Ekspos
Bank Mandiri, Yokke dan idEA kolaborasi tingkatkan ekspansi UMKM di industri digital
Elshinta
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 | Editor : Sigit Kurniawan
Bank Mandiri, Yokke dan idEA kolaborasi tingkatkan ekspansi UMKM di industri digital
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Dalam situasi pandemi Covid-19, perkembangan inovasi di bidang teknologi semakin cepat seiring bergesernya kebutuhan masyarakat ke arah digital. Semakin dinamisnya industri digital ini tentu harus diimbangi dengan strategi yang adaptif oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mampu dioptimalisasi untuk mengembangkan usaha dan bisa memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Bank Mandiri dan Yokke menggandeng Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menggelar Virtual Workshop bertajuk “Transformasi Digital UMKM Merah Putih” di Jakarta, Rabu (13/10) dengan mengundang ribuan peserta pelaku UMKM.

Menurut SEVP Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso, inisiatif pelaksanaan event ini sangat selaras dengan upaya Pemerintah dalam mendorong lebih banyak pelaku UMKM untuk bertransformasi ke platform digital. Apalagi, saat ini perkembangan UMKM Digital pun semakin masif.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM yang sudah onboarding ke dalam ekosistem digital mencapai 15,9 juta atau 24,9?ri total pelaku UMKM yang sekitar 65 juta unit. Jumlah ini meningkat signifikan selama pandemi Covid-19, sebelum pandemi Covid-19 pelaku UMKM yang terhubung dalam platform digital baru sebanyak 8 juta UMKM. Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM onboarding digital pada tahun 2024 nanti. Perlu dilakukan terobosan dan inovasi untuk mengembangkan UMKM dalam negeri agar bisa bersaing. Salah satunya adalah dengan upaya digitalisasi. Oleh karena itu, pemerintah mengajak para pelaku ekonomi dan juga pelaku startup, berpartisipasi secara aktif mendukung proses digitalisasi ini.

"Perkembangan digital yang pesat dan masif harus disambut sebagai momentum untuk beradaptasi agar bisnis dapat tumbuh lebih cepat dan mampu bersaing, meski masih dibayangi pandemi. Kami berharap UMKM bisa bangkit dan naik kelas agar bersama-sama mendukung upaya pemulihan ekonomi," ujar Josephus dalam rilis tertulis yang diterima redaksi elshinta.com, Rabu (13/10).

Sebagai agent of development, dia menambahkan, Bank Mandiri secara bank only telah menyalurkan pembiayaan ke sektor UMKM hingga Rp 114,58 triliun hingga akhir Agustus lalu. Nilai tersebut tumbuh 18,52?ri periode yang sama tahun lalu. Dari nilai tersebut, penyaluran pembiayaan yang dilakukan secara online telah mencapai Rp 22,9 milyar yang telah diberikan kepada seller online mitra eCommerce. Lebih lanjut, Josephus menambahkan saat ini dunia digital terus bergerak ke arah yang semakin canggih, untuk itu pelaku usaha secara aktif perlu menambah ilmu dan wawasan agar tak ketinggalan atau kalah saing. Apalagi, potensi ekonomi digital di Indonesia dinilai masih sangat besar.

Hasil survei dari Google dan Temasek mencatat, ekonomi digital Indonesia di 2025 diproyeksikan akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan nilai transaksi mencapai Rp 1.826 triliun. Sedangkan hasil survei Bank Indonesia pada 2020 mencatat nilai transaksi ekonomi digital melalui e-commerce mencapai Rp 253 triliun pada 2024.

Yokke memahami bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya dengan memberikan akses pada permodalan. “Pelaku usaha juga perlu dilengkapi dengan platform yang memudahkan mereka untuk mengelola usahanya, sehingga mereka tidak lagi direpotkan dengan hal-hal seperti pencatatan manual untuk penjualan dan inventori. YokkeBiz hadir menjawab kebutuhan para pelaku usaha akan platform yang dapat membantu mendigitalisasi usahanya karena memiliki integrasi lengkap ke berbagai aplikasi layanan logistik, pembukuan, online store sampai dengan integrasi dengan berbagai marketplace” ungkap Niniek S. Rahardja, Direktur Utama Yokke.

Modal utama yang dibutuhkan seorang pengusaha sebenarnya adalah keberanian, kejelian menangkap peluang dan tentunya kreatifitas, tambah Niniek. Di era industri 4.0 yang penuh dengan kemajuan teknologi ini terdapat banyak peluang sekaligus alat yang tersedia untuk dapat mengelola dan mengembangkan usaha.

