Zona merah COVID-19 semakin berkurang, masyarakat diharapkan tetap waspada
Elshinta
Rabu, 15 Juli 2020 - 08:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Zona merah COVID-19 semakin berkurang, masyarakat diharapkan tetap waspada
Ketua Tim Pakar GTPPC-19, Prof. Wiku Adisasmito. Foto: KOMBEN BNPB

Elshinta.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) kembali memberikan perkembangan terbaru terkait pemetaan zonasi risiko daerah di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Tim Pakar GTPPC-19, pergerakan zonasi risiko daerah terpapar COVID-19 mengalami perubahan yang lebih baik. 

Ketua Tim Pakar GTPPC-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, sejak pertama kali zonasi diumumkan, yaitu pada 31 Mei 2020, hingga saat ini terjadi perkembangan yang membaik.

“Selama tujuh pekan terakhir terjadi perkembangan yang sangat signifikan. Jika di akhir Mei zona merah (risiko tinggi) tersebar di 108 kabupaten/kota, kini per tanggal 12 Juli 2020 zona merah hanya tersebar di lima puluh lima kabupaten /kota,” kata Wiku saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Selasa (14/7).

Selain itu, terdapat daerah yang bisa mengubah zonasinya dari zona tinggi menjadi zona tidak terdampak.

“Jika melihat zona hijau (tidak terdampak) cukup banyak daerah di Indonesia yang mengubah zonasinya dari zona tinggi, sedang dan rendah untuk menjadi zona tidak terdampak atau tidak ada kasus,” ujar Wiku, seperti diinformasikan melalui laman resmi BNPB.

Wiku yang merupakan pakar epidemologi menyatakan, meskipun menunjukan trend membaik, masyarakat diharapkan tetap waspada.

“Meskipun kecenderungan selama tujuh minggu terakhir terjadi peningkatkan yang baik, tetapi kewaspadaan tetap harus dijaga agar makin lama makin membaik lagi,” ucapnya. 

Sementara itu, Wiku menjelaskan, terdapat beberapa daerah yang menjadi perhatian dikarenakan jumlah kasus yang tinggi. Provinsi yang menjadi perhatian karena jumlah kasus tinggi dan insidensinya tinggi, per tanggal 12 Juli 2020, meliputi Jawa Timur 16.658 kasus,  DKI Jakarta 14.517 kasus, Sulawesi Selatan 6.973 kasus, Jawa Tengah 5.473 kasus, Jawa Barat 5.007 kasus, Kalimantan Selatan 4.146 kasus, Sumatera Utara 2.323 kasus, dan Papua 2.267 kasus. Total dari delapan provinsi ini 74 persen dari seluruh kasus di Indonesia.

Wiku mengimbau untuk meningkatkan pemeriksaan, pelacakan dan pengobatan di delapan provinsi tersebut, guna menurunkan jumlah kasus di tiap provinsinya.

“Perlu ditingkatkan tiga T, Testing, Tracing dan Treatment. Dengan harapan kasus ini akan bisa menurun dan lebih baik dan kondisi Indonesia secara keseluruhan lebih baik,” jelasnya.

Tak lupa ia berpesan agar kerjasama antar pihak diperlukan dan selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun.

“Pimpinan daerah dan masyarakat mari bekerja sama agar seluruh wilayah di Indonesia menjadi membaik dengan cara menerapkan protokol Kesehatan yang dijalankan secara individu ataupun kolektif,” tutupnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua KPU Arief Budiman positif COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 20:57 WIB
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ri Arief Budiman mengakui dirinya dinyatakan positif COVID-19 dan ...
Prajurit TNI bantu warga Kampung Skouw Sae pindahkan rumah panggung
Jumat, 18 September 2020 - 18:38 WIB
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 413/Bremoro (Yonif MR 413/Bremoro)...
Pasien sembuh COVID-19 bertambah 4.088 jadi 170.774 orang
Jumat, 18 September 2020 - 17:41 WIB
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyebutkan hingga 18 September 2020, pukul 12.00 WIB, pas...
Presiden ajak GP Ansor ringankan beban rakyat di masa pandemi COVID-19
Jumat, 18 September 2020 - 17:12 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk meringankan b...
Jokowi: GP Ansor mampu jadi perekat di tengah perbedaan
Jumat, 18 September 2020 - 16:51 WIB
Presiden RI Joko Widodo mengatakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama m...
Tersangka penabrak polwan tetap ikut tahapan pilkada
Jumat, 18 September 2020 - 16:26 WIB
ED, tersangka penabrak satu polwan hingga meninggal dunia di Kota Jayapura, Provinsi Papua, tetap me...
Erick Thohir minta Ahok bangun tim solid dukung transformasi Pertamina
Jumat, 18 September 2020 - 15:38 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meminta Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk m...
Helikopter PT NUH mendarat darurat di Paniai di ketinggian 4.700 dpl
Jumat, 18 September 2020 - 14:58 WIB
Kepala Basarnas Biak Gusti Anwar Mulyadi menyatakan sudah menemukan keberadaan helikopter milik PT. ...
Kabar duka, Dokter di Malang meninggal karena Covid-19
Jumat, 18 September 2020 - 14:38 WIB
Seorang dokter di Malang, Jawa Timur meninggal dunia karena Covid-19. Tenaga medis itu adalah dr Am...
Antisipasi penyebaran Covid-19, DPD RI berikan bantuan APD untuk warga Langkat 
Jumat, 18 September 2020 - 13:36 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV