Kematian di Bawah 1.000 Orang, Indonesia Longgarkan PPKM di Beberapa Wilayah
Elshinta
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kematian di Bawah 1.000 Orang, Indonesia Longgarkan PPKM di Beberapa Wilayah
ABC.net.au - Kematian di Bawah 1.000 Orang, Indonesia Longgarkan PPKM di Beberapa Wilayah

Indonesia mulai mengizinkan berbagai sarana publik seperti rumah ibadah dibuka kembali di beberapa kota, termasuk di ibu kota Jakarta, setelah semakin banyak warga yang divaksinasi dan menurunnya kasus penularan virus.

Presiden Joko Widodo mengatakan restoran dan tempat-tempat ibadah akan bisa beroperasi dengan kapasitas 25 persen, dan pusat-pusat perbelanjaan dibuka dengan kapasitas 50 persen kapasitas pengunjung mulai hari Selasa (24/08) hari ini.

“Sejak tanggal 15 Juli, angka kasus sudah turun 78 persen. Tingkat kesembuhan juga lebih tinggi dari jumlah kasus baru positif,” ujar Presiden Jokowi dalam jumpa pers virtual kemarin.

“Dengan  melihat mulai membaiknya beberapa indikator ini, pemerintah mempertimbangkan akan melakukan penyesuaian secara bertahap pembatasan kegiatan masyarakat,” katanya.

Untuk pertama kalinya sejak pertengahan bulan Juni, Indonesia melaporkan kasus di bawah angka 10 ribu hari Senin.

Sementara kasus menurun di Jakarta dan beberapa wilayah di pulau Jawa, varian Delta virus ini masih menyebar di berbagai wilayah Indonesia lainnya termasuk di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Namun, selain jumlah kasus yang turun data juga menunjukkan bahwa angka tes berada di titik terendah dalam dua bulan terakhir. Hari Senin (23/08) jumlah orang yang dites di Indonesia hanya 74.324 orang.

Sebelumnya, pakar kesehatan memperingatkan bahwa Indonesia yang pernah menjadi salah satu pusat penyebaran kasus tertinggi di dunia, bisa menjadi hotspot bagi munculnya varian baru.

Dalam jumpa pers terpisah, Menteri Koordinator Investasi dan Kemaritiman Luhut Pandjiatan  mengatakan bahwa PPKM akan tetap diberlakukan sepanjang masih ada kasus baru COVID-19.

Menurutnya pemerintah akan memantau dan mengkaji situasi setiap satu atau dua minggu sekali dan akan menyesuaikan pembatasan pergerakan sesuai situasi yang ada di daerah.

PPKM di Pulau Bali juga masih akan dilanjutkan, kata Luhut, namun bisa dilonggarkan di pekan-pekan mendatang.

Sejak program vaksinasi mulai dilakukan di Indonesia sejak awal Januari, secara keseluruhan sekitar 11 persen warga Indonesia sudah mendapatkan dua dosis penuh vaksinasi.

Jakarta mencapai 'herd immunity'

Hari Minggu (22/08), Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa ibu kota sudah mencapai taraf kekebalan kelompok (herd immunity) setelah mayoritas warga sudah mendapatkan vaksinasi penuh.

Pada bulan Juli, rumah sakit di Jakarta kewalahan menampung pasien, dengan persediaan tabung oksigen yang langka, dan banyak pasien COVID yang meninggal di rumah. Namun, dalam beberapa pekan terakhir jumlah kasus menurun tajam sementara jumlah yang divaksinasi terus meningkat.

Tanggal 12 Juli lalu, tercatat 14.600 kasus dalam sehari di Jakarta, namun hari Minggu (22/08) hanya ada 700 kasus.

"Jakarta sudah memasuki zona hijau dan sudah memenuhi 'herd immunity' (kekebalan kelompok). Namun, kami minta semua warga disiplin patuh dan taat protokol kesehatan," katanya.

Menurutnya sekarang di Jakarta tingkat vaksinasi dua dosis sudah 54 persen, sementara jumlah orang yang sudah mendapatkan satu dosis vaksin lebih tinggi lagi.

Namun, Dr Pandu Riono, epidemiolog dari Universitas Indonesia mengatakan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut salah memahami pengertian kekebalan kelompok.

Berpenduduk lebih dari 10 juta orang, sebagian besar warga Jakarta mendapatkan vaksin Sinovac buatan China, dan sebagian kecil sisanya mendapatkan vaksin AstraZeneca dan Sinopharm.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Presiden Indonesia Dinyatakan Bersalah Soal Pencemaran Udara, Ini Hukumannya
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo dan pejabat lainnya di Indonesia dinyatakan bersalah atas kelalaian m...
China Semakin Perkuat Militernya, Seberapa Kuat Negara Barat?
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Saat Australia memilih kekuatan nuklir sebagai bagian pertahanan dan garis pertempuran sedang ditari...
Indonesia Mencermati dengan Penuh Kehati-hatian Soal Kapal Selam Nuklir Australia
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Kementerian Luar Negeri Indonesia mencermati secara hati-hati rencana Pemerintah Australia untuk mem...
Ada Sejumlah Pria Tak Mau Divaksinasi Karena Takut Buah Zakar Membengkak
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Selasa kemain, penyanyi ternama Nicki Minaj mengajukan pertanyaan yang mungkin belum ada dalam piki...
Dua Buronan Kasus Terorisme Tewas Ditembak Pasukan Gabungan TNI-Polri
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Ali Kalora, militan ekstremis yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme yang paling di...
Saya Petarung: Manny Pacquiao Mencalonkan Diri Menjadi Presiden Filipina 2022
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Ikon tinju dan senator Filipina Manny Pacquiao mengatakan dia akan mencalonkan diri sebagai presiden...
Priya Dipaksa Menyaksikan Pacarnya Dibakar Hidup-hidup. Itu Salah Satu Alasannya Tak Bisa Pulang ke Sri Lanka
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Image: The Tamil family has been granted three more months but beyond that is anyone's guess. A...
Hal Apa Saja yang Mengejutkan Pendatang Tentang Australia?
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Ada beberapa hal yang kemungkinan besar muncul di benak seseorang yang hendak pindah ke Australia: m...
PM Australia Mengontak Presiden Jokowi untuk Menenangkan Indonesia Soal Kapal Selam Nuklir
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Perdana Menteri Scott Morrison menghubungi Presiden Joko Widodo kemarin setelah Kementerian Luar Neg...
Ribuan Pekerja Kontruksi Berunjuk Rasa Melbourne, Kebanyakan Anti-vaksin
Jumat, 24 September 2021 - 09:52 WIB
Lebih dari seribu pengunjuk rasa yang sebagian besar anti-vaksinasi memadati pusat kota Melbourne, A...
Live Streaming Radio Network