Uni Eropa Lipat Gandakan Pembelian Dosis Vaksin COVID-10 Buatan Pfizer-BioNTech
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Uni Eropa Lipat Gandakan Pembelian Dosis Vaksin COVID-10 Buatan Pfizer-BioNTech
VOA Indonesia - Uni Eropa Lipat Gandakan Pembelian Dosis Vaksin COVID-10 Buatan Pfizer-BioNTech
Uni Eropa telah mencapai kesepakatan dengan Pfizer-BioNTech untuk mendapatkan tambahan 300 juta dosis vaksin COVID-19 produksi mereka. Pada konferensi pers di Brussels hari Jumat (8/1), Presiden Komisi Uni Eropa Ursula Von der Leyen mengatakan, kesepakatan itu akan melipatgandakan jumlah dosis yang diperoleh blok itu dari perusahaan farmasi tersebut. Komisi ini adalah badan eksekutif Uni Eropa. Von der Leyen mengatakan Uni Eropa telah membuat kesepakatan terpisah dengan perusahaan farmasi AS Moderna mengenai vaksin COVID-19 produksinya, yang diizinkan untuk digunakan di Eropa awal pekan ini. Ia mengatakan berdasarkan kesepakatan di antara kedua pihak, Uni Eropa telah mengamankan cukup banyak vaksin untuk 380 juta warga Eropa, lebih dari 80 persen populasi blok itu. Masing-masing vaksin memerlukan dua kali suntikan berselang beberapa pekan. Von der Leyen mengatakan 75 juta dosis ekstra akan tersedia pada kuartal ke-dua tahun ini, dengan selebihnya dikirim kemudian pada tahun 2021. Sebagai bagian dari strateginya mengatasi COVID-19, Uni Eropa telah mencapai kesepakatan dengan enam pembuat vaksin: Moderna, Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, Sanofi-GSK, Janssen Pharmaceutica NV dan CureVac. Disebutkan bahwa jika keenamnya memproduksi vaksin yang ampuh, Uni Eropa akan menerima 2,3 juta miliar dosis – lebih dari cukup untuk seluruh populasi Uni Eropa yang berjumlah sekitar 450 juta orang. Program vaksinasi di 27 negara anggota blok itu telah dimulai dengan awal yang lamban. Sebagian anggota Uni Eropa dengan segera menyalahkan badan eksekutif blok itu atas apa yang dianggap sebagai kegagalan mengirimkan dosis dalam jumlah yang tepat. Uni Eropa telah membela strateginya, dengan menegaskan bahwa program vaksinasi baru saja dimulai, dan pengiriman dosis dalam jumlah besar diperkirakan akan berlangsung sekitar bulan April. [uh/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turki Tuduh Jet Yunani Ganggu Kapal Turki
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Turki, Selasa (23/2) menuduh jet-jet tempur Yunani "mengganggu" kapal Turki di Laut Aegea akibat ket...
Protes Antikudeta Myanmar Berlangsung Lagi Setelah Pemogokan Umum
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Para pengunjuk rasa di Myanmar ambil bagian dalam demonstrasi menentang junta militer negara itu, Se...
Capai Kesepakatan, Facebook akan Cabut Blokade Terhadap Konten Berita Australia
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Raksasa media global, Facebook memulihkan konten berita ke penggunanya di Australia setelah menyeles...
Pemimpin Inggris Optimis Pembatasan COVID-19 Dapat Berakhir 21 Juni
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Perdana Menteri Boris Johnson, Selasa (23/2) menyatakan sangat optimis bahwa semua pembatasan COVID-...
Biden, Trudeau Bahas COVID dan Ancaman Perubahan Iklim
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Presiden AS Joe Biden bertemu secara virtual, Selasa (23/2) dengan Perdana Menteri Justin Trudeau, m...
Israel Vaksinasi Separuh Penduduknya dengan Vaksin Pfizer
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Hampir separuh dari penduduk Israel telah divaksinasi dengan setidaknya satu dosis vaksin Pfizer-Bio...
Pfizer dan Moderna Janjikan Peningkatan Besar Pasokan Vaksin
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Setelah produksi awal yang lambat dan mengecewakan, beberapa eksekutif perusahaan farmasi Selasa men...
Menlu RI akan Kunjungi Myanmar di Tengah Tekanan terhadap Para Jenderal
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Menteri luar negeri Indonesia berencana terbang ke Myanmar hari Kamis (25/2) mendatang dalam kunjung...
PBB: Korban Sipil Afghanistan Melonjak Setelah Pembicaraan Damai Dimulai
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (23/2) menyatakan kematian dan jumlah warga sipil yang cedera di ...
Bank Dunia Ancam Hentikan Bantuan Vaksin Lebanon
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Bank Dunia, Selasa (23/2) mengancam akan menangguhkan pembiayaan multi-jutaan dolar untuk vaksinasi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV