elshinta.com - Senin, 17 Juli 2006 pukul 15:19 WIB, terjadi gempa dengan kekuatan M7.7 dengan pusat di lepas pantai Pangandaran. Gempa dengan kekuatan yang termasuk ‘moderate’ ini biasanya tidak menimbulkan tsunami dengan ketinggian lebih dari 5 m. 

Akan tetapi tsunami Pangandaran menimbulkan tsunami dengan ketinggian rayapan mencapai 21 m (Fritz dkk, 2007). Gempa merenggut 668 korban jiwa, 65 hilang (diasumsikan meninggal dunia) dan 9.299 lainnya luka-luka (WHO, 2007).

Tsunami itu menghantam desa-desa di pesisir selatan Jawa di Cipatujah, Tasikmalaya dan Pangandaran, Ciamis. Dilaporkan tempat liburan pantai Jawa Barat di Pangandaran mengalami rusak parah. Menurut U.S. Geological Survey gempa Bumi ini berpusat pada 9,295°LS 107,347°BT, 48,6 km di bawah dasar laut. Berada 225 km (140 mil) timur laut Pulau Natal dan 240 km (150 mil) tenggara Tasikmalaya, Indonesia, dan 358 km (222 mil) selatan Jakarta.

Guncangan gempa bumi terkuat berada di pesisir Jawa Barat dan Jawa Tengah seperti Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cianjur selatan dan Kabupaten Cilacap berupa guncangan IV-V MMI. Kemudian III-IV MMI di Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kebumen, Banten, Jakarta, Yogyakarta daan II-III MMI di Jawa Timur. Di Jakarta, guncangan berlangsung selama lebih dari satu menit dan membuat gedung-gedung tinggi bergoyang-goyang.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
ITB: Potensi tsunami 20 meter terjadi jika dua segmen megathrust pecah
Rabu, 30 September 2020 - 20:44 WIB
Guru besar Seismologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Sri Widiyantoro bersama rekan penelitinya me...
Korban tewas tanah longsor di Tarakan bertambah jadi 14 orang
Senin, 28 September 2020 - 13:23 WIB
Korban tewas karena musibah tanah longsor di Tarakan pada Senin (28/9) dini hari bertambah menjadi 1...
Sepuluh orang tewas akibat tanah longsor di Tarakan
Senin, 28 September 2020 - 10:10 WIB
Sepuluh orang tewas akibat bencana tanah longsor yang terjadi di tiga lokasi di Kota Tarakan, Provi...
Angin kencang terjang Aceh Tenggara rusak 34 rumah warga
Senin, 28 September 2020 - 09:47 WIB
Sebanyak 34 unit rumah rusak ringan dan beberapa pohon tumbang setelah hujan disertai angin kencang ...
BMKG imbau warga akhiri kepanikan terkait potensi gempa megathrust
Minggu, 27 September 2020 - 17:14 WIB
Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dar...
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda Iran
Sabtu, 26 September 2020 - 16:51 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,2 melanda timur laut Iran di perbatasan dengan Turkmenistan pada Sabtu (26/...
Kemenkes tingkatkan surveilans hadapi ancaman banjir dan pandemi
Kamis, 24 September 2020 - 13:27 WIB
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengupayakan sejumlah strategi untuk mengatasi ancaman banjir di te...
BNPB sampaikan peringatan dini dan langkah kesiapsiagaan hadapi bahaya bencana hidrometeorologi
Kamis, 24 September 2020 - 07:09 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan arahan kepada pemerintah daerah di seluruh...
Status tanggap darurat pascabanjir bandang Sukabumi
Kamis, 24 September 2020 - 06:52 WIB
Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus melakukan penanganan darurat pascabanjir bandang ya...
Banjir dan tanah longsor terjang enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya
Kamis, 24 September 2020 - 06:37 WIB
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir dan tanah longsor di wilayah Aceh Barat Daya, Provinsi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV