Sumbar susun trik agar wisatawan tinggal lebih lama
Elshinta
Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:18 WIB |
Sumbar susun trik agar wisatawan tinggal lebih lama
Objek wisata Linggai Park yang baru selesai dibangun, di tepi Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. BI Sumbar menilai sektor pariwisata bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru ke depan. Foto: Antara.

Elshinta.com - Dinas Pariwisata Sumatera Barat menyusun trik untuk menahan wisatawan agar mau tinggal lebih lama di daerah itu dengan memaksimalkan lima kawasan wisata dengan daya tarik berbeda.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial menyebut lima kawasan itu masing-masing marine (laut), geopark (taman bumi), tradisi, peninggalan zaman kolonial dan surfing.

"Dengan adanya lima kawasan ini, perusahaan perjalanan wisata bisa menjual paket setidaknya untuk lima hari. Itu waktu yang cukup lama untuk tinggal. Kita berharap akan makin banyak uang yang berputar," katanya di Padang, Sabtu (11/7).

Namun untuk mewujudkan hal itu, perlu keseriusan semua pihak untuk fokus memaksimalkan pembangunan kawasan wisata itu agar benar-benar layak dan memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Ia menyebut tanpa adanya upaya yang seayun selangkah antara provinsi dan kabupaten/kota serta pemangku kepentingan lain yang masuk dalam pentahelix kepariwisataan, hal itu sulit bisa terwujud.

"Karena itu kita berupaya menyamakan irama ini dengan kabupaten/kota karena kewenangan pariwisata itu memang berada di daerah. Salah satunya dengan rapat koordinasi," ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Daya Tarik Pariwisata Sumbar, Doni Hendra mengatakan lima kawasan itu masing-masing terdiri dari beberapa kabupaten/kota.

Kawasan marine atau laut pusatnya Kota Padang kemudian Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman dan Kota Pariaman, kawasan geopark pusatnya Kota Bukittinggi kemudian Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat dan Kota Payakumbuh.

Lalu kawasan tradisi pusatnya Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kota Solok dan Kabupaten Solok Selatan.

Kawasan peninggalan sejarah untuk daerah Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya. Sementara kawasan surfing adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Ia mengatakan kawasan itu masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (RIPKP) yang tertuang dalam Perda nomor 3 tahun 2014 tentang RIPKP Sumbar.

"Kita berharap kabupaten/kota bisa fokus pembangunan pariwisata daerahnya pada pembagian kawasan itu," katanya, demikian Antara. (Anj)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budaya patuh terhadap new normal untuk berwisata sehat
Jumat, 18 September 2020 - 14:05 WIB
Menurunnya jumlah kunjungan wisatawan ke Bali karena pandemi berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali...
PSBB, wisata Kepulauan Seribu ditutup sementara
Kamis, 17 September 2020 - 19:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta resmi menutup sementara wisata di wilaya...
Ancol kembali tutup sementara mulai 14 September
Jumat, 11 September 2020 - 21:47 WIB
Manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan menutup sementara kawasan wisata pantai, Dunia Fantasi (Dufan...
Wisata Candi Bajang Ratu kembali dibuka, wisatawan pun berdatangan
Kamis, 10 September 2020 - 21:56 WIB
Pandemi virus Covid-19 membuat beberapa destinasi wisata terpaksa ditutup sementara. Tidak terkecual...
Disparbud Langkat ajak kerjasama PTPN-2 kembangkan prasarana destinasi wisata
Kamis, 10 September 2020 - 14:47 WIB
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyambangi kantor Di...
Wisman ke Indonesia per Juli 2020 mencapai 159,76 ribu orang
Selasa, 01 September 2020 - 18:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indon...
Bendungan Rentang Majalengka jadi tempat wisata favorit keluarga
Senin, 31 Agustus 2020 - 15:36 WIB
Salah satu bendungan raksasa yang terletak di kawasan utara Majalengka tepatnya di Dusun Rentang, De...
Tingkatkan daya tarik wisata, Kemenparekraf  gelar gerakan BISA di Lumajang
Sabtu, 29 Agustus 2020 - 19:19 WIB
Program Bersih Indah Sehat dan Aman (BISA) yang digulirkan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk ...
Wisatawan tanpa masker dan sakit dilarang masuk Gunung Bromo
Jumat, 28 Agustus 2020 - 20:25 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugen...
Cara aman berwisata di masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:16 WIB
Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AK...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV