Polisi Bentrok dengan Demonstran Pasca Pemilu di Belarusia
Elshinta
Senin, 10 Agustus 2020 - 15:18 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Polisi Bentrok dengan Demonstran Pasca Pemilu di Belarusia
VOA Indonesia - Polisi Bentrok dengan Demonstran Pasca Pemilu di Belarusia
Polisi dan demonstran bentrok, Minggu (9/8), di Belarusia setelah pemimpin otoriter yang lama berkuasa Alexander Lukashenko diperkirakan menang besar dalam pilpres. Sekitar 1.000 orang berkumpul di Minsk dekat sebuah monumen. Polisi memukuli mereka dengan pentungan dan menggunakan granat kejut dan meriam air untuk membubarkan massa, yang berusaha membangun barikade dengan tong sampah. Protes-protes diadakan di kota-kota lain di Belarusia, termasuk Gomel, Grodno, Vitebsk dan Brest, dimana polisi dilaporkan menembakkan gas air mata. Belum jelas berapa orang yang ditangkap. Namun Ales Bilyatsky dari kelompok HAM Viasna mengatakan kepada Associated Press bahwa dia meyakini ada ratusan yang ditangkap. Belum ada laporan segera mengenai korban luka dalam protes-protes itu. Beberapa waktu sebelumnya, Lukashenko pada Minggu (9/8) mengatakan dia tidak akan menoleransi para demonstran dan memperingatkan polisi akan bertindak tegas. “Kalau kalian memprovokasi, kalian akan dapat jawaban yang sama," katanya. "Apakah kalian akan berusaha menggulingkan pemerintah, mematahkan sesuatu, melukai, menyinggung, dan mengharapkan saya atau seseorang untuk berlutut di depan kalian dan mencium mereka? Itu tidak akan terjadi." Berbagai jajak pendapat dan komisi pemilu menyebut Lukashenko unggul sekitar 80 persen suara. Dan satu-satunya kandidat oposisi yang menantangnya dengan serius, Svetlana Tikhanovskaya, hanya mendapat 7 persen. Tiga kandidat lainnya hanya simbolis. Hasil akhir diperkirakan Senin (10/8) tapi kemungkinan tidak akan banyak berbeda. [vm/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pelaku Serangan di Paris Mengaku Menarget Kantor Charlie Hebdo
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pihak berwenang Perancis mengatakan seorang lelaki yang Jumat lalu diduga menikam dua orang di Paris...
Jumlah Kasus Covid-19 di India Mencapai Enam Juta
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Jumlah kasus virus corona di India mencapai enam juta pada hari Senin (28/9). Negara dengan jumlah k...
500 Ditangkap dalam Protes-protes Akhir Pekan di Belarus
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Polisi di Belarus menangkap 500 demonstran pada akhir pekan, sementara protes-protes menentang Pres...
Penduduk Lokal Tasmania Selamatkan Pohon Kayu Putih dari Kepunahan 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Di dataran tinggi tengah Tasmania, muncul kekhawatiran terhadap nasib pohon cider gum atau kayu puti...
Jumlah Korban Tewas dalam Konflik Armenia-Azerbaijan Bertambah
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Pertempuran sengit antara pasukan Azerbaijan dan Armenia pada Senin (28/9) memicu retorika permusuha...
Anggota Parlemen Perempuan Inggris Dituduh Lecehkan Seorang Perempuan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Seorang anggota oposisi parlemen Inggris pada Senin (28/9) didakwa melecehkan seorang perempuan, kat...
Kambing Bantu Berantas Rumput Liar di Taman Kota New York
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Para pengunjung taman di kota New York disuguhi pemandangan yang tidak biasa pada minggu awal Septem...
DPR Desak Pemerintah Kecam Penghancuran 16 Ribu Masjid di China 
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk menyampaikan kecaman dan keprihatinan terhad...
Lonjakan Covid-19 di Israel, Yerusalem Tercatat sebagai Pusat Penularan
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Kota tua Yerusalem tercatat sebagai pusat penularan virus selagi Israel menjadi salah satu negara ya...
Bisnis Katering di Tepi Barat Beralih ke Mobil Kedai di Tengah Pandemi
Selasa, 29 September 2020 - 10:01 WIB
Dari hotdog hingga kopi. Pebisnis makanan dan minuman di Tepi Barat, Palestina, kini mengandalkan mo...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV