Korlantas Polri gelar Operasi Patuh 2020 mulai pekan depan
Elshinta
Kamis, 16 Juli 2020 - 12:12 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Korlantas Polri gelar Operasi Patuh 2020 mulai pekan depan
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono. Sumber foto: https://bit.ly/393kkti

Elshinta.com - Korlantas Polri akan menggelar operasi lalu lintas dengan tema Operasi Patuh 2020, selama 14 hari. Pelaksanaan operasi mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Meskipun operasi lalu lintas dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19, kepolisian akan menindak pengemudi sepeda motor dan mobil yang melakukan pelanggaran lalu lintas. 

“Kita sudah vicon (video conference) bersama jajaran. Operasi Patuh 2020 kita mulai tanggal 23 (Juli) sampai 5 Agustus,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Rabu (15/7), seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri.

Kakorlantas juga menjelaskan orientasi Operasi Patuh 2020 ini tetap pada operasi kemanusiaan dikarenakan situasinya dalam adaptasi baru pandemi COVID-19. 

“Tindakan hukum yang dikedepankan ialah preemtif, persuasif dan humanis dengan orientasi mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, serta menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas,” terangnya. 

Dalam kesempatan yang lain, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Kushariyanto menegaskan, pihaknya tidak akan melarang tindakan penilangan. Namun, dia mengimbau pihaknya tetap mengedepankan tindakan humanis terlebih dahulu.

“Silahkan lakukan tindakan penilangan, akan tetapi lakukan pemberitahuan terlebih dahulu melalui media-media sosial atau media lai sebelum kita lakukan penindakan. Contohnya jika di Jakarta penindakan dikhususkan untuk melawan arus, jadi bila ada pengendara yang menbandel tidak usah memeriksa surat-surat, langsung lakukan penilangan,” jelas Dirgakkum Korlantas Polri. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polri: Tidak ada kompromi untuk kerumunan massa
Kamis, 01 Oktober 2020 - 08:33 WIB
Polri kini tidak lagi bertoleransi terhadap tiap kerumunan yang ada. Kasus ramainya panggung dangdut...
Kejari Purwakarta dalami kasus dugaan beras PKH bercampur biji plastik
Rabu, 30 September 2020 - 16:36 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Jawa Barat masih mendalami kasus dugaan beras Program Keluarga...
Kasus pelecehan saat rapid test di Bandara Soetta, Polda Metro telusuri korban lain 
Rabu, 30 September 2020 - 11:07 WIB
Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pemerasan dan pelecehan yang dilakukan tersangka EFY terhadap...
Komisi III duga kaburnya napi hukuman mati di Lapas Tangerang karena dapat `blue print`
Selasa, 29 September 2020 - 09:57 WIB
Komisi III DPR RI menduga kaburnya narapidana hukuman mati Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53) karena...
Napi hukuman mati kabur, Ditjen PAS pastikan siapa pun terlibat ditindak
Sabtu, 26 September 2020 - 12:12 WIB
Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kakanwil Kemenkumham) Banten, Andika Dwi Prasetya terancam dico...
Mantan KaBAIS: Revisi UU Kejaksaan tak kurangi kewenangan penyidikan Polri
Jumat, 25 September 2020 - 21:25 WIB
Revisi Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan dinilai tidak akan mengurangi kewenangan ...
Ditanya kasus penipuan RO, Jampidum bungkam
Jumat, 25 September 2020 - 18:46 WIB
Kasus penipuan RO sudah dinyatakan lengkap (P21), bahkan sudah diikuti pelimpahan tahap II. Namun, s...
Febri Diansyah: Kondisi KPK sudah berubah
Jumat, 25 September 2020 - 12:04 WIB
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengungkapkan, sa...
Kasus pelecehan dan penipuan di bandara, polisi periksa delapan saksi
Kamis, 24 September 2020 - 08:41 WIB
Penyidik Kepolisian telah memeriksa delapan saksi dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan yang d...
Sidang korupsi skandal pembelian MTN oleh Bank Sumut sampai malam, `Fee`4 persen dipertanyakan
Selasa, 22 September 2020 - 15:26 WIB
Sidang lanjutan secara video conference (vidcon) perkara korupsi Rp202 miliar terkait skandal pembel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV