Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
VOA Indonesia - Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Italia, Kamis (23/9) mengatakan pihaknya telah meminta Pakistan untuk mengekstradisi orang tua dari seorang gadis remaja yang diduga telah dibunuh oleh keluarganya setelah menolak dijodohkan. Pengumuman itu muncul setelah berita Rabu (22/9) bahwa paman dari Saman Abbas yang berusia 18 tahun telah ditangkap di Paris, dituduh melakukan pembunuhan bersama orang tua si gadis dan dua sepupunya. Kasus ini telah memicu kemarahan di Italia dan telah menjadi berita utama sejak polisi mulai menyelidiki hilangnya remaja tersebut pada bulan Mei. Hingga kini, jenazahnya belum ditemukan. “Menteri Kehakiman Marta Cartabia... telah menandatangani dan mengirim dua permintaan ekstradisi untuk orang tua Saman Abbas, yang sedang diselidiki atas pembunuhan putri mereka,” kata kementerian kehakiman, Kamis. Jaksa pada hari Rabu mengumumkan penangkapan paman gadis itu di pinggiran Paris. Saman Abbas, yang tinggal di kota Novellara, Italia Utara, tahun lalu menolak rencana keluarganya untuk dinikahkan dengan sepupunya di negara asal mereka, Pakistan. Ketika masih di bawah umur, dia minta perlindungan dinas sosial dan pada bulan November dipindahkan ke rumah penampungan. Dia juga melaporkan orang tuanya ke polisi, tetapi pada 11 April dia kembali ke orang tuanya. Polisi mulai mencarinya pada 5 Mei, ketika petugas mengunjungi rumahnya dan mendapati rumah itu kosong. Polisi kemudian menemukan bahwa orang tua gadis itu pergi ke Pakistan tanpa dia, dan menemukan rekaman dari kamera keamanan terdekat yang membuat mereka khawatir. Pada akhir 29 April, lima orang terlihat berjalan dari rumah itu sambil memegang sekop, linggis, dan ember, dan mereka kembali setelah sekitar dua setengah jam. [lt/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi: Perlu Segera Dibangun Sistem Ketahanan Kesehatan Global yang Baru 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Joko Widodo mendesak perlunya penataan ulang sistem ketahanan kesehatan global yang baru pa...
Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Italia, Kamis (23/9) mengatakan pihaknya telah meminta Pakistan untuk mengekstradisi orang tua dari ...
Phil Grabsky, Shoaib Sharifi Rekam Peristiwa 20 Tahun di Afghanistan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
My Childhood My Country: 20 Years in Afghanistan (“Masa Kecilku, Negeraku: 20 Tahun di Afghanistan...
Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Chad Mahamat Idriss Deby dan Presiden Uganda Yower...
Penyelidik PBB: Junta Militer Myanmar Mungkin Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Seorang penyelidik PBB di Myanmar telah menuduh junta militer negara itu melakukan serangan sistemat...
Blinken Serukan DK PBB Bantu Atasi Perubahan Iklim
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Amerikan Antony Blinken hari Kamis (23/9) menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB u...
Kecam Deportasi Tak Manusiawi Migran Haiti, Utusan Khusus AS Mundur
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Utusan Khusus Amerika untuk Haiti Daniel Foote Kamis siang (23/9) mengundurkan diri dan mengecam ker...
Pemimpin AS, Australia, Jepang dan India akan Bahas Kerja Sama Indo-Pasifik
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Pemimpin Amerika, Australia, Jepang dan India dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan di Washington...
Irak Hadapi
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Irak Barham Salih pada Kamis (23/9) mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "pertempur...
Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan ia memahami ketidaksepakatan utusan khusus Amerika unt...