Sependapat dengan Niniek, Himelda Renuat selaku Chief Marketing Officer DOKU mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 telah mengakselerasi pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online. “Pola konsumsi online yang kemungkinan besar akan menjadi permanen ini perlu didukung oleh sebuah ekosistem toko online yang solid dan berkelanjutan, dimana salah satu aspeknya adalah cara toko online tersebut menerima pembayaran dari pelanggannya. Dalam hal ini DOKU berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan akses ke beragam metode pembayaran pilihan pelanggan namun juga memastikan kelancaran dan keamanan setiap transaksi yang terjadi dalam platform toko online seperti YokkeBiz,” ujar Himelda.

Segendang sepenarian, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga mengapresiasi dan berkomitmen untuk bersama-sama mendorong UMKM di Indonesia agar semakin digital dan naik kelas. Dalam pelatihan ini, idEA juga akan menggandeng beberapa pakar digital yang tergabung dalam keanggotan idEA agar dapat secara langsung memberikan wawasan baru pada pelaku usaha UMKM.

“Setiap perubahan yang terjadi di platform e-commerce member kami tentu jadi bisa langsung disosialisasikan ke pelaku usaha untuk segera menyesuaikan strategi pemasarannya. Karena dunia e- commerce yang merupakan bagian industri digital juga terus berkembang menemukan bentuk terbaiknya.”

Sementara itu, penyelenggaraan Virtual Workshop “Transformasi Digital UMKM Merah Putih” dibagi menjadi lima fokus wilayah. Antara lain kawasan Jabodetabek dan Banten, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali, serta Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Sulawesi.

Pembagian wilayah ini ditujukan agar dapat menyesuaikan dengan karakteristik ekonomi dan potensi di tiap kawasan. Adapun, pelatihan pertama diselenggarakan di Jabodetabek dan Banten pada hari Kamis (14/10). Sementara, pelatihan berikutnya akan digelar di wilayah berikutnya hingga 28 Oktober 2021.

“Pelaku UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Kesuksesan mereka adalah cermin kejayaan ekonomi bangsa ini. Sudah sepatutnya membantu pelaku UMKM menggapai suksesnya, demi mereka, Anda, kita, dan seluruh bangsa,” pungkas Josephus.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantu penanggulangan Covid-19, AXA Mandiri salurkan dana surplus underwriting melalui BAZNAS
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:58 WIB
Dalam rangka membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Covid-19, PT AXA Mandir...
Butuh proses panjang jadi trader sukses
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:51 WIB
Jalan hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Steven Richard misalnya, di masa kecil dia hidup da...
Daewoong Pharmaceutical menyepakati perjanjian ekspor P-CAB Fexuprazan ke 6 negara Timur Tengah
Senin, 18 Oktober 2021 - 19:22 WIB
Daewoong Pharmaceutical (Daewoong) (CEO Sengho Jeon) akan mengekspor penghambat asam kompetitif pota...
Biogreen Science membawa rahasia umur panjang penduduk Okinawa ke Indonesia melalui KISEKI
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:47 WIB
Jepang merupakan negara dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Hasil studi WHO menunjukkan...
NU Care-Lazisnu-Indomaret himpun Rp7,2 miliar untuk pendidikan dan korban bencana alam
Jumat, 15 Oktober 2021 - 01:08 WIB
 Program kemanusiaan kerja sama Indomaret dengan NU CARE-LAZISNU telah menghimpun Rp 7.294.891.426....
Resmikan Mitra10, Pemkot Semarang apresiasi ritel serap tenaga kerja warga lokal
Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi hadirnya perusahaan ritel yang menyerap tenaga kerja yang ber...
Bank Mandiri, Yokke dan idEA kolaborasi tingkatkan ekspansi UMKM di industri digital
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 WIB
Dalam situasi pandemi Covid-19, perkembangan inovasi di bidang teknologi semakin cepat seiring berge...
Link Net kembali raih penghargaan untuk pengembangan dan peningkatan SDM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:48 WIB
PT Link Net Tbk kembali menorehkan prestasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meraih dua pe...
Kantongi izin OJK, fintek Ethis fokus kembangkan pendaan berbasis syariah
Rabu, 13 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh fintek syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan po...
Sekolah Cendekia BAZNAS luncurkan smart card pertama di Indonesia
Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:40 WIB
Sekolah Cendekia BAZNAS menjadi sekolah boarding pertama di Jawa Barat dan di Indonesia yang mengemb...