Kesejahteraan di Belakangan PDB Setinggi Seratus Triliun Yuan RMB
Elshinta
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:29 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Kesejahteraan di Belakangan PDB Setinggi Seratus Triliun Yuan RMB
CRI - Kesejahteraan di Belakangan PDB Setinggi Seratus Triliun Yuan RMB

101.598.600.000.000 Yuan (seratus satu triliun lima ratus sembilan puluh delapan miliar enam ratus juta), atau sekitar 222 ribu triliun Rupiah, meningkat 2,3% dibandingkan tahun 2019, ini adalah data PDB Tiongkok tahun 2020 yang dihitung pada tahap pertama komunike statistik yang diumumkan pemerintah Tiongkok pada akhir bulan Februari. Pada  tahun lalu yang luarbiasa , setiap warga Tiongkok jelas,  betapa sulitnya untuk mencapai volume total PDB yang menerobos seratus triliun Yuan.

Mengapa ekonomi Tiongkok bisa mencapai prestasi yang luarbiasa ini? Ini berkaitan dengan kebijakan yang diambil pemerintah dengan bertolak dari kesejahteraan rakyat. Menghadapi masalah masalah sulit global yaitu menyelaraskan pengontrolan wabah dan pemulihan ekonomi, jawaban yang diberi Tiongkok adalah menempatkan jaminan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat pada posisi yang paling penting, menyusun dan mengambil kebijakan terkait dengan berorientasi induk pasar secara langsung, mengurangi pungutan pajak dan ongkos secara besar-besaran, meningkatkan dukungan moneter terhadap perusahaan menengah dan kecil. Logika di belakangan ini tidak kompleks, karena mempertahankan induk pasar termasuk perusahaan, baru dapat menjamin kesempatan kerja dan pendapatan rakyat biasa. Kini, hasil bertahap telah tercapai. Tingkat pengangguran dalam survei di kota pada akhir 2020 tercatat 5,2%, tingkat pengangguran kota yang terdaftar 4,2%, semua ini lebih rendah daripada prediksi, dan PDB perkapita melebihi 10 ribu dolar AS selama dua tahun ini berturut-turut.

Ekonomi Tiongkok yang pulih terus juga menjadi kekuatan utama untuk mendorong pemulihan global. Sistem industri Tiongkok yang lengkap dan sistem logistika yang lancar dapat memenuhi kebutuhan banyak negara terhadap produk penanggulangan wabah, produk kehidupan dan kerja dari rumah. Menurut statistik daerah terkait, 2020 Tiongkok pertama kali dengan melampaui AS  menjadi mitra dagang terbesar bagi Uni Eropa, dan dengan melebihi Meksiko sekali lagi menjadi mitra dagang terbesar bagi AS, dan nilai total ekspor impor terhadap negara sepanjang Satu Sabuk Satu Jalan pada 2020 naik 1%. Sementara itu, Tiongkok terus memperluas keterbukaan, dan mendatangkan peluang investasi yang sulit didapat kepada perusahaan global. Tahun lalu penggunaan modal asing secara aktual Tiongkok mencapai 1 triliun yuan, naik 6,2% dibandingkan tahun 2019.

Kini, tren wabah global dan situasi ekonomi tetap mempunyai unsur yang tidak menentu, situasi membaiknya ekonomi Tiongkok dalam jangka panjang tidak berubah, khususnya tahun ini Tiongkok akan memulai Repelita selanjutnya, mengejar perkembangan yang berkualitas lebih tinggi, lebih adil, lebih berkelanjutan dan lebih aman. Dunia beralsan menantikan momentum pemulihan ekonomi Tiongkok akan terus berlanjut, dan kehidupan indah yang didamba lebih banyak orang akan menjadi realitas.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wang Yi Menghadiri Resepsi 5 Tahun Peresmian Kerja Sama Lanchang-Mekong
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi hari Selasa kemarin (13/4) mengh...
Pengadilan Terima Kasus Penuntutan Perusahaan Xinjiang terhadap Adrian Zenz
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Pengadilan Menengah Daerah Kashgar baru-baru ini menerima gugatan PT. Tektil Xiongying Yarkant (Shac...
Video Wawancara Mantan Penerjemah FBI Mengenai Isu Xinjiang Terungkap
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Sebuah video wawancara Mantan Penerjemah FBI Amerika Serikat (AS), Sibel Edmonds mengenai isu Xinjia...
AS Utus Personel ke Taiwan, Tiongkok Layangkan Teguran Keras kepada Pemerintah AS
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian hari Rabu kemarin (14/4) menyatakan, pihak Tiongkok melayangkan teg...
Xi Jinping Terima Surat Kepercayaan Dubes Baru Mancanegara untuk Tiongkok
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Rabu (14/4) kemarin sore, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima   surat kepercayaan dubes ...
Tiongkok Kecam Keras Sabotase terhadap Fasilitas Nuklir Natanz Iran
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers hari Rabu kemarin (14/4) menyatakan, pihak Tiongko...
Kemlu Tiongkok Sampaikan Ucapan Selamat kepada Guillermo Lasso atas Terpilihnya sebagai Presiden Ekuador
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian dalam jumpa pers hari Rabu kemarin (14/4) menyampaikan ucapan selam...
Kemlu Tiongkok: Pembuangan Air Limbah Radioaktif Fukushima Jepang Tak Boleh Korbankan Dunia
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Pemerintah Jepang secara resmi memutuskan untuk membuang air limbah radioaktif PLTN Fukushima ke lau...
Momok Kolonialisme Barat AS Masih Menghantui Dunia
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Negara kaya yang populasinya menempati 16% dari populasi dunia memiliki 60% vaksin Covid-19 di dunia...
Acara Presentasi Bertema “Cerita PKT” Di Propinsi Zhejiang Digelar
Kamis, 15 April 2021 - 12:25 WIB
Acara Presentasi Bertema “Cerita PKT-Praktek Pikiran Sosialisme Berkarakteristik Tiongkok pada...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV