Pfizer dan Moderna Janjikan Peningkatan Besar Pasokan Vaksin
Elshinta
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pfizer dan Moderna Janjikan Peningkatan Besar Pasokan Vaksin
VOA Indonesia - Pfizer dan Moderna Janjikan Peningkatan Besar Pasokan Vaksin
Setelah produksi awal yang lambat dan mengecewakan, beberapa eksekutif perusahaan farmasi Selasa menyatakan kepada Kongres, mereka telah menyelesaikan masalah produksi vaksin dan berharap cukup vaksin untuk mengimunisasi 300 juta warga di Amerika Serikat pada akhir Juli. Pejabat Moderna dan Pfizer kepada Komite Energi dan Perdagangan menyampaikan telah meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan dan berada di jalur yang tepat terkait pengadaan dosis tambahan yang dibeli pemerintahan Biden pada awal Februari 2021. Presiden Moderna Stephen Hoge dalam kesaksian tertulis menyampaikan perusahaan farmasi itu melipatgandakan pengiriman sejak akhir 2020 dan berharap menggandakannya lagi pada April mendatang menjadi 40 juta dosis per bulan. Stephen menyatakan perusahaan berupaya dapat mengirimkan 100 juta dosis pada akhir Maret 2021. Perusahaan itu mengalami kendala untuk memenuhi jadwal pengiriman karena kemacetan di pabrik pengisian botol vaksin. Hoge menjelaskan Moderna sedang menambah pabrik lain untuk mempercepat produksi. Dengan peningkatan kapasitas, Moderna mempercepat jadwal pengiriman 100 juta dosis berikutnya dari akhir Juni hingga akhir Mei 2021, dan 100 juta dosis lagi yang direncanakan akhir September menjadi akhir Juli mendatang. Pfizer, perusahaan vaksin lainnya di Amerika Serikat, juga telah melakukan "investasi yang signifikan (pada vaksin COVID-19 perdana) di lokasi-lokasi manufaktur AS," kata Kepala Pejabat Bisnis John Young dalam kesaksian tertulis. Perusahaan itu menambahkan jalur-jalur produksi, menggandakan ukuran dan meningkatkan kumpulan unit produksi vaksin, dan mempercepat uji laboratorium, Young menambahkan lebih lanjut. Dengan demikian, Pfizer berharap dapat menyediakan 13 juta dosis per minggu pada pertengahan Maret 2021, naik dari empat menjadi lima juta pada awal Februari lalu. "Karena kebutuhan mendesak untuk memvaksinasi lebih banyak masyarakat, kami telah meningkatkan produksi vaksin itu," kata Young lebih jauh. Perusahaan farmasi itu menaikkan target produksi globalnya tahun 2021 dari 1,2 miliar dosis menjadi 2 miliar. Pfizer juga sepakat untuk memberikan 40 juta dosis untuk COVAX, sebuah prakarsa global pengiriman vaksin secara adil ke negara-negara terlepas dari tingkat pendapatan masing-masing negara. Moderna belum memberikan dosis pada COVAX. [mg/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
200 Warga Indonesia Telah Tinggalkan Myanmar
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Dua ratus warga negara Indonesia di Myanmar telah meninggalkan negara itu. Hingga kini KBRI di Yango...
Free Burma Rangers Bantu Etnis Tertindas di Myanmar
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Sebuah kelompok kemanusiaan multi-etnis, The Free Burma Rangers (FBR), membantu kelompok etnis yang ...
Uni Eropa Menaruh Harapan pada Vaksin Pfizer
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Dalam beberapa bulan terakhir ada kekhawatiran tentang penguatan pemulihan global mendatang akan men...
Kuba Longgarkan Larangan Penjualan Daging Sapi dan Produk Susu
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Kuba mengumumkan pihaknya akan melonggarkan larangan yang sudah diberlakukan selama puluhan tahun te...
Pejabat AS Prihatin atas Penempatan Militer Rusia di Krimea
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pengerahan besar-besaran pasukan militer Rusia ke Krimea memprihatinkan Amerika. Direktur Badan Inte...
Biden: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Mulai 1 Mei
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Presiden Amerika Joe Biden hari Rabu (14/4) mengumumkan rencananya menarik sisa pasukan Amerika dari...
Menteri-Menteri Inggris Tolak Permohonan KTT Darurat soal Irlandia Utara
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Menteri Luar Negeri Irlandia Simon Coveney diperkirakan akan menekan Menteri Luar Negeri Inggris Dom...
Perancis Akan Sikapi Vaksin J&J Sama Seperti AstraZeneca
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Juru bicara pemerintah Perancis Gabriel Attal mengatakan Perancis akan memberikan vaksin Johnson&Joh...
Ikuti Langkah AS, NATO akan Kurangi Pasukan di Afghanistan
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Alliance Treaty Organization/NATO) mengatakan akan menarik se...
Pejabat Kurdi: Roket Mendarat Dekat Pangkalan AS di Bandara Irbil
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB
Pejabat keamanan Kurdi dalam sebuah pernyataan mengatakan sebuah roket mendarat di dekat pangkalan A...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV