Jokowi: Pemekaran masih moratorium
Elshinta
Selasa, 03 Desember 2019 - 12:56 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Dewi Rusiana
Jokowi: Pemekaran masih moratorium
Presiden Joko Widodo. Foto: Muslichun/elshinta.com

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo menyebut penangguhan pemekaran daerah masih berlaku. Namun, pemerintah tetap menampung aspirasi dari bawah terkait usulan moratorium di Papua. 

"Sampai saat ini urusan pemekaran itu masih moratorium. Tetapi kalau ada aspirasi dari bawah, misalnya di Provinsi Papua, baik itu dari Papua Selatan, Papua Tengah, di pegunungan tengah, saya kira silakan. Namanya aspirasi dari bawah," ujar Jokowi saat berbincang dengan wartawan, termaasuk Reporter Elshinta, Bayu Istiqlal, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12).  

Menurut Jokowi, Kementerian Dalam Negeri sudah menyerap aspirasi tersebut. Dia berjanji akan mengkaji pemekaran Papua. 

"Tentu saja ada kajian-kajian, perhitungan-perhitungan yang dalam, dalam rangka kebaikan bersama, kebaikan Papua," ungkapnya.

Jokowi sebelumnya mengaku hanya menerima aspirasi dari tokoh-tokoh Papua terkait rencana pemekaran wilayah Papua. Ia membantah menawarkan pemekaran.

Aspirasi itu disampaikan para tokoh Papua yang bertemu Jokowi beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Jokowi menyampaikan pemerintah masih moratorium pemekaran daerah.

Namun, para tokoh menyampaikan wilayah pegunungan tengah memerlukan pemekaran provinsi baru. Saat itu, Jokowi menyampaikan pemekaran daerah akan ditindaklanjuti dengan kajian dan kalkulasi matang.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan moratorium di wilayah lain tetap berlaku, kecuali Papua. Pasalnya, pemerintah memiliki anggaran terbatas bagi 183 wilayah yang meminta pemekaran.

Tito menjelaskan Papua mendapat keistimewaan karena alasan keamanan dan percepatan pembangunan di ujung timur Indonesia itu.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menkopolhukam: Parpol jadi tertuduh maraknya kasus korupsi
Sabtu, 14 Desember 2019 - 21:42 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menilai saat ini p...
Ketua MPR: Generasi milenial jangan alergi sama politik
Sabtu, 14 Desember 2019 - 21:27 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet mengingatka...
Kader PKB diwajibkan terus berkhidmat pada NU
Sabtu, 14 Desember 2019 - 17:12 WIB
Seluruh kader maupun pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di semua tingkatan diwajibkan terus be...
PPP gelar Mukernas tentukan kepastian jadwal Muktamar
Sabtu, 14 Desember 2019 - 15:29 WIB
PPP menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ke-V pada Sabtu-Minggu (14-15 Desember) di Jakart...
Muqowam minta Suharso rangkul semua tokoh PPP
Sabtu, 14 Desember 2019 - 14:49 WIB
Politisi senior PPP Akhmad Muqowam meminta Soeharso Monoarfo selaku Plt Ketua Umum PPP merangkul sem...
DPRD siap bersinergi dukung pembangunan Kota Medan
Kamis, 12 Desember 2019 - 21:46 WIB
Ketua DRPD Medan Hasyim menutup kegiatan Rapat Kerja  (Raker) DPRD Medan, yang berlangsung di Hote...
163 calon Panwascam ikuti tes socrative
Kamis, 12 Desember 2019 - 21:37 WIB
Sebanyak 163 peserta Seleksi Calon Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Ke...
Jokowi tegaskan pencalonan Gibran murni kompetisi bukan penunjukan  
Kamis, 12 Desember 2019 - 16:15 WIB
Presiden Joko Widodo menegaskan pencalonan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wali...
BPIP dorong Kesbangpol daerah tanamkan Pancasila lewat Medsos
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:46 WIB
“Peristiwa politik besar dan terencana seperti pilkada serentak mesti dapat dimanfaatkan menanamka...
PPP diprediksi tidak akan pecah karena pemilihan ketum baru
Kamis, 12 Desember 2019 - 07:36 WIB
Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno memprediksi Partai Persatuan Pembangunan tidak aka...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once