Ekspos
Sekolah Cendekia BAZNAS luncurkan smart card pertama di Indonesia
Elshinta
Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:40 | Editor : Sigit Kurniawan
Sekolah Cendekia BAZNAS luncurkan smart card pertama di Indonesia
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Sekolah Cendekia BAZNAS menjadi sekolah boarding pertama di Jawa Barat dan di Indonesia yang mengembangkan layanan sekolah berbasis digital melalui Smart Card bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia. Sekolah Cendekia BAZNAS telah meluncurkan Smart Card untuk siswa pada Agustus 2021.

Smart Card merupakan kartu pelajar multifungsi sebagai bentuk layanan digital di Sekolah Cendekia BAZNAS. Smart Card ini dikembangkan oleh Sekolah Cendekia BAZNAS bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia. Sehingga terkoneksi secara real time melalui fasilitas perbankan. Hal ini menjadikan siswa mendapatkan layanan pendidikan terbaik.

Selain sebagai Kartu pelajar, smart card ini berfungsi sebagai tabungan siswa, transaksi pembayaran siswa di koperasi, kartu perpustakaan serta berbagai fitur lainnya. Ditargetkan seluruh siswa dapat memiliki Smart Card. 

Pimpinan BAZNAS RI yang membidangi Direktorat Pendistribusian dan Pendayagunaan (DPP) Saidah Sakwan, MA mengatakan, Sekolah Cendekia BAZNAS terus melakukan inovasi dalam dunia pendidikan. Hal tersebut dilakukan demi menghadapi tantangan zaman. Kini siswa sudah memasuki era industri 4.0 dimana kini dunia sudah berbasis internet.

“Kerjasama Smart Card ini bagian dari realisasi MoU BAZNAS dan BSI. Kita punya MoU dengan Bank Syariah Indonesia, ini bentuk komitmen kita untuk membangun ekosistem ekonomi Islam perbankan syariah melalui Zakat, Infak dan Sedekah. Seluruh program yang didistribusikan oleh BAZNAS.” jelas Saidah.

Saidah menambahkan, seluruh perkembangan revolusi industri teknologi informasi harus diikuti oleh dunia pendidikan. Sekolah Cendekia BAZNAS melakukan digitalisasi pendidikan. SCB sudah melakukan transformasi dan inovasi dengan membuat smart card agar terbangun akuntabilitias. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS Ahmad Kamaluddin Afif, menyampaikan bagaimana memudahkan pelayanan pendidikan dalam satu kartu. Bukan hanya untuk pelayanan pendidikan saja tetapi kartu ini bisa untuk transaksi di koperasi. Dalam waktu yang singkat orang tua/wali siswa juga bisa mengetahui berapa jumlah saldo tabungan putra-putrinya dan transaksi smart card yang dilakukan di koperasi. 

"Setiap siswa yang menjual produk hasil karya mereka, keuntungannya juga disimpan melalui Smart Card. Jadi siswa dapat melakukan transaksi konsumtif dan juga produktif melalui program pengembangan entrepreneur berbasis digital di sekolah," jelasnya.

Menurut Ahmad, kartu ini terjaga keamanannya karena memiliki kode/ pin yang hanya diketahui oleh siswa. Setiap ortu/wali siswa yang ingin memberikan uang saku ditransfer ke nomor unik (nomor induk siswa) yang terkoneksi di sistem perbankan.

“Ini merupakan tekad kami, meskipun sekolah SCB full beasiswa/gratis, namun kita ingin memberikan layanan terbaik dan profesional. Ini akan terus kita kembangkan pelayanan pendidikan menghadapi era digital.” Kata Ahmad. 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Pusat Bank Syariah Indonesia (BSI), Lucky Afriansyah selaku Strategy & Performance Departemen Head, Manajer Area BSI Bogor, Kepala Cabang BSI Dramaga-Cibanteng Bogor, pimpinan dan staf, BAZNAS Provinsi se Indonesia serta orangtua/wali siswa Sekolah Cendekia BAZNAS.

Sekolah Cendekia BAZNAS optimis menghadapi era 4.0 dengan mengembangkan berbagai inovasi pelayanan pendidikan. Sehingga memberikan jalan yang cerah untuk putra-putri terbaik namun terkendala ekonomi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bantu penanggulangan Covid-19, AXA Mandiri salurkan dana surplus underwriting melalui BAZNAS
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:58 WIB
Dalam rangka membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Covid-19, PT AXA Mandir...
Butuh proses panjang jadi trader sukses
Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:51 WIB
Jalan hidup seseorang memang tidak bisa ditebak. Steven Richard misalnya, di masa kecil dia hidup da...
Daewoong Pharmaceutical menyepakati perjanjian ekspor P-CAB Fexuprazan ke 6 negara Timur Tengah
Senin, 18 Oktober 2021 - 19:22 WIB
Daewoong Pharmaceutical (Daewoong) (CEO Sengho Jeon) akan mengekspor penghambat asam kompetitif pota...
Biogreen Science membawa rahasia umur panjang penduduk Okinawa ke Indonesia melalui KISEKI
Minggu, 17 Oktober 2021 - 13:47 WIB
Jepang merupakan negara dengan tingkat harapan hidup tertinggi di dunia. Hasil studi WHO menunjukkan...
NU Care-Lazisnu-Indomaret himpun Rp7,2 miliar untuk pendidikan dan korban bencana alam
Jumat, 15 Oktober 2021 - 01:08 WIB
 Program kemanusiaan kerja sama Indomaret dengan NU CARE-LAZISNU telah menghimpun Rp 7.294.891.426....
Resmikan Mitra10, Pemkot Semarang apresiasi ritel serap tenaga kerja warga lokal
Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:07 WIB
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi hadirnya perusahaan ritel yang menyerap tenaga kerja yang ber...
Bank Mandiri, Yokke dan idEA kolaborasi tingkatkan ekspansi UMKM di industri digital
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:11 WIB
Dalam situasi pandemi Covid-19, perkembangan inovasi di bidang teknologi semakin cepat seiring berge...
Link Net kembali raih penghargaan untuk pengembangan dan peningkatan SDM
Rabu, 13 Oktober 2021 - 17:48 WIB
PT Link Net Tbk kembali menorehkan prestasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meraih dua pe...
Kantongi izin OJK, fintek Ethis fokus kembangkan pendaan berbasis syariah
Rabu, 13 Oktober 2021 - 09:30 WIB
Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh fintek syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan po...
Sekolah Cendekia BAZNAS luncurkan smart card pertama di Indonesia
Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:40 WIB
Sekolah Cendekia BAZNAS menjadi sekolah boarding pertama di Jawa Barat dan di Indonesia yang mengemb...