Akhir Juni, bencana hidrometeorologi masih terjadi di sejumlah wilayah
Elshinta
Senin, 29 Juni 2020 - 07:59 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Akhir Juni, bencana hidrometeorologi masih terjadi di sejumlah wilayah
Banjir yang terjadi di Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (27/6). Foto: BPBD Kabupaten Lamandau

Elshinta.com - Bencana hidrometeorologi masih terjadi jelang akhir Juni 2020. Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) mencatat kejadian banjir dan longsor di beberapa wilayah nusantara, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara.

Berdasarkan analisis dasarian ketiga Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah masih berpotensi hujan dengan curah hujan menengah hingga tinggi. Beberapa wilayah tersebut teridentifikasi di Pulau Sulawesi, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Bahkan hingga awal Juli 2020, wilayah tadi masih berpotensi hujan dengan intensitas menengah.

Pusdalops, seperti diinformasikan melalui laman resmi BNPB, Minggu (28/6), mendapatkan laporan kejadian banjir di wilayah Sulawesi pada Sabtu (27/6), seperti di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Taliabu, Maluku Utara, Kabupaten Boalemo dan Pohuwanto, Gorontalo, dan Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Ribuan warga terdampak banjir di wilayah-wilayah tersebut seperti di Lamandau 723 kepala keluarga (KK), Taliabu 700, Bolaang Mongondow Selatan 220, Boalemo 125, dan Pohuwanto 40.

Berdasarkan analisis dari InaRISK, Indonesia memiliki potensi risiko sedang hingga tinggi untuk bahaya banjir. Jiwa terpapar bahaya ini mencapai 100 juta penduduk di seluruh provinsi. Luas wilayah memiliki potensi terdampak banjir hingga hampir 20 juta hektar. Sedangkan bahaya longsor, wilayah Indonesia memiliki jiwa terpapar hingga 14 juta penduduk dan luas wilayah berisiko mencapai 57 juta hektar di 33 provinsi.

Melihat kondisi hingga awal Juli 2020, masyarakat diimbau untuk tetap siap siaga dalam menghadapi ancaman bahaya, khususnya hidrometeorologi. Kesiapsiagaan berbasis masyarakat sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan jiwa. 

Hal sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat seperti memetakan wilayah berpotensi banjir dan longsor, serta melihat kondisi tanah di lapangan. Selain itu, curah hujan tinggi dan berdurasi lama dapat berpotensi banjir.

Meskipun potensi bahaya banjir dan longsor masih dapat terjadi, masyarakat juga selalu siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya lain, seperti angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api dan pandemi COVID-19 yang masih menjadi ancaman di sekitar. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
BPBD: Data sementara rumah terdampak banjir 289 unit
Selasa, 22 September 2020 - 20:58 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyebutkan dari hasil pen...
BNPB: 30 KK di Jakarta masih mengungsi akibat banjir
Selasa, 22 September 2020 - 14:10 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
BNPB: 49 RT terdampak banjir Jakarta
Selasa, 22 September 2020 - 10:50 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB...
Banjir bandang di Sukabumi karena hujan lebat dipicu gelombang Rossby
Selasa, 22 September 2020 - 09:10 WIB
Banjir bandang di wilayah Kabupaten Bogor dan Sukabumi yang terjadi pada Senin (21/9) akibat hujan l...
Luapan Ciliwung mulai merendam rumah penduduk Kebon Pala
Selasa, 22 September 2020 - 08:37 WIB
Sebagian rumah penduduk di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai tere...
30 jalan umum di Jakarta Barat terendam banjir
Selasa, 22 September 2020 - 07:52 WIB
Sebanyak 30 ruas jalan umum di Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian 30-80 sentimeter (cm)...
Banjir rendam 22 RT di Jakarta Barat
Selasa, 22 September 2020 - 07:36 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan, sebanyak 22 RT di Jakarta Barat ...
BPBD: Banjir hingga longsor terjadi di Bogor akibat curah hujan ekstrem
Selasa, 22 September 2020 - 07:20 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat sejumlah bencana al...
Banjir bandang rusak rumah dan kantor di Cidahu Sukabumi
Selasa, 22 September 2020 - 07:04 WIB
Sejumlah rumah dan kantor pemerintah di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak akib...
Banjir bandang terjang Kecamatan Cicurug, 12 rumah hanyut
Selasa, 22 September 2020 - 06:49 WIB
Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) memonitor sebanyak 1...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV