Demonstran Serukan Diakhirinya Monarki Spanyol 
Elshinta
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Demonstran Serukan Diakhirinya Monarki Spanyol 
VOA Indonesia - Demonstran Serukan Diakhirinya Monarki Spanyol 
Para pengunjuk rasa, Minggu (9/8), menyerukan diakhirinya monarki Spanyol setelah mantan Raja Juan Carlos secara tiba-tiba meninggalkan negara itu pekan ini karena skandal korupsi. Juan Carlos, yang turun tahta pada 2014 untuk digantikan putranya Felipe, secara tiba-tiba mengumumkan keputusannya untuk pergi, Senin (3/8). Namun tidak ada konfirmasi resmi kemana dia pergi, sehingga menimbulkan pertanyaan besar. "Kita harus membersihkan sistem korupsi dan kita harus mulai dengan kerajaan," kata Jose Emilio Martin, seorang pengemudi bus. Sejumlah unjuk rasa menentang keluarga kerajaan telah tersebar di seluruh Spanyol sejak keluarnya bekas raja secara dramatis. Sekitar 100 orang berdemonstrasi di Valencia pada Minggu (9/8) dan unjuk rasa lain akan diadakan di Mallorca pekan ini selama kunjungan Raja Felipe VI ke pulau itu. Sebuah jajak pendapat oleh SigmaDos yang diterbitkan pada Minggu (9/8) di harian konservatif El Mundo mendapati sebanyak 63,3 persen dari mereka yang disurvei tidak setuju dengan kepergian raja berusia 82 tahun itu. Sedangkan 27,2 persen menyetujuinya. Sekitar 80,3 persen berpendapat Juan Carlos harus menghadapi upaya hukum. Jajak pendapat itu, yang diadakan antara 4-6 Agustus setelah dia pergi, mendapati 12,4 persen mengatakan Carlos tidak perlu disidang dan 7,3 persen tidak memberikan opini mereka. [vm/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Serangan di Paris Mengaku Menarget Kantor Charlie Hebdo
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pihak berwenang Perancis mengatakan seorang lelaki yang Jumat lalu diduga menikam dua orang di Paris...
Jumlah Kasus Covid-19 di India Mencapai Enam Juta
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Jumlah kasus virus corona di India mencapai enam juta pada hari Senin (28/9). Negara dengan jumlah k...
500 Ditangkap dalam Protes-protes Akhir Pekan di Belarus
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Polisi di Belarus menangkap 500 demonstran pada akhir pekan, sementara protes-protes menentang Pres...
Penduduk Lokal Tasmania Selamatkan Pohon Kayu Putih dari Kepunahan 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Di dataran tinggi tengah Tasmania, muncul kekhawatiran terhadap nasib pohon cider gum atau kayu puti...
Jumlah Korban Tewas dalam Konflik Armenia-Azerbaijan Bertambah
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pertempuran sengit antara pasukan Azerbaijan dan Armenia pada Senin (28/9) memicu retorika permusuha...
Anggota Parlemen Perempuan Inggris Dituduh Lecehkan Seorang Perempuan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Seorang anggota oposisi parlemen Inggris pada Senin (28/9) didakwa melecehkan seorang perempuan, kat...
Kambing Bantu Berantas Rumput Liar di Taman Kota New York
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Para pengunjung taman di kota New York disuguhi pemandangan yang tidak biasa pada minggu awal Septem...
DPR Desak Pemerintah Kecam Penghancuran 16 Ribu Masjid di China 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk menyampaikan kecaman dan keprihatinan terhad...
Lonjakan Covid-19 di Israel, Yerusalem Tercatat sebagai Pusat Penularan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Kota tua Yerusalem tercatat sebagai pusat penularan virus selagi Israel menjadi salah satu negara ya...
Bisnis Katering di Tepi Barat Beralih ke Mobil Kedai di Tengah Pandemi
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dari hotdog hingga kopi. Pebisnis makanan dan minuman di Tepi Barat, Palestina, kini mengandalkan mo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV